" TNI MANUNGGAL DENGAN RAKYAT "
SATUAN BEBAS PELANGGARAN

Rabu, 30 November 2016

BABINSA DESA BLANGU KOMSOS DENGAN MASYARAKAT

 Gesi, 30 November 2016

Pada hari Selasa tanggal 29 November 2016 Pukul 19.00 Wib sampai dengan selesai anggota Koramil 12/Gesi Dim 0725/Sragen, Pelda Parjo sebagai Babinsa desa Blangu Kec. Gesi di undang oleh Bapak Suratman Ketua Rt 17 dukuh Balak desa Blangu untuk menghadiri pertemuan RT. Kegiatan tersebut merupakan pertemuan RT rutin setiap bulan sekali dengan arisan serta membahas situasi wilayah yang diikuti semua warga RT tersebut.


Dalam sesi ramah tamah Pelda Parjo menghimbau warga agar tidak terpengaruh oleh situasi yang berkembang saat ini yaitu informasi demo tanggal 2 Desember mendatang agar tidak ikut ikutan ke Jakarta karena terkait masalah isu penistaan agama sudah di tangani pihak berwajib. Selanjutnya masalah maraknya informasi tentang penculikan anak, marilah di jaga anak anak kita agar tidak culik, jika melihat mobil yang mencurigakan segera laporkan ke pihak berwajib. Untuk itu kami mengajak warga dukuh Balak khususnya desa Blangu pada umumnya agar menjaga keamanan dan menciptkan situasi damai di lingkungannya.


KUNKER SETJEN WANTANAS DI SRAGEN

Sragen, 30 November 2016

Pada hari Rabu tanggal 30 November 2016 pukul 10.25 s/d 11.15 Wib bertempat di Rumah Kaca komplek Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen telah dilaksanakan Kunker Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas)  oleh Setjen Wantanas, yang acara diikuti 50 orang.

Hadir dalam acara tsb : Irjen Pol. Drs.  Bambang Hermanu,  SH MM (Setjen Dewan Ketahanan Nasional) beserta rombongan, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati  ( Bupati Sragen), Letkol Inf Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen), AKBP Cahyo Widiarso, SH. SIK (Kapolres Sragen), Herrus Batubara, SH.MH (Kajari Sragen), Letkol Inf Andi Bagus Dian Arika SIP ( Danynif 408/Sbh), Bambang Widjo Dwi Purwanto, SH. MH (Wakil Ketua DPRD Sragen), Dedy Endriyatno (Wakil Bupati Sragen), Drs. Suhardi, SH (Ketua Pengadilan Agama), Ahmad Nasirin, S. Ag ( Ka Kemenag Sragen), Kapten Cpm Johanes Sigit (Dansubdenpom IV/1-4 Sragen), Para Asisten Setda Kab. Sragen,  Ka.Badan / Dinas / Instansi Kab. Sragen.

Sambutan-sambutan disampaikan oleh : Irjen Pol Drs. Bambang Hermanu,  SH MM (Sekjen Dewan Ketahanan Pangan Nasional) : Pertama kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan YME kita bisa berkumpul dalam acara Kunker ini.  Kami rombongan terdiri dari 8 orang yaitu saya sendiri Irjen Pol. Bambang Hermanu,  SH MM,  kemudian sebelah kanan saya Laksma TNI Eko Purwanto,  SAP,  Kolonel Sus Drs.  Agus Suharto M. Si,  Ir.  Hadian Ananta Wardana. CES,  Kolonel CKU Ngadiman, MM,  Kolonel CKU (K)  Siti Aminah,  Suntama,  Moh. Agussyah. Bahwa Wantanas (Dewan Ketahanan Nasional) adalah lembaga pemerintahan yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.  Tugas Wantanas adalah membawa pengendalian,  menyelenggarakan pembinaan ketahanan nasional guna memelihara pencapaian pangan dan kepentingan nasional Indonesia. 

Fungsi Setjen Wantanas yaitu : Perumusan rancangan ketetapan lebijakan dan strategi nasional dalam rangka pembinaan ketahanan nasional. Perumusan rancangan  ketetapan kebijakan dan strategi nasional dalam rangka menjamin keselamatan bangsa dan negara dari ancaman terhadap kedaulatan,  persatuan,  kesatuan,  kalangsungan hidup bangsa dan Negara.  Penyusunan perkiraan resiko pembangunan nasional yang dihadapi dalam kurun waktu tertentu dan rancangan ketetapan kebijakan dan strategi nasional dalam rangka merehabilitasi akibat resiko pembangunan. Bahwa Output Setjen Wantanas. yaituKajian Siklis yang mencakup substansi sistem Nasional (Sisnasi) Politik dan strategi Nasional  (Politranasi) telaahan dan perkiraan strategi Nasional (Teltranas/Kirtranasi) dan rencana tindakan menghadapi kontiniensi nasional (Renkonas).  Kajian Dinamis menyangkut pemecahan masalah sosial dan mendesak mencakup seluruh aspek kehidupan nasional. Kajian Kewilayahan (Kajian Daerah), dalam negeri dan Kajian Luar Negeri.

Sambutan  dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati  ( Bupati Sragen) : Puji syukur kehadirat Alloh Swt atas segala limpahan rahmatNya kita bisa mengikuti acara ini, mudah2an kita selalu mendapat petunjuknya.  Alhamdulillah beliau Bapak Dandim bisa memenuhi targetnya dalam hal ketahanan pangan di Sragen.  Sebelumnya saya mohon maaf kepada bapak-bapak telah menunggu saya selama dua jam karena tadi saya jadi pimpinan apel di Alun-alun.  Kami siap untuk bekerja sama dan kami identifikasi permasalahan apa dan kami mohon disampikan ke bapak Presiden,  kami salah satu lumbung padi di Jateng selain Purwodadi,  ini kerjasama tim dari teman2 di Kab. Sragen.  Setelah selesai di PT. Sakti nanti bisa mampir di warung beras organik andalan Sragen.  Mudah- mudahan nanti bisa berjalan lancar dan bisa sesuai dengan apa yang kita harapkan. Dilanjutkan tukar menukar cindera mata dan diteruskan dengan kunjungan ke PT. Sakti di Nguwer Kec. Sidoharjo Kab. Sragen.






