Senin, 23 April 2018

SAMBUT HUT KOREM 074/WRT KE 52, KODIM 0725/SRAGEN GELAR LOMBA BURUNG BERKICAU


Dalam rangka HUT Korem 074/Wrt ke 52 Kodim 0725/Sragen menggelar lomba burung berkicau Danrem Cup bersama BOSS (Barometer Ocehan  Sukowati Sragen) yang dilaksanakan di halaman Koramil 01/Sragen pada Minggu 22/04/2018.

Hadir pada lomba tersebut antara lain Dandim 0725/Sragen Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo, M.MDS, Komandan Batalyon Infanteri Raider 408/Sbh Mayor Inf Joni Eko Prasetyo, Kasdim 0725/Sragen Mayor Inf Danu Prasetyo, Kompol Wajiman (Kasub Babin Ops Polres Sragen),Kapten Inf Wariyo (Pajasrem 074/wrt), Perwira Staf Kodim 0725/Sragen dan Panitia lomba burung ocehan.

Dalam sambutanya Komandan Korem 074/Wrt melalui Dandim 0725/Sragen menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud kebersamaan TNI beserta masyarakat se Solo raya guna menjaga eksistensi burung kicau serta menjalin hubungan yang lebih erat antara TNI dan para penggemar burung kicau mania. Burung adalah satwa yang sangat terpengaruh keberadaanya akibat alih guna lahan hutan dan keanekaragaman jenis burung dapat dijadikan indikator kualitas lingkungan, selain itu burung memiliki peran penting dalam ekosistem antara lain sebagai penyerbuk, pemancar biji dan pengendali hama.

Burung juga seringkali digemari oleh sebagian orang dari keindahan bulu dan kicauanya sehingga tni beserta masyarakat berkomitmen untuk melestarikan satwa khususnya jenis burung kicau. Harapanya festival burung berkicau akan muncul komunitas - komunitas baru yang akan mendukung upaya kelangsungan budidaya burung langka yang memiliki suara kicauan khas dan banyak peminatnya. Lomba tersebut terdiri dari beberapa kelas antara lain kelas Danrem, Dandim, Danramil dan Kelas HUT kemudian untuk burung yang dilombakan antara lain Murai Batu, Cucak Hijau, Kacer, Love Bird, Anis Merah, Konin dan Cendet. Dalam penilaian lomba tersebut juri mengamati tiap burung yang digantangkan dan menilai burung dengan kriteria yang mempunyai kicauan yang paling lama dan bisa menirukan suara jenis burung lain daripada suara asli burung tersebut. Juri dalam perlombaan tersebut sebanyak 20 orang yang terdiri dari 16 orang dari Sragen/lokal dan yang 4 orang luar daerah Sragen.



Jumat, 20 April 2018

PASITER KODIM 0725/SRAGEN HADIRI PEMBERIAN SANTUNAN DALAM PENYEDIAAN JALUR KERETA API


Pemberian uang santunan kepada penanganan dampak sosial Kemasyarakatan dalam rangka penyediaan tanah untuk proyek Strategis Nasional pembangunan jalur Kereta Api lintas Solo Balapan – Kedung Banteng Kec. Gondang berlangsung di Ruang Setda Kab. Sragen pada Kamis 19/04/2018.

Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Kabag Pemerintahan Desa Kab. Sragen Drs. Suharyanto ( Mewakili Bupati Sragen ), Kepala Bidang Pertanahan Hendro Hudiyono, AP.MM, Balai Tehnik Perkereta Apian I Wilayah Jawa Tengah DR. Yuwono Wiarco, MT,SSIT, Pasiter Kodim 0725/Sragen Kapten Inf Masta Hari Yudha dan Perwakilan dari PT. KAI, Perwakilan BTP Jateng dan Seluruh peserta penerima santunan.

Dalam sambutanya Kabag Pemdes Kab. Sragen mewakili Bupati Sragen menyampaikan untuk bantuan santunan yang diatur dalam Perda 66 Ta. 2017 yang menempati posisi jalur Kereta Api yang ada di Solo Balapan sampai dengan Kedung Banteng Kec. Gondang. Jalur Kereta Api sangat dibutuhkan karena semakin banyak jumlah penduduk tentunya akan lebih membutuhkan alat trasportasi dan akan dinikmati langsung maupun tidak langsung oleh Masyarakat.

