" TNI MANUNGGAL DENGAN RAKYAT "
SATUAN BEBAS PELANGGARAN

Sabtu, 31 Desember 2016

KODIM SRAGEN DAN POLRES SRAGEN APEL PAM TAHUN BARU

Sragen, Sabtu tanggal 31 Desember 2016.pukul 17.20 s/d 17. 40 wib, bertempat di Halaman Pemda Kab. Sragen telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan dalm rangka Pengamanan Malam Tahun Baru dengan Pimpinan Apel AKBP Cahyo Widiarso, SH. SIK (Kapolres Sragen). diikuti lk. 650 peserta Apel. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain AKBP Cahyo Widiarso, SH. SIK (Kapolres Sragen), Kompol Danu Pamungkas, SIK ( waka polres Sragen ),  Kapten inf Suwandi ( Pasi Ops kodim 0725 Sragen ), Sukirno. S.Sos ( Dishub Sragen ), Para Kabag Kasat dan perwira polres Sragen.
Susunan pasukan di mulai dari kanan adalah 1 SST TNI dari Kodim 0725/Sragen,  2 SST dalmal Polres Sragen, 1 SST lalulintas, 1 SST dalmas dan Polsek, 1 SST RESINTEL Polres Sragen, 1 SST DISHUB Sragen,  2 SSK SH Teratai,  3 SSK IKSPI (Kera Sakti) dan 1 Sst Saka Bayangkara.


Berikut Sambutan Kapolres Sragen, Pada hari ini saudara kita akan merayakan malam tahun baru di Alun alun kota sragen ini karena pada malam  hari ini saudara saudara kita dari kampung dan daerah akan ikut meraimaikan dan marayakan malam puncak tahun 2016 dan tahun baru 2017. Kami mohon kepada saudara sauadara kita mudah mudahan jangan merayakan malam tahun baru ini dengan minum minuman keras dan bawa senjata tajam sehinga terjadi suasana perayaan malam tahun baru ini dengan aman dan senang sehingga saudara saudara kita yang akan merayakan malam tahun baru ini bisa dinikmati dengan keluarga dan kami mohon kepada polantas agar menjaga dan mengatur arus kendaraan agar jangan sampai terjadi penumpukan kendaraan sehingga akan terjadi kemacetan. Pengamanan perayaan malam tahun baru ini berbeda dengan pengamanan dari tahun-tahun kemarin. Semoga kegiatan kita dapat berjalan lancar, dan mekanisme pengamanan nanti akan diatur oleh Kabag Ops. Nanti kita akan melaksanakan razia terhadap orang yang akan masuk ke wilayah kita untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Terimakasih terhadap peserta Apel terhadap partisipasi nya dalam pengamanan perayaan malam tahun baru ini. Apel selesai seluruh peserta apel masuk kedudukan pengamanan yang telah dibagi.

Jumat, 30 Desember 2016

NATAL BERSAMA PNS,TNI-POLRI KAB SRAGEN

Sragen, Jum'at tanggal 30 Desember 2016 pkl. 09. 00 s/d  11. 30 wib, Bertempat di gedung Sasana Manggala Sukowati telah berlangsung kegiatan perayaan NATAL Bersama PNS, TNI-POLRI dan UMAT KRISTIANI Se-kab SRAGEN Tahun 2016 dan sambut tahun baru 2017, Tema " Telah lahir bagimu juru selamat yaitu Kristus Tuhan di kota Daud, damai itu sudah datang di bumi Sukowati " penyelenggara Pemkab Sragen. Diikuti lk. 3000 jema'at.
Hadir dalam acara tersebut, Dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati ( Bupati Sragen ), Letkol inf Denny Marantika ( Dandim 0725 Sragen ), AKBP Cahyo Widiarso, SH. S.I.K ( Kapolres Sragen ), Dedy Endriyatno ( wakil Bupati Sragen ), Drs. Tatag Prabawanto, MM (Sekertaris Daerah Kab. Sragen), Kapten CPM Yohanes Sigit (Dan sub denpom IV4-1 Sragen), KH. Moectingudin,  B. Sc (Ketua FKUB Sragen), Pendeta se-kab Sragen, Jema'at umat Kristiani se-kab Sragen dan Tamu undangan lainnya.

Sambutan Dr.Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati ( Bupati Sragen ) diantaranya PERAYAAN NATAL TAHUN 2016 DAN MENYAMBUT TAHUN BARU 2017, bagi PNS, TNI-POLRI dan umat Kristiani se Kabupaten sragen. Saya selaku Bupati sragen menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas pelaksanaan perayaan ini Semoga aktifitas yang selalu dilaksanakan setiap tahun, dapat dijadikan bahan perenungan bagi umat Kristiani se Kabupaten Sragen untuk selalu mengevaluasi diri terhadap apa yang telah dikerjakan di masa lampau dan masa kini. Kiranya hal tersebut dapat dijadikan introspeksi guna meningkatkan pengabdian dan pelayanan bagi masyarakat Sragen di masa yang akan datang. Sesuai Thema Perayaan kali ini DAMAI ITU SUDAH DATANG DI BUMI SUKOWATI hal ini dikandung maksud dan menginspirasi bagi kita bahwa Allah mengasihi dunia beserta manusia yang menempatinya dan manusia diperintahkan-NYA untuk mengolah dan
menaklukannya, oleh sebab itu kita manusia harus senantiasa menghargai hidup, karena hidup adalah anugerah, Mengelola alam dengan bijaksana dengan peduli lingkungan hidup memelihara keutuhan dapatanya agar kedepan semakin bermanfaat bagi masyarakat banyak terutama anak cucu kita, dan bukan mewariskan bencana.