DANRAMIL 12/GESI MENGHADIRI KAMPANYE PILKADES

Gesi, 30 November 2016 

Dalam melaksanakan program Pilkada/Pilkades secara serentak tahap II Tahun 2016 pemerintah Kecamatan Gesi, juga  melaksanakan Pilkades  untuk memilih kepala Desa Gesi yang telah kosong beberapa waktu lalu karena kepala desanya telah meninggal dunia akibat sakit. Pada tahapan ini hari Selasa tanggal 29 Nopember 2016 pukul 09.45 sampai dengan pukul 11.00 WIB bertempat dirumah Bapak Suyat  dukuh Grandu Rt 03 desa Gesi,  Danramil 12/Gesi Kapten Inf. Piter Kasi menghadiri acara penyampaian Visi dan Misi tahap pertama oleh kedua Calon Kepala desa Gesi. Kebetulan warga desa Gesi yang mendaftarkan untuk menjadi kepala desa dua orang yaitu Bapak Winarno dan Bapak Suyoto.

Sebelum penyampaian visi dan misi oleh kedua Calon Kades Muspika Kec. Gesi  memberi pengarahan yakni bahwa pilkades saat ini beda dari tahun tahun sebelumnya karena cara pemilihannya disebar mengunakan beberapa TPS tidak di pusatkan menjadi satu seperti sebelumnya. Tolong semua warga supaya mengunakan hak pilihnya sebaik – baiknya jangan sampai golput dan pilihlah calon kades yang terbaik agar bisa memajukan desa Gesi serta menciptakan situasi yang aman jangan sampai terjadi saling ejek antar warga. Adapun Visi calon Kades Bapak Winarno meningkatkan keamanan, kinerja perangkat desa dalam pelayanan,menjalankan kerja sama yang baik dan saling menguntungkan. Misinya mewujudkan masyarakat desa Gesi yang aman dan sejahtera. Sedangkan visi calon Kades Bapak Suyoto yaitu mengabdi dan melayani masyarakat desa Gesi dengan tulus dan ikhlas, membangun desa Gesi sesuai dengan kapasitas kepala desa yang bekerja sama dengan instansi terkait, meningkatkan pemberdayaan warga yang lebih baik serta menerima kritik dan saran dari warga demi kemajuan desa Gesi.













































APEL NUSANTARA BERSATU KAB. SRAGEN TAHUN 2016

 Sragen, 30 November 2016



Pada hari Rabu tanggal 30 November 2016 pukul 08.18 s/d 10.00 Wib bertempat di Alun-alun Sasono Langen Putro Kab. Sragen telah berlangsung Apel Nusantara Bersatu Wilayah Kab.Sragen Tahun 2016 dengan tema " Nusantara Bersatu Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersatu Bhineka Tunggal Ika ", sebagai Pimpinan Apel dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati  ( Bupati Sragen) Komandan Apel Kapten Arh Sugeng Riyanto ( Danramil 09/Sambungmacan Kodim 0725/ Sragen) yang diikuti lk  2500 orang.

Hadir dalam acara tersebut : Forkompinda Kab Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati  ( Bupati Sragen, Letkol Inf Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen), AKBP Cahyo Widiarso, SH. SIK (Kapolres Sragen), Herrus Batubara, SH.MH (Kajari Sragen), Letkol Inf Andi Bagus Dian Arika SIP ( Danynif 408/Sbh), Bambang Widjo Dwi Purwanto, SH. MH (Wakil Ketua DPRD Sragen), Dedy Endriyatno (Wakil Bupati Sragen), Drs. Suhardi, SH (Ketua Pengadilan Agama ), Ahmad Nasirin, S. Ag ( Ka Kemenag Sragen), Kapten Cpm Johanes Sigit (Dansubdenpom IV/1-4 Sragen, Moechtigudin,  B.Sc (Ketua FKUB Kab. Sragen) beserta anggota, Seluruh Ka Badan Dinas Kab. Sragen serta Tomas Toga Toda Kab Sragen.

 Adapun Orasi Kebangsaan yang di bacakan oleh Dedy Endriyatno ( Wakil Bupati Sragen ) PILAR PANCASILA : Pilar pertama bagi tegak kokoh berdirinya bangsa dan negara Indonesia adalah Pancasila mengapa harus Pancasila....? Karena Pancasila memenuhi syarat sebagai pilar bagi bangsa dan negara Indonesia yang pluralistik, Indonesia memiliki belasan ribu pulau yg terdiri atas berbagai suku bangsa dan memiliki beraneka adat dan budaya serta pemeluk berbagai agama dan keyakinan. Disinilah Pancasila terbukti mampu mengakomodasi keanekaragaman Yang terdapat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh sebab itu saya mengajak kepada seluruh putra putri bangsa, khususnya warga Sukowati mari kita jaga Pancasila.

Bambang Widjo Dwi Purwanto. SH. MH ( wakil ketua DPRD Sragen ) PILAR UNDANG-UNDANG DASAR 1945 : Saudara-saudaraku masyarakat Sragen yang saya banggakan, pendiri bangsa ini telah merumuskan Undang-undang dasar 1945 begitu lengkap. Undang-undang dasar yang mengatur hak dasar dan kewajiban warga negara dari tindak kesewenang-wenangan sesama warga negara maupun dari penguasa. Undang-undang yang menentukan tata hubungan dan tata kerja lembaga negara yang terdapat dalam negara sehingga terjalin suatu sistem kerja yang efisien, efektif dan produktif sesuai tujuan negara.Undang - undang dasar 1945 memuat prinsip sumber kekuasaan, hak asasi manusia, sistem demokrasi, faham kebersamaan dan gotong royong yang harus kita pertahankan bersama sebagai anak bangsa!!! Marilah kita jaga Undang-undang dasar 1945!!!. Letkol Inf Denny Marantika ( Dandim 0725/ Sragen ) IKRAR :  Siapkah saudara mengawal Pancasila ? Sukowati siaaap, Siapkah saudara mengamalkan undang-undang dasar 1945 ? Sukowaki siaap....., siapkan saudara membela NKRI ? Sukowaki siaap..... - Siapkah saudara menjaga persatuan dan kesatuan ? Sukowati siaaap......,Bila tidak ada Islam bukan Indonesia, Bila tidak ada Katholik bukan Indonesia, Bila tidak ada protestan bukan Indonesia, Bila tidak ada Hindu bukan Indonesia, Bila tidak ada Budha bukan indonesia, Marilah kita jaga kebhinekaan Indonesia kita.

AKBP Cahyo Widiarso ,SH. SIK (Kapolres Sragen) PERSATUAN DAN KESATUAN : Arti penting persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia adalah sebagai alat untuk mencapai cita-cita proklamasi kemerdekaan yakni masyarakat yang adil dan makmur. Persatuan sangatlah penting bagi sebuah negara yang ingin hidup sejahtera. Persatuan akan mewujudkan kerjasama antar anak bangsa dalam mengantar kejayaan negara republik indonesia. Mari kita wujudkan persatuan dan kesatuanbangsa demi tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia.