Sambutan kedua dari Balai Tehnik Perkreta Apian I wilayah Jawa bagian tengah bahwa proses pelaksanaan pemberian santunan sudah dilaksanakan kemarin dan sudah diajukan ke KPPN Jawa Tengah. Yang akan memerima santunan antara lain Kab Sragen,Sukoharjo dan Surakarta. Untuk tehnis pendistribusianya akan diberikan dengan cara diberikan buku rekening dan ATM  yang sudah diisi uang sebelumnya oleh Bank BRI. “Tidak ada pungutan apapun dalam pemberian santuan apabila ada silahkan dilaporkan”.Pungkasnya.



DENGAN SEMANGAT KARTINI PEMKAB SRAGEN TINGKATKAN KUALITAS KELUARGA DALAM MENGUATKAN PENDIDIKAN KARAKTER PENERUS BANGSA




Pada, 20 April 2018 pukul 07.15 -  08.00 Wib bertempat di Halaman Pemda Sragen telah dilaksanakan Upacara dalam rangka Peringatan Hari Kartini ke 139 Kab.Sragen bertindak sebagai Irup dr.Hj.Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Dan Up Ny. Haryani Agus Suprapto (Persit 0725/Sragen) dan Perwira Upacara Ny.Eny Sugeng (Persit KCK Kodim 0725/Sragen) yang dihadiri sekitar 800 orang.

Hadir dalam kegiatan upacara dr.Hj.Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen), Dedy Endriyatno,SE (Wakil Bupati Sragen), Drs.Tatag Prabawanto B. MM (Sekda Sragen), Nuruli Mahdilis,S.H.,M.H (Ketua Pengadilan Negeri Sragen), Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo,MMDS (Dandim 0725/Sragen), AKBP Arif Budiman S.I.K.,MH (Kapolres Sragen), Mayor Inf Joni Eko Parsetyo (Danyonif Raider 408/Sbh), Ka Badan/Dinas instansi terkait se Kab.Sragen, Toga, Tomas Kab.Sragen, Seluruh ASN Pemda Sragen serta Tamu undangan lain.

Dalam sambutannya  pada Upacara Peringatan Hari Kartini yang dibacakan oleh Irup dr.Hj.Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen) mengatakan pertama-tama marilah kita senantiasa bersyukur kehadirat Tuhan YME atas limpahan karunianya sehingga kita masih diberi kesempatan untuk berkumpul di Halaman Lingkungan Setda untuk mengikuti upacara Peringatan Hari Kartini ke 139 Kabupaten Sragen tahun 2018.  Setiap tanggal 21 April kita peringati sebagai hari lahirnya RA Kartini, sosok wanita jawa yang rela berkorban demi kemajuan kaumnya.  Melalui Peringatan Hari Kartini ke 139 Kabupaten Sragen Tahun 2018, menunjukan bahwa perjuangan kaum perempuan telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki-laki mengingat keduanya merupakan sumber daya manusia yang potensial yang menentukan keberhasilan pembangunan. 

Perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan yang setara didalam mencapai tujuan pembangunan seperti bidang ekonomi, sosial politik hukum, perempuan dan laki-laki mempunyai akses serta peluang yang sama sebagai sumber daya pembangunan.
 Pemerintah telah berupaya dengan berbagai macam strategi untuk melaksanakan pembangunan yang bermanfaat bagi semua pihak tanpa diskriminasi, melalui akses, partisipasi ,kontrol dan manfaat yang berimbang antara laki-laki dan perempuan guna mewujudkan kesetaraan dan Keadilan Gender (KKG ). Namun demikian masih tingginya kasus kekerasan perempuan dan Anak, masih adanya buta huruf perempuan, masih adanya kemiskinan bagi perempuan, untuk itu perlu perhatian yang focus untuk mewujudkan pembangunan yang dapat memberi manfaat yang setara antara laki-laki dan perempuan, hal ini menunjukan bahwa belum optimalnya pemenuhan dan perlindungan hak anak, sehingga masih perlu menyusun strategi pembangunan yang berpihak kepada hak anak dan perempuan dengan upaya menyamakan komitmen antara pemgakat daerah, dunia usaha,lembaga masyarakat dapat bersinergi membangun komitmen dengan seluruh instansi vertikal demi mewujudkan Kabupaten Layak Anak, karena apabila hal ini tidak kita lakukan secara komprehensif, maka akan timbul adanya kekerasan perempuan dan Anak. 