Dengan menyadari akan kasih dan kebaikan Allah kepada kita, maka kita harus selalu mengasihi sesama kita, yaitu dengan membangun hubungan harmonis dan Peningkatkan solidaritas kepada sesama, sehingga pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan kualitas keimanan, yang pada penerapannya menjadi lebih nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Umat semakin berupaya meningkatkan kemampuan untuk perbaikan diri sehingga kita semakin mampu untuk saling menghargai satu sama lain, cinta mencintai, hormat menghormati Maju atau tidaknya pembangunan di Kabupaten Sragen menjadi tanggung jawab bersama segenap masyarakat. Seiring dengan moment perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini, saya mengajak segenap umat Kristiani untuk senantiasa Melibatkan diri secara pro aktif dalam berbagai upaya untuk membangun masyarakat yang damai, memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Guyub Rukun Mbangun
Sukowati serta menjadikan Kabupaten Sragen sebagai bahtera bersama, Ikut mengambil bagian secara sungguh-sungguh dalam usaha-usaha menciptakan persaudaraan sejati antar sesama umat dengan membangun kehidupan yang harmonis,Mengalahkan kejahatan dengan kebaikan, implementasinya tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi melakukan sebanyak mungkin perbuatan yang baik bagi semua orang Meningkatkan motivasi iman dan perilaku dengan mengedepankan sikap yang selalu berpegang teguh pada tuntunan ajaran agama yang dimanifestasikan dalam bentuk ketaatan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya, sehingga pada saatnya dapat menjadi umat yang dikasihi Allah dan dapat bermanfaat bagi sesama. Semoga refleksi perayaan kali ini dapat menjadi titik tolak kedepan dalam mengupayakan niatan baik dan Selamat HARI NATAL TAHUN 2016 DAN SAMBUT TAHUN BARU 2017.



Pengisi khutbah pendeta Yemima Widi Nurani, S.si- Teolpuji-pujian Sherlien Pieren dari Jakarta. Telah lahir bagimu juru selamat yaitu Kristus Tuhan di kota Daud, damai itu sudah datang di bumi Sukowati, Natal itu Damai. Natal itu jangan hanya sebuah perayaan yang spektakuler tapi Natal itu bisa membuat Damai semua.

BABINSA DESA SUKOREJO HADIRI SOSIALISASI STBM ( SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT )

Sambirejo, 30 Desember 2016


Pada hari Jumat tgl.30-12-2106, pkl.09.30- 11.00 wib Babinsa ds.Sukorejo, Serma I Ketut Kariana menghadiri giat Sosialisasi STBM ( Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ) di Balai ds.Sukorejo. Giat tersebut di laksanakan oleh Dinas Kesehatan dari Kab.sragen, Dinas kesehatan Kecamatan Sambirejo dan Dari Puskesmas.

Inti dari kegiatan tersebut adalah memeberikan sosialisasi betapa pentingnya sanitasi tersebut.dan di harapkan masyarakat utk mempunyai kiat membuat saluran sanitasi terutama jamban.di samping itu petugas juga mengecek bantuan yang sudah diberikan dan mengecek warga yang belum mempunyai jamban.


Hadir dalam acara tersebut Team dari Dinas Kesehatan Kab.Sragen DPP.Bo.Mulyono, Team dari Puskesmas DPP .Ibu Dani, Ibu-ibu Kader Posyandu ds.Sukorejo, Lurah ds.Sukorejo Bp.Sukrisno Spd.Sd. Babinsa  dan Babinkamtibmas serta Seluruh ketua Rt.Sedesa Sukorejo.


DANRAMIL-04/SIDOHARJO MEWAKILI DANDIM HADIRI UPACARA HARI SATPAM KE-36 KAB. SRAGEN

Sidoharjo, 30 Desember 2016

Pada hari Jumat, tanggal 30 desember 2016, pukul 08.30 s/d 09.30 bertempat di halaman PT. Japfa Tbk Multipala Agrinusa makanan ternak alamat  jl. raya duyungan km. 4,5 Ds. Jetak Kec. Sidoharjo dilaksanakan upacara hari Satpam ke-36 Kab. Sragen, dengan tema  " Kita Tingkatkan Kopetensi Profesi Satpam Indonesia Dengan Melalui Pelatihan Dalam Rangka Pelaksanaan Tugas Secara Profesional, Modern Dan Terpercaya Guna Menciptakan Stabilitas Keamanan Dan Ketertiban di Lingkungan Kerjanya ", sebagai irup AKBP Cahyo Widiarso, SH, SIK (Kapolres Sragen) Danup Dwi Pagi Hari ( Satpam PT. Tiga Pilar) diikuti lk. 200 orang.

Hadir dalam acara tersebut :Marija ST, MT, MH ( Sahli Bidang Hukum Dan Politik/plt Asisten 1 Sekda Sragen/mewakili Bupati Sragen), AKBP Cahyo Widiarso, SH,MH (Kapolres Sragen), Henrus Batubara, SH,MH (Kajari Kab. Sragen), Slamet Haryadi (mewakili Kalapas Kab. Sragen), Kapten Inf Suparno  (Danramil-04/Sidoharjo mewakili Dandim 0725/sragen),Lettu Inf Ari Cahyo (mewakili Danyonif 408/Sbh),Tamu undangan lainya.

Amanat upacara hari satpam ke-36 kab. sragen dari Jenderal Polisi Tito Karnavian, MA, PH.d ( Kapolri) yang di bacakan irup antara lain : Peringatan ke 36 hari ulang tahun satuan pengamanan tahun 2016 dengan tema kita" tingkatkan kompetensi profesi satpam indonesia dengan melalui pelatihan kompetensi dalam rangka pelaksanaan tugas secara profesional modern dan terpercaya promoter guna menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya". peringatan ini dilaksanakansecara serentak di polres polres dengan maksud untuk mengetahui penggelaran potensi satuan pengamanan swa- karsa di wilayahnya masing-masing sebagai mitra keseharian dalam mengemban fungsi kepolisian di lapangan. hal ini merupakan wujud nyata dari apa yang menjadi dasar hukumnya yaitu amanat dalam pasal 3 (ayat 1), pasal 14 (ayat 1) huruf pasal 15 (ayat 2) huruf pasal 34 (ayat 2), dan pasal 36 undang- undang nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian negara republik indonesia, serta aturan pelaksanaannya yaitu peraturan pemerintah nomor 43 tahun 2012. hadirin dan peserta upacara yang berbahagia pada kesempatan ini saya ingin mengingatkan kembali bahwa polri telah menerbitkan panduan induk kepada masyarakat dalam mengelola pengamanan swakarsa secara profesional pada sebuah organisasi, perusahaan dan atau instansi lembaga pemerintah yang dituangkan sebagai peraturan kapolri nomor 24 tahun 2007 berita negara republik indonesia tahun 2007 nomor 50).

Panduan ini memberikan tuntunan untuk menerapkan satu tata kelola pengamanan swakarsa secara holistik terhadap proses bisnis satu organisasi. penerapan panduan ini tidak harus eksklusif, namun melengkapi tatanan industrial security yang telah berjalan, guna lebih meningkatkan kemampuan organisasi secara swakarsa dan profesionaldalam menanggulangi ancaman dan gangguan keamanan terhadap proses bisnisnya, sertamematuhi regulasi keamanan yang berlaku. saya menegaskan bahwa yang dimaksud anggota satuan pengamanan dalam panduan tersebut adalah mereka yang secara fungsional dan struktural memiliki peran
dalam tata kelola pengamanan terhadap proses bisnis organisasi.