CINTA TANAH AIR (TOKOH MASYARAKAT): Para peserta apel nusantara bersatu yang saya banggakan mari kita tingkatkan rasa cinta terhadap tanah air melalui penerapan sikap hidup yang penuh kedamaian  dan saling tenggang rasa. Dengan hidup damai, maka masyarakat akan terpacu untuk berkarya mengisi kemerdekaan negara Indinesia. Disinilah rasa cinta tanah air akan terbentuk dan merasuk kedalam sanubari seluruh anak bangsa. Oleh sebab itu mari wujudkan rasa cinta tanah air dengan hidup rukun dan damai.

PERERAT PERSAUDARAAN (NU): Perbedaan bukanlah merupakan kendala bagi kita. Jadikan perbedaan itu sebagai kekayaan bangsa kita. Perbwdaan dapat kita satukan dengan semangat persaudaraan akan menciptakan kwrukunan hidup, mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkokoh rasa cinta terhadap tanah air demi keutuhan NKRI. Melalui apel nusantara bersatu ini saya mengajak kepada hadirin sekalian. Mari kita tumbuhkan semangat kerujunanantar anak bangsa ini demi tegaknya negara republik Indonesia.

Herrus Batubara, SH,MH (Kajari KabSragen) PERDAMAIAN: Saudaraku warga Sukowati yang saya cintai kita Hadir disini memiliki latar belakang dan potensi yang beraneka ragam. Namun semua itu tidak perlu kita ributkan, tapi kita jalani perbedaan ini dengan nyaman dibalut dengan keindahan tanpa permusuhan sesuai keinginan kita bersama. Perdamaian ini jangan slogan saja. oleh sebab itu mari kita wujudkan dan terapkan budaya hidup rukun penuh perdamaian. (Ketua PP Muhammadiyah) Pilar Bhinneka Tunggal Ika : Semboyan Bhinneka Tunggal Ika dilontarkan pertama kali oleh Empu Tantular. Oleh Para pendiri bangsa Indonesia ditetapkan sebagai semboyan yang terdapat pada lambang negara  republik indonesia garuda pancasila dengan semboyan bhinneka tunggal ika. Kita wujudkan perbedaan dalam kesatuan, kerukunan yang selalu guyub bersamadanlam membangun, oleh sebab itu,mari kita jagakeanekaragamanbangsa ini, kita saling menghormati dan menghargai antar sesama anak bangsakita jalin persatuan dan kesatuan demi tegaknya NKRI.

Inti amanat yang di sampaikan oleh Pimpinan Apel dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati  ( Bupati Sragen): Syukur Alhamdulillah Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas Rahmat, Taufiq dan hidayah-Nya atas perkenan-Nya sehingga pada pagi yang cerah ini kita dapat bersama-sama hadir untuk mengikuti "Apel Nusantara Bersatu " di Alun-Alun Sasono Langen Putro Kabupaten Sragen tahun 2016. Perlu kita ketahui bersama bahwa bangsa Indonesia dapat merdeka karena seluruh komponen Bangsa bersatu, saling bahu membahu, bergotong-royong bersama-sama dan menanggalkan segala ego masing-masing, berjuang dalam meraih kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan Negara Indonesia tidaklah sebuah pemberian dari negara asing. Tetapi kemerdekaan tersebut melalui perjuangan yang harus dibayar dengan darah dan pengorbanan para pejuang bangsa Oleh sebab itu kemerdekaan negara kita harus kita pertahankan dengan melaksanakan empat pilar kebangsaan, slogan Indonesia adalah milikku Indonesia adalah milikmu dan Indonesia adalah milik kita bersama, Itulah Bhineka Tunggal Ika memberi arah kepada kita untuk meningkatkan rasa cinta kepada Tanah Air Indonesia.

Dalam apel Nusantara bersatu ini saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat sragen untuk bersama-sama secara guyub rukun membangun wilayah kita dengan selalu menjaga persatuan dan kesatuan, kembali menggiatkan gotong meningkatkan soliditas royong serta bangsa. Perlu saya sampaikan juga bahwa bangsa Indonesia tidak dapat dari luar, dan bila itu terjadi pasti rakyatnya dirusak ksatria sangat militan dalam mempertahankan kedaulatan karena rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Indonesia sebagai Negara yang berada di equator, sangat kaya daya alam adalah warning yang perlu akan sumber Indonesia diwaspadai dan menjadi kekhawatiran bangsa harus dimasa datang, oleh karena itu kita yang akan Indonesia. senantiasa menjaga untuk kepentingan Bangsa Pancasila sebagai dasar negara harus lebih dipahami. oleh seluruh bangsa. Karena Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Selain itu diminta kepada seluruh masyarakat untuk bergerak aktif melawan penyebaran paham yang tidak populer. Usaha ini harus diciptakan dalam kehidupan masyarakat untuk hidup bersama berdasarkan pedoman Pancasila yaitu Bhineka Tunggal Ika. Suasana dan sikap toleransi serta kepedulian sosial harus dipikul oleh setiap komponen Bangsa.

Negara kita terdapat beberapa Agama, beraneka macam adat, suku Bangsa dan budaya bukanlah menjadikan perbedaan di antara kita, namun sebagai potensi kekuatan yang harus kita junjung tinggi dan kita jalin komunikasi yang erat sehingga terjalin kesatuan yang utuh yang tidak dapat di pecah-pecahkan. Kehadiran tokoh lintas agama, para alim ulama, para tokoh menjadikan nilai strategis dalam menciptakan tokoh pemuda dan kesatuan yang kekuatan persatuan luar biasa terhadap komponen bangsa, sebagai asset yang tidak segenap bagi Bangsa Indonesia. ternilai harganya Marilah kita berjuang dan bergotong royong mewujudkan Indonesia sebagai Bangsa Pemenang. Setelah kegiatan Apel Nusantara Bersatu selesai dilanjutkan dengan atraksi Marcing Band dari Yonif 408/Sbh dan Reog  Singgo Kridho Taruno dari Kec. Gondang.