Pada kesempatan yang berbahagia kita laksanakan penandatangan kerjasama pelayanan terpadu penanganan kekerasan perempuan dan anak dengan harapan agar tenangani kekerasan perempuan dan Anak di Kabupaten Sragen serta menekan jumlah kekerasan di Kabupaten Sragen.  Thema Peringatan Hari Kartini ke 139 adalah “Dengan Semangat Kartini kita Tingkatkan Kualitas Keluarga Dalam menguatkan Pendidikan Karakter Penerus Bangsa” Ini berarti mengadung makna bahwa secara komprehensip kita bersama-sama antara perangkat daerah, dunia usaha, Organisasi Masyatakat, Organisasai Wanita dll. untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang diawali sejak dalam lingkungan keluarga, masyarakat, pendidikan, kesehatan agar menjadi anak yang berkualitas dan berakhlak mulia yang pada akhirnya dapat mewujudkan Kabupaten Sragen Menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA).




BABINSA SRAGEN JALIN SILATURRAHMI DENGAN TOGA




Kamis, 19 April 2018 Babinsa Sragen tengah Serka Suparman melaksanakan komsos  dipondok Anahl Kampung Peceng RT 01/15 kelurahan Sragen Tengah. Ketua pondok Anahl Bpk Ustad Kusnadi dan pengurus Muhajir menyampaikan materi yang disampaikan  bahwa tidak ada alasan bagi kita warga negara Indonesia untuk tidak mencintai negaranya. Negara ini didirikan oleh darah dan perjuangan pendahulu dan tokoh bangsa kita. Sudah semestinya kita menjaga amanah kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pejuang dan pahlawan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Beberapa alasan kenapa kita harus bangga dan cinta kepada Negara kita Indonesia Keberagaman suku, adat istiadat dan budaya : Wilayah Indonesia tersebar sangat luas dari ujung barat hingga ujung timur dari Sabang sampai Meuroke. Disitu pula tersebar suku bangsa, adat dan kebudayaan yang berbeda-beda. Dengan perbedaan ini bukan suatu alasan untuk perpecahan, justru sebaliknya perbedaan inilah yang menjadi kekuatan bagi Negara kita. Daya tarik berbagai kebudayaan adalah kekuatan negara ini. Keberagaman bahasa : Bedasarkan hasil penyusunan peta bahasa yang dilakukan oleh Depdiknas RI diketahui bahwa terdapat lebih dari 746 jenis bahasa daerah di Republik ini. Jumlah yang sangat besar ini merupakan daya tarik tersendiri dan menjadi kekuatan negara Indonesia.

Keberagaman agama : Masyarakat Indonesia memeluk berbagai macam agama dan kepercayaan. Dengan perbedaan keyakinan antar masyarakat Indonesia sudah sepatutnya kita saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Jangan terpropokasi oleh sebagian orang yang ingin mencoba mengadu domba kita dengan alasan pernedaan agama yang sebenarnya adalah ingin mengahncurkan Negara ini.









TOMAS DAN TOGA LAKSANAKAN PENGAJIAN




Kamis, 19 April 2018 pukul 19.30 - 00.00  Wib Danramil 05/Kedawung Kapten Inf Agus Suprapto melaksanakan Komsos dengan Tomas dan Toga dalam rangka Pengajian Haflah Akhirussanah Madrasah Diniyyah Sunan Kalijaga dan Munajah Dzikir Rotib Al Hadad di Halaman Madrasah Dinniyah Sunan Kalijaga Dk Karangampah Desa Bendungan Kec. Kedawung.

 Hadir dalam giat tersebut Kapten Agus Suprapto ( Danramil 05/ Kedawung), AKP Bambang S. SH (Kapolsek Kedawung), Bpk Agus Sukron (Perangkat desa Bendungan), Bpk Budi (mewakili Lurah Bendungan), Habib Syeh Bin Nuh Al-Hadad dari Solo (Imam Ratib), Bpk KH Masyhuri Sya`roni Pengasuh PP Roudhotul Kholili Al Masyuri, Jaten Karanganyar ( Tausiyah ), KH Suwanto (Kepala SD MI Dk Genrong), PENGURUS cabang dan ranting NU kec Kedawung.

Sambutan Bpk KH Nur Cholis mengatakan bahwa Pengasuh Madrasah Diniyyah Sunan Kalijaga sekaligus mewakili Panitia Penyelenggara mewakili panitia mengucapkan jalan wasahlan dan selamat datang di dalam pengajian hari ini. Atas nama Panitia penyelenggara mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf atas kekurangan yang ada. Semoga dalam pengajian hari ini kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan barokah. Saat ini madrasah diniyah sunan kalijaga di liburkan dan harapan kami agar santriwan dan santriwati dapat belajar di rumah.