Hadirin dan peserta upacara yang saya hormati. dari yang saya kemukakan tersebut di atas, maka semakin kita sadar bahwa anggota satuan pengamanan memiliki posisi strategis, sebagai yang terdepan dalam rangka upaya menciptakan jaminan perlindungan terhadap dunia usaha di negara kita. oleh karenanya penyiapan kemampuan profesional anggota satpam hendaknya mendapatkan atensi dan prioritas oleh seluruh pemangku kepentingan bersama polri. dalam hal ini kapolri telah menetapkan kebijakan prioritasnya sebagai salah satu dari sebelas program prioritas, yaitu membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas. prioritas penyiapan anggota satpam yang profesional dan memiliki keunggulan bersaing dengan security profesional asing, semakin mendesak untuk direalisasikan khususnya pada 12 ( dua belas) spesialis industrialsecurity guna mengantisipasiinovasi security profesional asing, sebagai konsekuensi dari adanya 12 sektor prioritas mea 2015 yang disebut sebagai free flow of skilled labor arus bebas tenaga kerja terampil) yaitu pada bidang bidang industriseperti perawatan kesehatan health care turisme tourism jasa logistik services), e asean, jasa angkutan udara (air travel transport produk berbasis agro agrobased roducts barang barang elektronik (electronics) perikanan fisheries produk berbasis karet rubber basedproducts tekstil dan pakaian textiles and apparels), otomotif automotive dan produk berbasis kayu wood based products).


saya ingin menegaskan, jangan sampai posisi jabatan security pada industri strategis dan objek vital nasional didudukioleh orang asing. posisi security dalam organisasi hendaknyadipegang oleh anggota satuan pengamanan yang memenuhi regulasi yang mengaturnya.  hadirin sekalian yang saya banggakan pada peringatan ke 36 hari ulang tahun satuan pengamanan ini, saya memberikan arahan kepada semua anggota satuan pengamanan di seluruh pelosok nusantara sebagai berikut : Pelihara dan mantapkan komitmen moral sebagai salah satu pengemban fungsi kepolisian yang memegang teguh kode etik dan kehormatan anggota satpam. Bersikap tegas dan cermat dalam menjaga keamanan serta. menegakkan ketertiban di lingkungan kerja. Selalu waspada dan mampu mendeteksi adanya potensi gangguan terhadap proses bisnis organisasi.Tingkatkan komunikasi, koordinasi dan kemitraan dengan polri dan instansi terkait di lapangan.Berinisiatif untuk pengembangan kemampuan teknik dan taktik baik kepolisian terbatas maupun industrial security.

Pada kesempatan yang berbahagia ini pula, saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pimpinan bumn dan perusahaan yang mengelola objek vital dan10 objek vital nasional. yang telah mendapatkan sertifikat maupun sedang dalam prosesmenerapkan standar tata kelola pengamanan swakarsa berdasarkan peraturan kapolrinomor 24 tahun 2007. secara kuantitas menunjukkan peningkatan yang semakin meningkat, dimana sampai akhir tahun 2016 ini tercatat 99 perusahaan, daftar nama perusahaan tidak mungkin saya sebutkan satu persatu pada media terbatas amanat saya ini. demikian juga saya mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan badan audit publik yang telah melaksanakan audit penerapan sistem manajemen pengamanan secara transparan dan independen.


Dedikasi dan kerja samanya dalam bentuk bentuk menumbuh kembangkan pengamanan swakarsa menjadi satu standarsistem manajemen pengamanan di indonesia yang diakui oleh masyarakat dunia. saya mengajak untuk serius berperan dalam membina profesi satuan pengamanan. selain itu saya juga menyampaikan terima kasihkepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan peringatan ulang tahun satuan pengamanan ini, semoga apa yang saudara lakukan mendapat balasan dari tuhan yang maha pemurah. demikian amanat saya semoga tuhan yang maha kuasa, senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuknya kepada kita sekalian dalammelanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. dirgahayu satuan pengamanan ke -36. selamat bertugas. Setelah upacara dilanjutkan acara tambahan  tambahan pemberian penghargaan bagi satpam berprestasi :  yogo setiyawan dari PT. Japfa Comfeed, Agus Darmono dari PT. Battex sragen, Gatot Bagus Wibowo dari RSI Amal Sehat. pemotongan tumpeng serta demontrasi PBB dan bela diri.





Rabu, 28 Desember 2016

KORAMIL SUKODONO BERSAMA POLSEK PAM NATAL DI GKJ DESA BALEHARJO

Sukodono, 28 Desember 2016 



Pada hari   Minggu  tanggal 25  Desember 2016  pukul  07 00 s/d  08 30 Wib, tempat GKJ ( Gereja Kristen Jawa ) Pepanthan Tanon dengan alamat Dk. Bonorejo Rt.09 Ds.Baleharjo Kec.Sukodono Kab.Sragen, Bati Tuud Peltu Witono, Babinsa Baleharjo Serda Rohmad, Babinsa Gebang Serda Heryawan (Koramil 13/Sukodono Kodim 0725/Sragen) bersama Kapolsek Sukodono Akp.Bambang Irwadi, S.Sos MM bersama Kanit Reskrim Aiptu Suhendra, Kanit Prov Aiptu Haris Budi, Kanit Sabhara Aiptu Sugeng, Kasium Brigadir Agung, anggota Intel Brigadir Agtri melaksanakan pengamanan gabungan Ibadah dan Perayaan Natal Ta.2016.

Sebelum kegiatan Ibadah dimulai, terlebih dahulu dilakukan penyisiran Gereja untuk memastikan Gereja aman dari gangguan keamanan yang dilakukan oleh Kapolsek Sukodono dan anggota dengan dibantu anggota dari Koramil 13/Sukodono, dilanjutkan pemeriksaan barang bawaan jemaat yang dilakukan oleh Pengurus Gereja dengan di dampingi petugas dari Polsek Sukodono dan Koramil 13/Sukodono
           
Perayaan Natal Tahun 2016 di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Pepanthan Tanon dihadiri 15 orang Jemaat dipimpin Joko Wahyudi STh dengan Tema : “Hari ini telah lahir juru bagimu juru selamat, yaitu kristus, Tuhan di kota Daud” (Lukas 2 : 11) dalam kelahiran Allah Yesus Krestus ke dunia menjadi manusia sebagai juru penyelamat manusia sedunia dengan mengajarkan umat Kristen untuk berbuat kebajikan kepada sesama, dalam kegiatan ibadah Natal allah Tuhan Yesus Kristus akan turun ke dunia untuk melindungi umat sampai akhir hayat dan di masukkan surga Allah.