Selasa, 29 November 2016

DANRAMIL 13/SUKODONO UPACARA HUT KORPRI KE 71 TA 2016

Sukodono, 29 November 2016 


               
Pada hari   Selasa  tanggal 29 Nopember 2016  pukul  07 30 s/d  08  45 Wib, tempat Halaman Kantor Kec.Sukodono Kab.Sragen Danramil 13/Sukodono Kodim 0725/Sragen Kapten Kav Edy Wahono dan Waka Polsek Sukodono Iptu Sutomo melaksanakan Upacara Bendera HUT KORPRI ke 71 TA.2016, dengan Inspektur Upacara Camat Sukodono Drs Susilohono,MM petugas Pengibar Bendera Merah Putih SMA N 1 Sukodono dan Koor dari SMP N 1 Sukodono dengan di ikuti 230 orang peserta Upacara, Hadir dalam giat tersebut : Muspika Kecamatan Sukodono, Ka Dinas/ UPTD/UPTB/Instansi beserta Karyawan/Karyawati, Ka SMA N 1,SMPN beserta Karyawan/Karyawati, Kepala Desa wilayah se Kec.Sukodono beserta Perangkat Desa.

 Amanat dari Presiden Republik Indonesia selaku Penasehat Nasional KORPRI sbb : Selaku Presiden RI dan Penasehat Nasional KORPRI saya sampaikan penghargaan yang tinggi kepada segenap keluarga besar KORPRI yang sudah sedang mengemban tugas,tanggung jawab serta pengabdian kepada negara,bangsa dan rakyat di seluruh penjuru tanah air dan dunia,

Tema HUT KORPRI ke 71” Bersama KORPRI Meneguhkan Netralitas dan Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Sipil Negara” sangat tepat dalam menyambut pesta demokrasi Pemilukada serentak tahun 2017, Pemberantasan praktik korupsi, pungli, peningkatan kualitas publik, kompetisi global KORPRI berada di garis depan perjuangan, Korp Profesi Aparatur Sipil Negara RI menjadi pusat inovasi peningkatan kualitas pelayanan publik dari pemerintah berperan menjaga kode etik profesi,standar pelayanan profesi dan mewujudkan jiwa Korp Sipil Negara sebagai pemersatu bangsa.


                  




















































ANGGOTA KODIM SRAGEN GIAT KARYA BHAKTI PENGERUKAN LUMPUR PASCA BANJIR DI PONDOK PESANTREN DARUL IKHSAN

Sragen, 29 November 2016 

Sebanyak 20 Orang Anggota Kodim 0725/Sragen yang dipimpin oleh Danramil-01/Sragen Kapten Inf. Muayat melaksanakan karya bhakti pembersihan lumpur pasca banjir di Pondok Pesantren Darul Ikhsan Muhammadiyah Dukuh Ngeringan Rt. 01/02 Desa Karangtengah Sragen.

Banjir yang terjadi diakibatkan oleh hujan yang deras pada pukul 21.00 – 01.00 Wib, kurang lebih 4 jam hujan baru bisa reda dan ditambah banjir kiriman dari Kab. Karanganyar yang mengakibatkan  sungai Garuda  yang tidak mampu menampung debit air dan akhirnya meluap di perkampungan Ngepringan.

Pembersihan difokuskan pada pengerukan lumpur – lumpur yang memenuhi ruangan dan halaman Pondok Pesantren. Karya bakti ini merupakan salah satu bagian dari Pembinaan Teritorial (Binter)  Kodim 0725/Sragen dengan tujuan untuk membangun solidaritas yang kokoh antara TNI dengan komponen masyarakat , sehingga diharapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terbina dengan baik akan bertambah lebih baik lagi. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat di Desa yang terkena bencana  banjir serta membangun kebersamaan antara prajurit TNI dengan rakyat tegas “ Kapten Muayat”.







SOSIALISASI DESA TANGGUH BENCANA DI BALAI DESA MUSUK

Sambirejo, 29 November 2016

Pada hari Selasa tanggal 29 November 2016 mulai pukul 09.30 s/d 12.00 Wib bertempat di Balai Ds Musuk Kec Sambirejo, Pelda Isfandi mewakili Danramil menghadiri acara giat sosialisasi desa tangguh bencana yang dihadiri sekitar 85 orang.

Hadir dalam giat tersebut : Ketua pelaksana harian BPBD Kab Sragen Drs Heru Wahyudi, Muspika Kec Sambirejo, Penyaji materi : Bp Drs Heru Wahyudi (BPBD Kab Sragen), Bp Triyono (Relawan PMI Kab Sragen), Serka Joko Toto (Bati Bhakti TNI Dim Sragen), Bp. Supadi Yatman ( Ketua harian Himalawu), Ketua Rt, Karang Taruna, Toda, Tomas serta perwakilan masyarakat desa Musuk.

Materi giat sosialisasi desa tangguh bencana yang disajikan antara lain Membangun kepedulian masyarakat terhadap bencana, Pengurangan resiko bencana, Penanggulangan bencana dan Penanganan korban bencana.




SOSIALISASI UU NOMOR 22 TAHUN 2009 TIM POMDAM IV/DIPONEGORO DI KODIM 0725/SRAGEN

Sragen, 29 November 2016


Pada hari Selasa tanggal 29 November 2016 pukul 08.00 s/d 10.15 Wib bertempat di aula Makodim 0725/Sragen telah berlangsung kegiatan Sosialisasi  UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan oleh Tim Pomdam IV/Diponegoro yang dipimpin oleh Mayor Cpm Paulus Lilik Budi Hariyanto (Kasi Lidkrim Pamfik  Pomdam IV/Diponegoro) didampingi  Kapten Cpm Sigit (Dan Sub Denpom IV/4-1 Sragen) Sebagai penyelengara Staf Intel Kodim 0725/Sragen  dihadiri  Letkol Inf Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen),Para Pasi Kodim 0725/Sragen serta Anggota TNI dan PNS Makodim 0725/Sragen ±  70 orang.

Dalam kesempatan tersebut Letkol Inf Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen) mengucapkan selamat datang kepada tim Pomdam IV/Diponegoro yang berkenan hadir ke Kodim 0725/Sragen untuk memberikan Sosialisasi UU Nomor 22 tahun 2008.  Kepada Tim untuk anggota Kodim saat ini tidak bisa maksimal dikarenakan ada kegiatan di wilayah, karena meluapnya sungai bengawan solo dan sungai Garuda yang ada di wilayah di Sragen, dan kehadiran babinsa di wilayah sangat diperlukan di tengah- tengah masyarakat. Surve membuktikan untuk korban  tempur di medan operasi lebih kecil di bandingkan korban di jalan raya, karena kelalaian dan kecerobohan. Untuk Kelengkapan berkendara supaya di lengkapi baik surat surat STNK, SIM, dan kelengkapan kendaraan helm, spion, sabuk pengaman dan lainya. Pada kesempatan ini anggota akan menerima penjelasan tentang UU berlalu lintas.Yang mana apabila anggota belum jelas dan kurang paham silahkan untuk bertanya.