Dalam Tausiyahnya Bpk KH Masyhuri Sya`roni Pengasuh PP Roudhotul Kholili Al Masyuri, Jaten Karanganyar menyampaikan  Tiga Karakter manusia, Rajin Ibadah Kepada Allah , Menjauhi Larangan Allah serta Baik Hubungannya Kepada Sesama Manusia. Berjuang di jalan Allah jaman sekarang bukan berjuang utk berperang namun berjuang utk menguatkan ekonomi umat islam. Anak siapapun kalau salah pendidikan dan salah dalam mengarahkan tidak menjamin kalau anak tersebut akan mengikuti jejak org tuanya jika sudah salah dalam mendidiknya. Oleh karena itu yg sudah jelas pendidikan yg di utamakan maka silahkan anak- anak kita didik di sekolah islam atau di pesantren. Jika mempunyai anak dan bisa mendidik dan bisa mengenalkan Allah dari usia dini maka akan menjadi anak yang soleh solehah.

Bulan sya’ban adalah salah satu bulan hijriyah yang terletak diantara bulan Rajab dan bulan Ramadhan , bulan sya’ban ini merupakan bulan yang ke delapan . Dan ada istilah bulan sya’ban merupakan bulan yang sering di lalaikan namun perlu diketahui bahwa Bulan sya’ban adalah bulan mulia , karena bulan sya’ban terletak setelah bulan Rajab dan sebelum bula Ramadhan. Di bulan sya’ban ini juga terjadi pengangkatan amal ibadah manusia kepada Allah SWT.




SOSIALISASI SERTIFIKAT TANAH DAN PENYULUHAN KESEHATAN LINGKUNGAN GIAT NON FISIK TMMD SENGKUYUNG




Kamis, 19 April 2018, pukul 20.30 - 22.00 Wib bertempat di Rumah Judiyanto Ketua RT 20 Dk.Cangakan Desa Bendo Kec.Sukodono Kab.Sragen telah dilaksanakan Sosialisasi sertifikat tanah dan  Penyuluhan Kesehatan Lingkungan kepada warga Dk.Cangakan Ds.Bendo dalam rangka kegiatan Non Fisik TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2018 dihadiri 53 orang.

Hadir dalam kegiatan  : Bambang Eko Budi, S.Sos (Plt.Camat Sukodono definitif Camat Mondokan), dr Yoesi Nirmiyanto (Ka Puskesmas Sukodono), Suraji,SE (Kasi Umum Kec.Sukodono), Serma Suwardi (Mewakili Danramil 13/Sukodono), Sertu Joko Waliman (Babinsa Bendo), Samsu (Kepala Desa Bendo), Dariyanto (Bayan Dsn Nginggil), Judiyanto (Ketua RT 20), Hadi Suwarno (Wakil Ketua), Sutarto (Sekretaris), Suyamdi (Bendahara),  Warga Dusun Cangakan dan Guyangan Ds.Bendo 42 orang.

Sambutan Serma Suwardi (Mewakili Danramil 13/Sukodono ) sbb : Puji Syukur pada Allah SWT atas segala hidayah dan nikmat  sehat. Permohonan maaf Danramil tidak bisa hadir bersama kita karena ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan.  Terima kasih atas semangat seluruh warga masyarakat Bendo yang sudah bekerja sama bahu membahu bersama TNI dan Aparat Pemerintah Daerah yang masih melestarikan budaya Gotong royong dalam mendukung kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Bendo wilayah Koramil 13/Sukodono mulai dari Pra TMMD, Pembukaan dan Pelaksanan baik fisik dan Non fisik sampai hari ini bisa berjalan lancar. Kami mohon tetap semangat dalam mendukung kegiatan TMMD ini sampai penutupan karena hasil jerih payah kita bersama kita juga yang akan menikmati terutama masyarakat desa Bendo. Kita akan menerima Sosialisasi sertifikat Tanah dari Bapak plt Camat Sukodono dan Penyuluhan Kesehatan Lingkungan dari ka Puskesmas Sukodono mudah-mudahan kegiatan Non Fisik ini bisa menambah pengetahuan untuk bekal kita hidup sehari-hari dilingkungan masyarakat