             












































KORAMIL 13/SUKODONO PAM IBADAH NATAL TA. 2016 DI GBI DESA KARANGANOM



Sukodono, 28 Desember 2016 


Pada hari   Minggu  tanggal 25  Desember 2016  pukul  15 00 s/d  17 30 Wib, tempat GBI ( Gereja Bethel Indonesia ) Dk. Tisan Rt.09 Ds.Karanganom Kec.Sukodono Kab.Sragen, Bati Tuud Peltu Witono, Babinsa Jatitengah Pelda Jarot Utama, Babinsa Karanganom Serma Suwardi, Babinsa Newung Serda Sugiyanto (Koramil 13/Sukodono Kodim 0725/Sragen) bersama Kapolsek Sukodono Akp.Bambang Irwadi, S.Sos MM dan 5 anggota melaksanakan pengamanan gabungan Ibadah dan Perayaan Natal Ta.2016.

Sebelum kegiatan Ibadah dimulai, terlebih dahulu dilakukan penyisiran Gereja untuk memastikan Gereja aman dari gangguan keamanan yang dilakukan oleh Kapolsek Sukodono dan anggota dengan dibantu anggota dari Koramil 13/Sukodono, dilanjutkan pemeriksaan barang bawaan jemaat yang dilakukan oleh Pengurus Gereja dengan di dampingi petugas dari Polsek Sukodono dan Koramil 13/Sukodono
           
Perayaan Natal Tahun 2016 di Gereja Bethel Indonesia (GBI) dihadiri 60 orang Jemaat dipimpin Heri Susanto dari Kec.Mondokan dengan Tema : “Lawatan Tuhan memberi damai” dalam kelahiran Allah Yesus Krestus ke dunia menjadi manusia sebagai juru penyelamat manusia sedunia dengan mengajarkan untuk berbuat baik, menjalankan ibadah sesuai yang tersurat dalam kitab Injil, dalam kegiatan ibadah Natal allah Tuhan Yesus Kristus akan turun ke dunia untuk memberi perlindungan damai dalam keluarga,tetangga dan Riski yang melimpah pada umat Kriten di seluruh dunia, kita akan dilindungi sampai ajal menjemput sampai di surga Allah.



             














































Selasa, 27 Desember 2016

DANRAMIL KALIJAMBE KOMSOS DENGAN TOGA

Sragen selasa 27 Desember 2016 Danramil 18/Kalijambe Kapten Kav Darmono laksanakan Komsos pada Senin tanggal 26 Desember 2016 pukul 08.30 s/d 09.30 bertempat di Kantor Koramil 18/Kalijambe dengan Ketua PCPM Muhamadiyah Ranting Kalijambe periode 2016 – 2020 (Bpk. Widodo) membahas tentang “melalui silaturohmi  wujudkan solidaritas dan profesionalisme“, saran dan masukan Danramil 18/Kalijambe adalah diantaranya Kegiatan silaturohmi bersama Unsur TODA seperti Muhamadiyah dilakukan  untuk mewujudkan sinergitas agar terjalin komunikasi yang baik sehingga suasana kekeluargaan dan hubungan emasional tetap terjaga dengan baik.

Sesuai dengan jatidiri, TNI akan tetap konsisten terhadap peran dari berbagai macam aspek, Kami siap selalu dalam keadaan yang bagaimanapun untuk tetap terjaganya keutuhan NKRI diperlukannya dukungan moril dari komponen masyarakat. Kami mohon agar peran serta para TODA  dan Ormas diwilayah untuk dapat mengisi pembangunan baik pembangunan materiil maupun pembangunan spirituil dengan demikian dapat menjadi masyakat yang madani (masyarakat yang taat hukum).


Manfaat pertemuan adalah dapat terjalin komunikasi antara Danramil dengan tokoh Pemuda Muhamadiyah sehingga terjalin hubungan emosional setiap waktu untuk memudahkan koordinasi dilapangan. Kegiatan tersebut berdasarkan surat Telegram Dandim 0725/Sragen Nomor: ST/28/2013 tanggal 25 Pebruari 2013 tentang perintah agar mengoptimalkan kegiatan Komsos TNI diwilayah masing-masing.

Senin, 26 Desember 2016

BABINSA SRIBIT HADIRI MAULID NABI

Sragen, 26 Desember 2016, Pelda M. Yadi melaksanakan komsos kreatif bersama Kades Sribit Bp. Sutar, Tokoh Agama dan masyarakat dk. Kijon Ds.  Sribit. Hadir ± 350 orang jama'ah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,  bertempat di rumah bpk.  H.  Rokhim rt.  03 rw.  II dk.  Kijon Ds.  Sribit pada 24 desember 2016 pukul 20.00 Wib.

Dalam kesempatan tersebut Babinsa Sribit Pelda M.  Yadi menyampaikan agar kita senantiasa mendahulukan ukhuwwah, kerukunan, menjaga persatuan dan kesatuan serta menguatkan rasa cinta tanah air,  Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Babinsa juga mengajak kepada seluruh jamaah pengajian untuk bersama-sama mensuri tauladani Baginda Rasul Muhammad SAW, karena beliau adalah Uswatun Khasanah.
Hadir sebagai pengisi tausiyah Bpk.  KH.  Muhammad Zaeni pengasuh Ponpes manba'ul ulum Trombol Mondokan.  Dengan isi tausiyah jangan pernah melupakan sejarah karena setiap manusia pasti akan mengukir sejarah,  oleh karena itu selama hayat dikandung badan mari kita bersama-sama mengukir sejarah yang baik.  Karena kelak anak cucu kita akan mengenang.


Sebelum acara maulid usai,  Babinsa ds.  Sribit didaulat untuk ikut membaca solawat bersama group rebana al husna. Pada pkl. 22.30 Wib acara selesai dengan aman dan tertib.