Mayor Cpm Paulus Lilik (Kasi Lidik Pomdam IV/ Diponegoro) menambahkan dengan di berlakukan UU no 22 tahun 2009 di harapkan dapat meminimalkan pelangaran atau resiko di jalan raya. oleh sebab itu mari kita pelajari  karena Pelanggaran lalu lintas di jalan raya dapat mengakibatkan pelangaran pidana.  Sebagai anggota TNI etika tata cara berlalu lintas, kita  harus bisa menjadi teladan bagi masyarakat. Kecelakaan / Resiko di jalan raya dapat kita hindari : Cek kendaraan dan surat surat. Hormati penguna jalan lain. Jangan mengunakan HP saat mengemudi. Berkendaralah dengan kapasitasnya kendaraanya. Pengendara di jalan raya wajib mematuhi ketentuan : Rambu rambu  lalu lintas. Marka jalan. Alat isyarat lalu lintas. Gerakan lalu lintas. Ketentuan Lampu isyarat / sirine Biru = Untuk kendaraan kepolisian , Merah = Untuk kendaraan Patwal, TNI, Pemadam, Ambulan, Tahanan, Kuning tanpa sirine = untuk Kendaraan Patroli jalan raya.



ANGGOTA KORAMIL KALIJAMBE APEL BERSAMA MUSPIKA

Kalijambe, 29 November 2016


Pada hari Jum’at tanggal 25 Nopember 2016 pukul 07.30 s/d 08.30 Wib bertempat di Mapolsek Kalijambe telah dilaksanakan apel bersama Muspika beserta staf dan anggota yang diikuti oleh + 55 orang antara lain :  Muspika Kec.Kalijambe 3 orang, Anggota Koramil 18/Kalijambe 10 orang, Anggota Polsek  18 orang, Anggota Kec.Kalijambe 10 orang; dan Jogoboyo Se Kec.Kalijambe 14 orang.

Dalam kesempatan tersebut  Danramil 18/Kalijambe adalah Sbb : Apel ini dilaksanakan bersama agar pelaksana dilapangan dapat  sinergi dengan demikian selaku Aparat Pemerintah hendaknya dapat kerja sama untuk menciptakan situasi yang kundusif khususnya di Kec.Kalijambe. Adanya Isue-isue yang berkembang melalui media cetak maupun media elektronik tentang penistaan agama oleh Gubernur DKI Non aktif berdampak sangat besar, maka dari itu agar rumor yang berkembang tgl 2 Desember 2016 akan terjadi Unras yang sangat besar di Jakarta,oleh karena itu tekad kita adalah menyampaikan kepada seluruh warga Kec.Kalijambe untuk tidak ikut-ikutan ke Jakarta pada tgl 2 Desember 2016.

Masalah penistaan agama tersebut sudah ditangani oleh pihak Polri dan Kejaksaan Agung RI, jadi kita harus hormati perkara ini sesuai prosedur karena negara ini adalah negara hokum, Laksanakan patroli bersama setiap saat guna menciptakan rasa aman diwilayah Kec.Kalijambe.




RUMAH ROBOH DI DESA KALORAN KEC. GEMOLONG

Gemolong, 29 November 2016


Pada hari Senin, 28 Nopember 2016 pukul 11:00 Wib di wilayah desa Kaloran Kec. Gemolong telah terjadi terjadi rumah roboh terbuat dari kayu dan campuran bambu ukuran 8 x 12 M2 milik Bp. Triyono , 40 Th, dk. Krajan Rt. 06, Ds. Kaloran, kerugian Personel 3 Orang luka ringan, Materiil + 25 Juta Rupiah.  Kronologi kejadian sebagai berikut : Rumah Bp. Triyono sedang dalam perbaikan karena dapat bantuan dari anggota DPR Sragen Bp. Jumari sebesar 5 Juta Rupiah diperbaiki oleh 3 orang tukang sekira pukul 11:00 rumah yang sedang diperbaiki tiba-tiba roboh, dimungkinkan karena kelalaian tukang.

Adapun kerugian akibat rumah roboh sebagai berikut : Bp. Ngatemin, 56 Th, Dk. Girimargo, Kec. Miri mengalami luka kaki kiri dan bahu memar.  Bp. Bambang Riyanto, 40 Th, Dk. Krajan Rt. 06, Ds. Kaloran, Kec. Gemolong mengalami luka kaki kiri bengkak, Bp. Tugimin, 42 Th, Ds. Girimargo, Kec. Miri luka dipelipis dan bahu terasa sakit, seluruh korban langsung dilarikan ke Puskesmas Gemolong untuk mendapatkan perawatan. Kerugian Materiil kurang lebih 25 Juta rupiah.  Tindakan Muspika dan Babinsa wilayah setempat mendatangi TKP, melaporkan kepada Komando Atas, melaksanakan koordinasi dengan Muspika, pengecekan dan pendataan selanjutnya untuk dilaksanakan kerja bhakti pembersihan puing-puing bekas rumah pada hari Selasa, 29 Nopember 2016 pukul 07:00 Wib.







APEL KONSOLIDASI DALAM RANGKA MENGAWAL KEBHINEKAAN

Sragen, 29 November 2016

Pada hari Senin, tanggal 28 November 2016 pukul. 08. 15 s/d 08.45 Wib, bertempat di Alun-alun Sasono Langen Putro Kab. Sragen telah berlangsung kegiata Apel gelar pasukan.  dengan tema " APEL KONSOLIDASI DALAM RANGKA MENGAWAL KEBHINEKAAN" , sebagai Pimpinan Apel AKBP Cahyo Widiarso. SIK ( Kapolres Sragen )   Komandan Apel  AKP Yohanes Trisnanto SH.MH ( Kapolsek Gondang ), yang diikuti lk. 750 orang.

Hadir dalam acara tersebut :  Dedy Endriyatno (Wakil Bupati Sragen), Letkol Inf Denny Marantika ( Dandim 0725/Sragen), AKBP Cahyo Widiarso SH SIK (Kapolres Sragen), Herrus Batubara (Kajari Sragen), Bambang Samekto,SH.MH (Ketua DPRD Sragen), Kapten CPM Yohanes Sigit ( Danaubdenpom IV/1-4 Sragen, Tatag Prabawanto B. MM ( Setda Sragen), Kabag,kadinas dan toga tomas Kab.Sragen.