Sosialisasi Sertifikat Tanah oleh Bambang Eko Budi, S.Sos (Plt.Camat Sukodono) sbb : Puji Syukur kepada Allah SWT atas segala Nikmat dan KarunianNya sehingga kita bisa bersilaturahmi bersama. Pertama saya menenalkan diri bahwa saya mendapatkan Amanah dan perintah dari Ibu Bupati Sragen sebagai Plt Camat Sukodono yang sekarang menjabat Camat Mondokan. Kabupaten Sragen ada program Sertifikat Tanah PTSP (Pendaftaran target Serentak Prona) atau PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis lengkap ) dengan cara desa agar membuat panitia Pokmas dengan mengajukan permohonan pertanahan program ini tidak di pungut biaya namun mengurus administrasi membutuhkan biaya maka dari itu harus di koordinasikan dengan baik. Ketentuan yang berhak menerima program PTSL persyaratannya mendaftar PTSL dengan KTP,KK,SPPT,Letter C/D. Program PTSL  biaya yang di dukung Pemerintah antara lain Sosialisasi PTSL, biaya panitia, pengukuran dan pendaftaran. Masyarakat dalam kepemilikan tanah harus dilengkapi Sertifikat tanah sebagai dasar hukumnya. Warga yang belum punya KTP agar langsung ke Kantor Kecamatan dengan membawa foto copy Kartu Keluarga (KK)


Penyuluhan Kesehatan Lingkungan oleh dr Yoesi Nirmiyanto (Ka Puskesmas Sukodono) sbb : PHBS adalah Sebuah perilaku hidup bersih yang dilakukan atas kesadaran sendiri sehingga keluarga dapat menolong sendiri di bidang kesehatan dalam kehidupan bermasyarakat.Indikator PHBS : Pemeriksaan kehamilan kepada petugas profesional minimal 4 kali dan pertolongan persalinan oleh tenaga medis. Bayi diberi AsI Eksklusif 0-6 bulan, menimbang bayi atau Balita ke Posyandu minimal 8 kali setahun.  Tersedianya air bersih dari
Pam,sumur,mata air, cuci tangan dengan sabun, tersedianya jamban sehat, buang samapah pada tempat sampah, memberantas nyamuk dengan 3M plus. Mengkonsumsi buah dan sayur, melakukan aktifitas fisik setiap hari dengan olah raga, tidak merokok di dalam rumah aktif dan pasif sama bahayanya, menggosok gigi minimal 2 kali setelah makan dan sebelum tidur, hindari Narkoba. Lantai rumah semua ruangan berlantai kedap air (bukan tanah) dan dalam keadaan bersih.  Menjadi peserta jaminan pemeliharaan kesehatan Askes,Jamsostek,JP kesehatan dan Asuransi kesehatan lainnya.











































SOSIALISASI UPZ DARI BAZNAS KABUPATEN SRAGEN


Sosialisasi dari Baznas Dalam rangka Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPS) Masjid berlangsung di Pondok Pesantren Al Ihsaniyah Abul Faidil (Pesantren Puyanganti) Ds. Sambi Kec. Sambirejo pada 19/04/2018. Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Supriyanto S. Pd, i ( Pengurus Baznas Kab. Sragen ), Drs. Sutapir ( Sekcam Sambirejo), Ngadimin ( Kepala Desa Sambi ), Serma Heri ( yang mewakili Danramil 08/Sambirejo), Briptu Tri Hartanto ( bhabinkamtibmas Ds. Sambi), Taufiq Ihsan ( Pengasuh Ponpes) dan peserta Sosialisasi (Perwakilan Takmir Masjid dan Tokoh Masyarakat ).

Dalam Sambutanya Drs. Sutapir ( Sek. Cam Kec. Sambirejo)  menyampaikan bahwa pada prisipnya Camat Sambirejo dengan adanya kegiatan dan partisipasi Ponpes kepada Masyarakat dapat membawa berkah dan kebaikan bagi kita semuanya.”Semoga acara pembentukan UPZ dari Baznas Kab. Sragen dapat berjalan dengan lancar serta dapat dipahami oleh seluruh peserta sehingga dapat bermanfaat”.Tuturnya.

Perwakilan Baznas Kab. Sragen dalam sambutanya bahwasanya kehadiran Baznas untuk melaksanakan Syariat dan mensejahterakan umat tetapi masalahnya masyarakat masih minlim pengetahuanya. Harapanya yang mengelola Zakat itu boleh dilegalkan menjadi UPZ agar aman dan sesuai dengan Undang-Undang.


<center>SAMBUT HUT KOREM 074/WRT KE 52, KODIM 0725/SRAGEN GELAR LOMBA BURUNG BERKICAU</center>

Dalam rangka HUT Korem 074/Wrt ke 52 Kodim 0725/Sragen menggelar lomba burung berkicau Danrem Cup bersama BOSS (Barometer Ocehan  Sukowati...