BRIEFING PAM NATAL DAN TAHUN BARU 2017 KORAMIL 13/SUKODONO

Sragen, Kamis tanggal 22 Desember  2016  pukul  19 30 s/d  20 30 Wib, bertempat di Kantor Polsek Sukodono Kab.Sragen telah dilaksanakan pertemuan anggota Koramil 13/Sukodono dan anggota Polsek Sukodono dipimpin Kapolsek Sukodono AKP Bambang Irwadi S.Sos.MM dalam rangka pengamanan natal dan tahun baru 2017, Hadir dalam kegiatan tersebut 16 orang terdiri dari : Akp Bambang Irwandi,S.Sos.MM (Kapolsek Sukodono), Iptu Sutomo(Waka Polsek Sukodono), Serma Suwardi (Babinsa Karanganom), Serda Rohmad (Babinsa Baleharjo), Serda Hartadi (Babinsa Pantirejo), Serda Heryawan (Babinsa Gebang), 10 orang anggota Polsek Sukodono (Kanit, KSPK,Babinkamtibmas).

              Sambutan Kapolsek Sukodono sbb : Ucapan selamat datang kepada rekan-rekan anggota TNI Polri dan terima kasih kepada rekan-rekan Babinsa yang bersedia hadir dalam pertemuan malam ini walaupun kondisi capek selesai melaksanakan kegiatan  Apel Danramil Babinsa se Kodim 0725/Sragen selama 2 hari di Gedung Korpri Sragen, tujuan diadakan pertemuan adalah dalam waktu dekat pada hari Minggu tanggal 25 Desember 2016 wilayah kita terdapat 2 Gereja yaitu Gereja Bethel Indonesia (GBI) alamat Dk Tisan RT.09 Ds.Karanganom Kec.Sukodono Kab.Sragen dan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Pepanthan Tanon alamat Dk.Bonorejo Ds.Baleharjo Kec.Sukodono Kab.Sragen tugas kita mengamankan perayaan Misa dan menciptakan situasi wilayah Kec.Sukodono tetap Kondusif sampai tahun baru 2017.


              Dalam pelaksanaan tugas TNI Polri Babinkamtibmas Babinsa secara bersama-sama, kebanggaan yang ada di dada kita NKRI harga mati kita tunjukkan sebagai tuntutan tanggung jawab, langkah langkah yang harus dilaksanakan sbb: Adakan pendekatan tokoh-tokoh di wilayah binaan masing-masing, Penggalangan, pencegahan dan Waspadai melalui sarana komunikasi sosial lapor setiap kejadian dan penonjolan pada kesempatan pertama.

Kamis, 22 Desember 2016

DANDIM SRAGEN HADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD SRAGEN

Sragen, Kamis tanggal 22 Desember 2016 pukul 10.00 s/d 12.15 bertempat di ruang sidang paripurna DPRD Kab.Sragen telah berlangsung sidang Paripurna dengan agenda mendengarkan pendapat dari Fraksi-fraksi tentang APBD Kab.Sragen tahun angaran 2017 dihadiri lk 60 orang. Nampak hadir dalam acara tersebut  Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati ( Bupati Sragen), Letkol Inf Denny Marantika ( Dandim 0725/Sragen), Kompol Taufik SH ( Kabagsumda Polres Sragen), Herrus Batubara SH.MH (Kajari Sragen), Letkol Inf Andi Bagus Dian Arika SIP (Danynif 408/SBH), Peltu Sukur (Mewakili Danaubdenpom IV/1-4 Sragen), Dr. Wahyu Hidayat (As III Setda Sragen), Kabag,Kadinas dan instansi terkait Kab.Sragen serta Tamu undangan lain.

Pendapat / sikap Fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah tentang anggaran APBD kab. Sragen tahun anggaran 2017
Reaksi PDIP, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia peruangan, selanjutnya setelah melalui proses pembahasan dan kecintaan fraksi kami terhadap seluruh masyarakat Sragen, akhirnya Alhamdulillahi Rabbil Alamin, segala puji bagi Allah sekalian alam Fraksi Partai Demokrasi Indonesia perjuangan dapat menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan daerah kabupaten Sragen tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sragen Tahun
Anggaran 2017 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah perda.
Demikian penyampaian Pendapat Akhir Fraksi PDI Perjuangan DPRD
Kabupaten Sragen terhadap Raperda tentang APBD Kabupaten Sragen Tahun
Anggaran 2017, dan kami berharap pada Penetapan APBD Tahun berikutnya dilakukan tepat waktu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, sehingga semua program kegiatan yang tertuang didalamnya segera dapat
dilaksanakan agar tujuan Sragen yang makmur dan sejahtera dapat segera
terwujud.

Fraksi PKB, Partai Kebangkitan Bangsa menyampaikan pendapat sebagai berikut "dengan mengucapkan bismillahirohmanimohim Fraksi Partai Kebangkitan Bangasa DPRD Kabupaten Sragen dapat menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah, Kabupaten Sragen tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Aagguan 2017 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah tentang Anggaran Perdapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 201T dan selanjutnya memerintahkan untuk diundangkan dalam lembaran daerah.

Fraksi PKS, Akhirnya dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT. Alhamdulillah Rabbil Alamin Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (Fraksi PKS) dapat MENERIMA DAN MENYETUJUI Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sragen Tentang
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).


Fraksi Partai Gerindra, Dengan mengucap Bismillahirromanirrahim dan memohon rahmat Allah SWT, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sragen dapat menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sragen tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah tentan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 dan selanjutnya untuk di Undangkan dalam lembaran daerah demikian pendapat Fraksi Partai Gerindra terhadap rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sragen tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017.
Fraksi Partai Amanat Demokrat Persatuan, Setelah melalui proses pembahasan dan pengkajian, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim akhirnya Fraksi amanat Demokrat persatuan dapat Menerima dan Menyetujui Rancangan
Peraturan Daerah Kabupaten sragen tentang Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah Kabupaten sragen Tahun Anggaran 2017 dimana Anggaran Pendapatan Daerah sebesar Rp. 1.981.694.698.000,- ( satu trilyun, sembilan ratus delapan puluh satu milyar, enam ratus sembilan puluh empat juta, enam ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah) dan Belanja Daerah sebesar Rp. 2.083 180,920,000
(dua trilyun, delapan puluh tiga milyar, seratus delapan puluh juta, sembilan ratus dua puluh ribu rupiah) Demikian penyampaian Pendapat Akhir Fraksi Amanat Demokrat Persatuan DPRD Kabupaten Sragen, terhadap Rancangan
Peraturan Daerah Tentang APBD Kabupaten Sragen Tahun Anggaran
2017, dan kami berharap pada Penetapan APBD Tahun Anggaran
2017 dan seterusnya dilakukan tepat waktu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga semua program kegiatan yang tertuang didalamnya segera dapat dilaksanakan.