Inti amanat Kapolda Jateng yang di bacakan Pimpinan  Apel AKBP Cahyo Widiarso. SIK ( Kapolres Sragen ) : Apel gelar pasukan ini merupakan reperentasi dari kesiapan kita untuk antisipasi adanya rencana unjuk rasa pada tanggal 2 Desember mendatang tidak menutup kemungkinan aksi unjuk rasa nanti akan menggangu ketertiban umum melanggar hukum dan memnyebabkan kemacetan apabila hal tersebut terjadi maka perlunya upaya pembubaran terhadap aksi unras. Mengingat unjuk rasa pada tanggal 4 November 2016 yang awalnya berjalan dengan damai namun akhirnya berakhir dengan kericuhan dan pelanggaran hukum situasi seperti itulah yang sangat rawan dan harus selalu kita waspadai agar unjuk rasa Demonstrasi yang di lakukan tidak bergeser ke arah tindakan kriminalitas.

Untuk itu kita perlu melakukan upaya pencegahan dan penyekatan terhadap kelompok massa yang ikut bergabung dengan kelompok massa lain untuk berunjuk rasa serta melakukan orasi dan tuntutan dengan kasus penodaan Agama yang di lakukan oleh Ahok. Pada tanggal 25 November 2016 Kemarin saya selaku Kapolda Jateng telah mengeluarkan Maklumat untuk melarang warga atau kelompok massa dari jateng untuk berangkat dan bergabung aksi unras atau Demostrasi ke Jakarta.meskipun telah mengeluarkan larangantersebut indikasi pergerakan di mungkinkan akan tetap terjadi oleh karena itu segera lakukan tindakan tegas dan Profesional sebelum meraka benar-benar berangkat ke Jakarta. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Pangdam Diponegoro yg selama ini selalu siap mendukung dan telah terjun langsung bersama Polda Jateng melakukan tugas pengamanan sebagai wujud kebersamaan dan pengabdian kita kepada masyarakat bangsa dan negara demi keutuhan NKRI.

Maklumat Kapolda Jateng Drs. Condro Kirono, M.M. M.Hum : Bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, masyarakat dapat menyampaikan pendapat di muka umum/unjuk rasa demonstrasi, yang dalam pelaksanaannya dan bertanggung jawab untuk menghormati hak-hak dan bebasan orang lain, tidak ke mengganggu ketertiban umum, mematuhi hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa, Bahwa penyampaian pendapat di muka umum/unjuk rasademonstrasi pada tanggal 4 November 2016 di Jakarta terkait adanya dugaan penistaan agama telah terjadi pelanggaran mengganggu ketertiban umum, hak azasi kebebasan orang lain di lbukota Negara Republik Indonesia, sehingga menimbulkan potensi perpecahan keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa (perpecahan antar suku, agama, ras dan antar golongan/SARA).

Bahwa dalam rangka menjaga dan melindungi masyarakat Jawa Tengah dalam penyampaian pendapat di muka umum/unjuk rasademonstrasi, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengeluarkan maklumat sebagai berikut : Agar masyarakat Jawa Tengah dalam menyampaikan pendapat di muka umum/unjuk rasa demonstrasi dilaksanakan Wilayah Kabupaten/Kota masing-masing Jawa Tengah, yang pelaksanaannya dibatasi mulai pukul 06.00 wib sampai dengan pukul 18.00 Wib. Dalam menyampaikan pendapat di muka umum unjuk rasademonstrasi, masyarakat Jawa Tengah berkewajiban dan bertanggung jawab menghormati hak-hak dan kebebasan orang mematuhi hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan, tidak mengganggu ketertiban umum serta menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam menyampaikan pendapat di umum membawa senjata senjata tajam, senjata pemukul, benda-benda yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 dan dapat diancam hukuman selama 10 tahun, hukuman seurmur hidup dan maksimal hukuman mati.


Pemberi fasilitas sarana dan prasarana dalam menyampaikan pendapat di muka umum/unjuk rasademonstrasi yang menimbulkan tindak pidana dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan dan penundang-undangan yang berlaku, Penggunaan sarana transportasi angkutan untuk kegiatan menyampaikan pendapat di umum/unjuk rasademonstrasi hanus sesuai dengan trayek dan peruntukannya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Lintas dan Demikian Maklumat ini dibuat untuk dipatuhi dan dilaksanakan, demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat serta tenaganya keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.




DANRAMIL KALIJAMBE COFFE MORNING BERSAMA MUSPIKA

Kalijambe, 29 November 2016


Pada hari Jum’at tanggal 25 Nopember 2016 pukul 08.30 s/d 09.30 Wib bertempat di Polsek Kalijambe Danramil 18/Kalijambe melaksanakan kegiatan Coffe Morning dengan Muspika Kec. Kalijambe dan Sekcam serta Kasi Trantib Kec.Kalijambe membahas tentang kewaspadaan wilayah menjelang unras tgl 2 Desember 2016 di Jakarta tentang penistaan agama.

Dalam kesempatan tersebut  Danramil Kalijambe mengatakan bahwa sebagai Aparat kewilayahan hendaknya dapat menyikapi issue berkembangnya SARA di masyarakat supaya diredam agar tidak berkembang luas dan tidak ikut-ikutan berangkat ke Jakarta untuk bergabung dengan ormas lain, Peran serta para Tomas, Toga, Todat dan Toda sangat penting untuk meredam gejolak Unjuk rasa, dengan demikian supaya tercipta situasi yang kundusip diwilayah Kec. Kalijambe; 

Akan kami optimalkan peran Babinsa diwilayah dan mencari tau kelompok-kelompok tertentu yang akan berangkat ke Jakarta untuk mengadakan penggembosan melalui jaring-jaring Ter dan patroli wilayah bersama Jogoboyo dan Masing-masing Babinsa akan kami perintahkan untuk melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan tempat berkumpulnya masyarakat untuk tentang arti pentingnya menjaga keutuhan NKRI dan mengingatkan kembali jasa-jasa para Pahlawan kusuma bangsa .