Fraksi Partai Golkar, Setelah melalui proses pembahasan sejak awal sampai dengan akhir, maka dengan memohon kepada Allah SWT Fraksi Partai Golongan Karya Dapat renerima dan menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sragen Tahun Anggaran 2017 dengan pendapatan Daerah yang tidak mengalami kenaikan sebesar Rp.1.981.698.698.000
dan Belanja Daerah yang juga tidak mengalami kenaikan sebesar
Rp. 2.083.180.920.000 sebagaimana telah disempurnakan dalam pembahasan tahap akhir, untuk selanjutnya disahkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Sragen".


Inti Sambutan Bupati Sragen antara lain,  pendapat Bupati Sragen pada pandangan Fraksi - Fraksi dalam Paripurna DPRD Sragen Hari Kamis, tanggal  22 DESEMBER 2016. mari kita Panjatkan Puji Syukur atas rahmat Nya dengan selesainya Rancangan APBD tahun 2017 dan ditetapkan menjadi Perda, Insya Allah menjadi sesuatu hal yang lebih baik untuk Kabupaten Sraten yang kita cintai. Ucapan terimakasih atas kerjasamanya dalam menyusun Rancangan APBD Sragen tahun 2017 yang membutuhkan waktu beberapa lama melalui pandangan fraksi fraksi telah disampaikan 6 ( enam ) fraksi yang ada Bupati menerima menjadi catatan catatan insya Allah akan ditindaklanjuti. Mulai awal tahun 2017 akan dilaksanakan yang lebih gigih untuk wujudkan visi Kabupaten Sragen Bangkit Bersama untuk mewujudkan Kabupaten sragen vang lebih sejahtera PAD Kabupaten Sragen Bupati Sragen akan sungguh sungguh berusaha bersama sama dengan pihak - pihak vang terkait dengan kerja lebih giat demi kemakmuran Kabupaten Sragen.

- Ucapan Terimakasih kepada segenap warga Kabupaten Sragen yang selama ini sudah banyak membantu dalam kelancaran pelaksanaan program.


APEL GELAR PASUKAN PAM OPS LILIN CANDI 2016

Sragen, Kamis  tanggal 22 Desember 2016 pukul 09.15 s/d  09.45 Wib, bertempat di Lapangan Polres Sragen telah dilaksanakan APEL GELAR PASUKAN PENGAMANAN OPERASI KEPOLISIAN"LILIN CANDI 2016 "Dengan tema KITA TINGKATKAN SINERGITAS PENGAMANAN NATAL 2016 DAN TAHUN BARU 2017,GUNA MENINGKATKAN  KESIAPAN DAN KEMAMPUAN PERSONIL POLRI DALAM RANGKA MENCIPTAKAN SITUASI YANG KONDUSIF DI WILAYAH HUKUM POLRES SRAGEN TAHUN 2017" Sebagai Pimpimpinan Apel Dedy Endriyatno. SE (Wakil Bupati Sragen),Komandan Apel AKP Agung Ari P (Kasat Sabara Polres Sragen)Diikuti lk. 2000 orang.Hadir dalam acara Dedy Endriyatno SE( Wakil  Bupati Sragen ), KOMPOL Danu Pamungkas Danu Totok SH SIK (Wakapolres Sragen), Letkol Inf Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen), Letkol Inf Andi Bagus Dian Arika ( Danyon 408/ Sbh Sragen ) Herrus Batubara (Kajari Sragen), Slamet Riadi (KA Pengadilan Negeri Sragen), Endro Supriyadi S KOM ( Ketua GP Ansor Sragen.) Dan tamu undangan lain
Adapun Susunan Peserta Apel adalah 1 SSR Subdenpom, 1 SST Yon 408/SBH, 1 SST Kodim 0725/Srg,  1 SSR Tim gersang dari polres Sragen, 1 SST PA Staf dan Kapolsek, 2 SSTDalmas, SST Lantas, 2 SST Intelkam,Reskrim,Narkoba, 2 SSK Polsek jajaran, 1 SST Staf Mapolres, 1 SST Pol PP, 1 SSR Dishub, 1 SST sar Tagana,sar Himalawu, 1 SST (Senkom,Orari,Rappi), 1 SSR PMK, 1 SSR Dinas Kesehatan, 1 SST Saka Bayangkara.

Amanat Kapolri Jendral polisi Tito karnavian yang dibacakan oleh Dedy Endriyatno.SE (Wakil Bupati Sragen) sbb  Assalamualaikum salam  sejahtera  Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat alloh swt karena pada hari ini telah dilaksanakan Apel gelar pasukan operasi Lilin 2016 secara serentak diseluruh jajaran Polri.  Apel ini untuk menghadapi natal dan tahun baru 2017 baik pada aspek personil,sarana prasarana,anggara n serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI,pemda,dan mitra kamtibmas launya,pada perkembgan global saat ini masih ada aksi teror di berbagai negara baik secara langs maupun tidak langsung berbagai kejadian tersebut akan berimplikasi terhadap kondisi keamanan dalam negri. Beberapa kejadian akhir akhir banyak aksi teror yang berlangsung dibeberapa tempat  ini akan berpotensi timbulnya ganguan di berbagai tempat dan ini menjadi tugas Polri dan kita semua. Peraayan Natal dan tahun baru merupakan  momen berlibur bagi ebagaian besar kalanahan masyarakat di indonesia karena itu diprediksi akan terjadi konsektrasi mobilisasi masyarakat dari satu tempat ke tempat lain serta munculnya titik kinsentrasi masa ditempat tertentu seperti tempat wisata,pusat perbelanjaan,pelabuhan,bandara udara,terminal dan tmpat lainya. Secara keseluruha Polri mengerahkan 85.744 personil Polri dibantu 15.096 personil TNI serta 55.130 peronil gabungan dari satpol Pp,Dishub,Dinkes,Pramuka dan jasa raharja para personil akan ditempatkan 1.609 pos pengamanan dan 643 ops pelayanan guna memberikan pengamanan kamtibmas dan  kamseltibcarlantas.


Untuk itu pada kesempatan ini ada beberapa hal yang saya sampaikan untuk dipedomani dan dilaksanakan yaitu Tingkatkan kewaspadaan dan kesiap siagaan diri maupun satuan dalm melaksanakan tugas.Siapkan serta peluhara kondisi fisik dan mental untuk dapat senantisa memberikan pelayanan prima kepada masyakat. Persiapkan degan baik seluruh peralatan sarana dan prasaana untuk mendkung kelancaram dan keberhasilan operasi. Laksanakan tugas dengan penuh rasa ketulusan an jeiklasan serta semnagat pengabdian terbaik. Pengelaran personil harus mamapu memberiakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Lakukan tindakan pro aktif  dan antisipatif dengan mekan semua fungsi kepolisian. Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional.Perkuat kerja sama yang sinergis dan harmonis dengan seluruh instansi terkait. Sebelum mengahiri amanat ini selaku pimpinan polri saya mengucapkan terimakasih jepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif d alm apel gelar pasukan operasi lilin 2016 ini dan saya mengucapkan selamat natal 2016 dan tahun baru 2017.