DANDIM SRAGEN DIDAMPINGI ISTRI HADIRI UPACARA KAMPANYE HARI KESEHATAN NASIONAL KE-52 DAN HARI AIDS SEDUNIA 2016 KAB. SRAGEN

Sragen, 29 November 2016

Pada hari ini Minggu tanggal 27 November 2016 pkl. 06. 00 s/d. 09.00 wib Di alun-alun Sasono Langen Putro Sragen telah berlangsung Upacara kampanye Hari kesehatan dan Karnaval kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke - 52 dan Hari Aids sedunia tahun 2016. Irup Dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati ( Bupati Sragen ) dan up Imam Rohadi ( kesbang polinmas ) diselenggarakan oleh badan penanggulangan Aids Sragen, ketua penyelenggara Ir. H. Haryoto. WA.MM ( Sekretaris Badan penanggulangan Aids Sragen ). Pengunjung lk. 2000 orang

Hadir dalam acara tersebut : dr.Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen), Dedy Endriyatno (Wakil Bupati Sragen) beserta istri, Letkol Inf Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen) beserta istri, AKP Ernawati. SH (Kasatlantas Polres Sragen) mewakili Kapolres Sragen, Kapten Cpm Sigit (Dansub Denpom IV/4-1 Sragen) beserta istri, Herus batu bara. SH. MH ( Kajari Sragen ), Kabag Ka Dinas kab Sragen serta Tamu undangan.

 Pelepasan peserta Karnaval dari depan Rumah Dinas Bupati Sragen menuju alun-alun Sasono Langen Putro oleh Kapt Inf Muayat ( Danramil 1/Kota Sragen). Peserta Karnaval Sebagi berikut : Anggota kodim 0725 Sragen, Anggota Polres Sragen, Dinas kesehatan Sragen, Karyawan RSU dan Puskesmas se-kab. Sragen, Seniman sedap malam kab. Sragen, IDI kab. Sragen, IBI Sragen dan Peserta Karnaval lainya.

Sambutan pengarahan bupati sragen dan has pada kampanye kesehatan dalam rangka hkn ke 52 tanggal 27 nopember 2016 : Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 dan Hari Aids Sedunia (HAS) Kabupaten sragen Tahun 2016 menjadi momentum untuk melakukan refleksi tentang apa yang harus kitaberikan bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Merenungkan kembali upaya-upaya terbaik yang dapat dilakukan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi  - tingginya sebagaimana tujuan Pembangunan Kesehatan yang kita harapkan "Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat harus dimaknal secara lebih luas, yaitu pentingnya mengedukasi masyarakat agar berperilaku sehat, perlunya mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat, dan memberikan tanggungjawab menjaga diri sendiri keluarga, dan lingkungannya untuk hidup sehat melalui upaya preventif dan promotif. Karena sehat adalah mlik kita, tidak pandang usia, sehingga pada setiap tahapan siklus hidupnya sejak usia dini hingga lanjut usia harus cinta sehat.

Tujuan kampanye kesehatan tepat untuk Kegiatan kampanye kesehatan ini merupakan momen yang menyampaikan kepada masyarakat Kabupaten sragen agar bangkitdan mulai meninggalkan cara menjaga kesehatan bersifat kuratif menuju semangat preventif dan promotif. Sehingga pesan utama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga diri sendiri. menjaga keluarga, dan menjaga lingkungan sekitar agar terhindar dari Penyakit HIV AIDS Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris KPA bahwa kasus di Kabupaten Sragen sebanyak 552 orang sedangkan meninggal telah mencapai 84 orang. Dari sekian banyak kasus, ibu rumah tangga menempati urutan setelah pekerja wiraswasta.

Sasaran HKN ke 52 dan HAS : Para pengambil keputusan atau stakeholder Para pengambil keputusan dapat memanfaatkan momen HKN untuk mendapat dukungan publik, meningkatkan nilai kinerja yang semakin baik di mata masyarakat, serta bukti dalam menjalankan pemerintahan yang bersih dan melayani. Petugas kesehatan Mengingatkan bahwa tugas dan kewajiban mereka untuk melayani. Lintas sektoral kementerian, organisasi masyarakat dan Dunia usaha tugas membangun kesehatan Memberikan kesempatan bahwa sama dengan tidak bisa dilakukan sendiri, namun bekerja berbagai pihak Masyarakat Mengajak untuk terus melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, mencegah penyakit dan memiliki Jaminan kesehatan Masyarakat perilaku hidup bersih dan Mengajak untuk terus membudayakan kesehatan. sehat, mencegah penyakit dan memiliki Jaminan. semoga dapat menjadikan pemikiran semua pihak untuk tetap membantu Kabupaten Sragen dalam hal peningkatan derajad kesehatan yang optimal Khususnya masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan segala kekurangan, Dilanjutkan pelepasan balon oleh Bupati Sragen dan penandatangan komitmen sinergi bersama penanggulangan HIV AIDS dan dilakukan pengambilan darah Forkompimda dari dinas kesehatan Sragen ( DKK ).




DANDIM SRAGEN HADIRI PELANTIKAN PC GERAKAN PEMUDA ANSOR KAB. SRAGEN 2016 - 2020

Sragen, 29 November 2016


Pada hari Sabtu tanggal 27 November 2016 pkl. 20.40 s/d 23. 50 wib digedung Sasana Manggala Sukowati telah berlangsung kegiatan PELANTIKAN PC GERAKAN PEMUDA ANSOR Kabupaten Sragen masa khidmad 2016 - 2020 dengan tema " Kemandirian ekonomi kunci kesejahteraan umat" Yang diselenggarakan oleh HIPNU-PC GP ANSOR ketua penyelenggara Endro Supriyadi. S. Kom. I ( ketua GP ANSOR Sragen ), diikuti lk. 80 EXPO dan diikuti jamaah NU lk 500 orang.

Hadir dalam acara tersebut : Dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati ( Bupati Sragen ), Letkol Inf Denny Marantika ( Dandim 0725 Sragen ), AKBP Cahyo Widiarso. SH. SIK ( Kapolres Sragen ), H. Mualim ( anggota DPRD Sragen F PKB ), Mayor Inf Tato Sugiyarto ( Kasdim 0725 Sragen ), Deddy Endriyatno SE ( Wakil Bupati Sragen), KH Yaqult Qolil Quemas ( Ketua umum PP gerakan Pemuda Ansor ), KH.Amin Budiman (dari Semarang), Bp.Jamal (Pimpinan wilayah GP Ansor), dr.Agus Budiarto PCNU kab. Sragen, Endro Supriyadi. S. Kom. I ( ketua GP ANSOR Sragen ), Banser, Pemuda Ansor dan Tamu undangan lainnya.