KASDIM 0725/SRAGEN HADIRI UPACARA HARI IBU DI PEMDA

Mayor inf. Tato Sugiyarto, S. Pd ( Kasdim 0725/sragen ) menghadiri Upacara dalam rangka memperingati hari ibu ke-88 tahun 2016. Pada hari Kamis tanggal 22 Desember 2016 pkl. 07. 15 s/d. 08. 35 wib, Bertempat di Halaman Pemda Sragen. Sebagai Irup ( Inspektur Upacara ) Dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati ( Bupati Sragen ), sebagai Dan Up ( Komandan Upacara ) Aipda Heni ( polwan polres Sragen ) Peserta upacara 450 orang.

Hadir dalam acara tersebut Dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati ( Bupati Sragen ), Letkol inf. Andi Bagus Dian Arika ( Danyon 408 / Sbh ) beserta ibu, Mayor inf. Tato Sugiyarto, S. Pd ( Kasdim 0725/sragen ) beserta Ibu Dandim 0725/Sragen Ibu Mairina Megawati Marantika, Kompol Danu Pamungkas Totok, SH. SIK ( Wakapolres Sragen ) beserta ibu, Herus Batubara, SH. MH ( Kajari Sragen ), Dedy Endriyatno ( wakil Bupati Sragen ), Kompol Supandi. S.Sos. MH ( Wakaden Brimob Surakarta ), Peltu Amdul Sukur ( Mewakili DanSubdenpom IV/1-4 Sragen ), serta instansi terkait

Sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI ITD Yohana Yembise yang dibacakan Bupati Sragen selaku Irup bahwa Peringatan Hari Ibu setiap tahunnya diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia, yang telah berjuang bersama-sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang meningkatkan kualitas hidupnya. Inilah yang membedakan Hari Ibu di Indonesia dengan Peringatan "Mother Days" di beberapa negara di dunia. Hari Ibu di

Indonesia dilandasi oleh tekad dan perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tenteram, damai, adil, dan makmur sebagaimana dideklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

Peristiwa inilah yang kemudian dijadikan sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dan diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Ibu, baik di dalam maupun luar negeri. Komitmen pemerintah juga dibuktikan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959, yang menetapkan bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu sekaligus Hari Nasional bukan hari libur.

Peringatan Hari Ibu juga menunjukkan bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia, telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki-laki, mengingat keduanya merupakan sumber daya potensial yang menentukan keberhasilan pembangunan. Momentum Hari Ibu juga dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kita semua, tentang berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan. Perjalanan panjang selama 88 tahun, telah mengantarkan berbagai keberhasilan bagi kaum perempuan dan kaum laki-laki dalam menghadapi berbagai tantantan global dan multi dimensi, khususnya perjuangan untuk mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia.

Sementara itu di era kekinian, Peringatan Hari Ibu diharapkan dapat mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa agar mempertebal tekad dan semangat unfuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembangunan dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.

Perempuan dan laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara di dalam mencapai tujuan negara serta di dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang pembangunan seperti bidang pendidikan, ekonomi, sosial, politik, dan hukum. Perempuan dan laki-laki juga mempunyai kesempatan, akses serta peluang yant sama sebagai sumber daya pembangunan.

Hal ini juga sesuai dengan target yang harus dicapai dalam tujuan pembangunan nasional, baik jangka menengah dan jangka panjang ataupun target goals dari Suistainable
Deueloptnent Goals (SDGs) sampai dengan tahun 2030 mendatang. Dengan mempertimbangkan kondisi dan isu-isu prioritas saat ini, PHI ke- 88 Tahun 2016 mengangkat tema "Kesetaraan Laki-Laki dan Perempuan untuk Mewujudkan Indonesa yang Bebas dari Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Perdagangan Orang dan Kesenjangan Akses Ekonomi terhadap Perempuan."

Hal ini didasari oleh situasi dan kondisi di masyarakat saat ini, manakala persoalan kekerasan, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi perempuan, masih sangat tertinggal dibandingkan laki-laki. Berbicara kekerasan dan perdagangan orang (humon trafficking), saat ini juga menjadi salah satu perhatian yang sangat serius dari pemerintah. Korban terbesar dari kasus-kasus kekerasan dan perdagangan orang, baik yang terlaporkan ataupun tidak terlaporkan adalah perempuan dan anak. Maraknya kekerasan khususnya kejahatan seksual terhadap anak juga menjadi permasalahan bangsa, yang harus segera dituntaskan oleh berbagai kalangan. Hal ini mengingat bahwa anak adalah tunas muda harapan bangsa, yang kelak akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa di masa mendatang.

Untuk itu seiring dengan perkembangan jaman dan globalisasi dunia yang tenrs berjalan, saat ini pun peran dan kontribusi perempuan dalam pembangunan tidak dapat dipungkiri lagi. Di Indonesia, saat ini telah banyak kaum perempuan yang memiliki peran dan posisi strategis di berbagai kehidupan. Hal ini membuktikan bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri. Perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara juga mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of
change).

Pergerakan perempuan dalam pembangunan, tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha ataupun masyarakat. Untuk itu, semua rangkaian kegiatan dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016 ini diharapkan mampu berjalan sesuai dengan prinsip "equal partnership". Prinsip ini mencerminkan bagaimana perempuan Indonesia bersama kaum laki-laki berperan membangun bangsa, sekaligus juga berperan aktif membangun kesejahteraan dan menjalin hubungan yang erat dengan berbagai bangsa di dunia, baik di tingkat regional maupun internasional

Pada kesempatan PHI ke-88 Tahun 2016 ini, kami juga ingin menyampaikan bahwa pelibatan dan peningkatan peran kaum lakilaki dan keluarga dalam pembangunan, juga menjadi bagian yang penting dalam rangka penghapusan segala bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan lainnya serta berbagi upaya untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa. Pelibatan laki-laki dalam berbagai upaya untuk mewujudkan kesetaraan gender juga sejalan dengan dideklarasikan kampanye global "He for She" di mana Bapak Presiden Joko Widodo, menjadi salah satu dari 10 (sepuluh) Kepala Negara di dunia yang didaulat untuk menjadi duta kampanye. Tentunya ini membawa makna positif bagi bangsa Indonesia, untuk terus menggaungkan pentingnya kesetaraan gender dalam berbagai dimensi pembangunan dan kehidupan masyarakat.