Pelantikan ketua dan pengurus GP Ansor Kab.Sragen: Ketua PC GP Ansor Sragen (Hendro Supriyadi S.Kom I ), Sekretaris PC GP Ansor Kristanto. S.Pd, Bendahara Agus Triyono Beserta anggota PC GP Ansor
Sambutan – sambutan KH Agus Budiarto BA.(ketua PCNU Kab. Sragen) : ucapan syukur kepada Alloh SWT karena pada malam hari ini kita semua bisa menghadiri pelantikan ketua PC GP Ansor Sragen yang baru masa hikmad 2016-2020 semoga setelah dilantiknya ketua yang baru ini kedepan bisa membawa Ansor yang lebih baik lagi. Kita semua berharap setelah dilantiknya ketua Ansor yang baru ini bisa membawa NU kedepan yang solid dan membanggakan buat NU. Dalam pelantikan ketua dan pengurus baru Ansor ini ada yang dari dewan dan dari ketua PKB yang ikut politik tetapi tidak apa-apa yang penting berpolitik di jalur yang benar tidak bertentangan dengan akidah islam.

dr.Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen): Ucapan syukur kita kepada Allah SWT karena pada malam hari ini kita semua bisa hadir di sini untuk menyaksikan pelantikan ketua GP Ansor yang baru masa hikmad 2016-2020 semoga dalam pelantikan ini membawa NU kedepan yang lebih baik lagi. Saya sangat bangga sebagai warga NU sekarang sudah NU  berkembang pesat di Kab.Sragen sehingga ketua Ansor yang baru ini bisa membawa NU yang lebih baik dan membanggakan buat warga NU semua dan bisa bekerjasama dengan pemerintahan di Kab.Sragen dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat Sragen Semua. Tugas pemuda ANSOR kedepannya sangat berat, ikut serta dalam membangun dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan saya menghimbau pada pemuda NU bila membuat acara harus benar-benar memperhatikan waktu, jangan sampai molor lagi tamu undangan sudah datang tepat waktu acaranya belum mulai.bila mau merubah maka lakukan mulai dari diri sendiri, kita mulai dengan memibit waktu. Baru kali ini pelantikan PC NU dimulai dengan pembukaan EXPO  usaha menengah kebawah ( UMKM Sebuah ) program ini sama dengan program Bupati Sragen. Yaitu pemberdayaan ekonomi kerakyatan. negara sampai waktu ini Alhamdulillah masih aman karena Indonesia memiliki pemuda ANSOR yg sangat kompak. Sebagai pemuda ANSOR bagai mana kalian menjaga tradisi NU, kalau GP Ansor tidak bisa menjaga tradisi ini maka tradisi NU akan tinggal sejarah dan pesan saya yang terakhir Bila nanti jadi ada Aksi Bela Islam jilid 3 tanggal 2 Deseember 2016,  warga dan Pemuda ANSOR jangan ada yang berangkat kita cukup doa bersama dari sini saja.

Sambutan KH.Yaqul Qilil Quemas : Syukur alhamdulillah pada situasi saat ini Indonesia masih tetap damai,aman karna adanya NU dan Gerakan pemuda Ansor yang ikut menjaga keamanan di wilayah Indonesia. Pengurus di NU maupun Gerakan Pemuda Ansor tidak ada yang di gaji semua suka rela. Visi Gerakan Pemuda Ansor ada tiga Al: Rekapitulasi nilai dan tradisi yaitu menjaga tradisi yg ada di NU, Kaderisasi  menyiapkan calon pemimpin masa depan, Pegembangan potensi kader.

AKBP Cahyo Widiarso. SH. SIK ( Kapolres Sragen ) : ucapan terima kasih kepada semua yang hadir di sini ikut menyaksikan pelantikan ketua PC GP Ansor yg baru hikmad periode 2016 s/d 2020 semoga dalam pelantikan ini ketua yang baru bisa membawa ANSOR kedepannya lebih baik lagi. gerakan Pemuda Ansor dan TNI Polri harus bersatu padu untuk membangun bangsa dan negara Indonesia ini jangan sampai terpecah belah dan khususnya kita yg ada diwilayah Sragen bisa membangun dan mensejahterakan warganya. kami dari aparat TNI Polri menjaga keutuhan NKRI yg kita cintai jangan sampai terpecah belah oleh orang-orang yg tidak bertanggungjawab dan kami berharap kepada semua Umat Islam yg hadir disini untuk tidak berangkat ke Jakarta dalam ABI III tanggal 2 Des 2016. Bila berangkat ke sana jangan sampai membuat kerusuhan.

Letkol inf. Deni Marantika Dandim 0725 Sragen : ucapan syukur kepada semua yg hadir disini karena kita bisa bersilaturahmi untuk mempererat kedekatan diantara kita semuanya serta ucapan kepada ketua GP Ansor yg baru dilantik semoga kedepannya bisa membawa kemasyarakatan yg lebih baik. GP Ansor dengan pasukan elitnya untuk sama-sama berjuang membela Keutuhan NKRI dari rongrongan yg akan memecah belah negara ini. kita bersyukur Indonesia punya bonus demografi yg disatukan oleh peran para ulama dari dulu. kondusifitas dan keamanan kita jaga dan jangan kita cidrai apa yg telah diwariskan oleh para ulama. tanggal 05 Oktober adalah hari TNI dan tanggal 22 Oktober hari santri semua itu kedekatan kita adalah gen patriot karena kita tidak takut siapapun apalagi ditakuti takuti kita adalah kesatria yg pemberani siap berjuang untuk mempertahankan kedaulatan NKRI. kita bersyukur mempunyai tradisi gotong royong yg tidak dimiliki negara lain bangsa yg memiliki naluri untuk membantu sesamanya.

Tausyiah oleh KH.Amin Budiman dari Semarang: Pada malam hari ini saya sangat bangga karena telah dilaksanakan pelantikan ketua pemuda GP Ansor yang baru semoga kedepannya bisa membawa Ansor NU yang baik dan maju lagi serta NU bisa berkembang pesat di Sragen ini. Tantangan NU kedepan juga berat marilah kita bersama-sama menjaga kerukunan dan kedamaian umat di seluruh Indonesia ini dan mempertebal iman dan banyak berdzikir supaya bangsa dan negara Indonesia tetap aman,tentram dan damai. Untuk para pemuda ANSOR jangan banyak berkata tapi biarkan tindakan yang berkata, bukan perkataan yg bertindak. Rukun merupakan suasana surga yg kita rasakan pada saat ini damai dalam nilai asimilasi nilai. kesuksesan hanya diperoleh bagi orang-orang yg sabar yg mempunyai cita-cita yg mulia.



Kegiatan Kodim 0725/Sragen
Kemanunggalan TNI dengan rakyat

secawan madu

small rss seocips Music MP3
Ngademke Pikir Bro!!! biar ndak stres