Sementara itu di lain sisi pentingnya ketahanan keluarga juga menjadi bagian yang harus "dikampanyekan" kembali dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Apabila kita cermati bersama, maraknya berbagai persoalan bangsa dan kompleksitas masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat seperti : kekerasan, traficking, p0rn0grafi, Infeksi Menular S*e*k*su*al dan HIV/AIDS, narkoba, kriminalitas dan lainnya disebabkan karena runtuhnya pondasi ketahanan dalam keluarga. Untuk itu ketahanan keluarga (melalui penanaman nilai-nilai budi pekerti dan iman dan takwa) menjadi salah satu pilar untuk menjawab dan mengatasi berbagai masalah sebagaimana tersebut di atas. Peran keluarga dituntut untuk lebih diperkuat, dibarengi dengan penanaman nilai-nilai kekeluargaan. Pentingnya peran keluarga, apabila dipahami secara mendalam telah diwariskan oleh para leluhur kita sejak puluhan tahun yang lalu.

Akhirnya, saya mengajak semua masyarakat khususnya kaum perempuan Indonesia untuk terus berkarya, mampu menjaga sosok yang mandiri, kreatif, inovatif,  percaya diri dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas dirinya, sehingga bersama lakilaki menjadi kekuatan yang besar dalam membangun bangsa.

Selamat Hari Ibu ke-88 bagi kita semua. Semoga Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa melindungi semua langkah dan perjuangan dalam membangun bangsa dan negara tercinta.


setelah upacara dilanjutkan Penandatanganan Deklarasi Warga Oleh Bupati Sragen/Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan Ormas Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia dan Forum Kerukunan Umat Beragama 

DANDIM 0725/SRAGEN MENJADI INSPEKTUR UPACARA PADA HARI IBU

Kodim 0725/Sragen pada Hari Kamis Tanggal 22 Desember 2016 melaksanakn upacara Bendera sebagai salah satu rangkaian dari penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-88 Tahun 2016 yang dilaksanakan di Halaman depan Makodim 0725/Sragen.

Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Denny Marantika menjadi Irup ( Inspektur Upacara ), Danramil 15/Gemolong Kapten Inf Suratno sebagai Dan Upc ( Komandan Upacara ), Pengibar bendera dari anggota Sub Den Pom IV 4-1 Sragen Serma Budi Harso, Serda Supriyadi dan Serda Retno Waluyo, Pembaca UUD 1945 Serda Muslih, Pembaca sejarah PNS Puji Lestari dan PNS Widi Astuti.

Hadir  dalam kegiatan tersebut Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Denny Marantika, Kakanminvetcad IV/31 Sragen Mayor Inf Joko Sutrisno, Dansub Denpom IV 4-1 Sragen Kapten Cpm Yohanes Sigit, Para pasi Dim 0725/ Sragen, Para Danramil jajaran Kodim 0725/Sragen serta 197 Anggota.

Dandim 0725/Sragen selaku Irup membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Ibu Yohana Yembise bahwa Peringatan Hari Ibu setiap tahunnya diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia, yang telah berjuang bersama-sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang meningkatkan kualitas hidupnya. Inilah yang membedakan Hari Ibu di Indonesia dengan Peringatan "Mother Days" di beberapa negara di dunia. Hari Ibu di Indonesia dilandasi oleh tekad dan perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tenteram, damai, adil, dan makmur sebagaimana dideklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

Peristiwa inilah yang kemudian dijadikan sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dan diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Ibu, baik di dalam maupun luar negeri. Komitmen pemerintah juga dibuktikan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959, yang menetapkan bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu sekaligus Hari Nasional bukan hari libur.

Peringatan Hari Ibu juga menunjukkan bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia, telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki-laki, mengingat keduanya merupakan sumber daya potensial yang menentukan keberhasilan pembangunan. Momentum Hari Ibu juga dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kita semua, tentang berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan. Perjalanan panjang selama 88 tahun, telah mengantarkan berbagai keberhasilan bagi kaum perempuan dan kaum laki-laki dalam menghadapi berbagai tantantan global dan multi dimensi, khususnya perjuangan untuk mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia.

Sementara itu di era kekinian, Peringatan Hari Ibu diharapkan dapat mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa agar mempertebal tekad dan semangat unfuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembangunan dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.

Perempuan dan laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara di dalam mencapai tujuan negara serta di dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang pembangunan seperti bidang pendidikan, ekonomi, sosial, politik, dan hukum. Perempuan dan laki-laki juga mempunyai kesempatan, akses serta peluang yant sama sebagai sumber daya pembangunan.

Hal ini juga sesuai dengan target yang harus dicapai dalam tujuan pembangunan nasional, baik jangka menengah dan jangka panjang ataupun target goals dari Suistainable
Deueloptnent Goals (SDGs) sampai dengan tahun 2030 mendatang. Dengan mempertimbangkan kondisi dan isu-isu prioritas saat ini, PHI ke- 88 Tahun 2016 mengangkat tema "Kesetaraan Laki-Laki dan Perempuan untuk Mewujudkan Indonesa yang Bebas dari Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Perdagangan Orang dan Kesenjangan Akses Ekonomi terhadap Perempuan."

Hal ini didasari oleh situasi dan kondisi di masyarakat saat ini, manakala persoalan kekerasan, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi perempuan, masih sangat tertinggal dibandingkan laki-laki. Berbicara kekerasan dan perdagangan orang (humon trafficking), saat ini juga menjadi salah satu perhatian yang sangat serius dari pemerintah. Korban terbesar dari kasus-kasus kekerasan dan perdagangan orang, baik yang terlaporkan ataupun tidak terlaporkan adalah perempuan dan anak. Maraknya kekerasan khususnya kejahatan seksual terhadap anak juga menjadi permasalahan bangsa, yang harus segera dituntaskan oleh berbagai kalangan. Hal ini mengingat bahwa anak adalah tunas muda harapan bangsa, yang kelak akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa di masa mendatang.

Untuk itu seiring dengan perkembangan jaman dan globalisasi dunia yang tenrs berjalan, saat ini pun peran dan kontribusi perempuan dalam pembangunan tidak dapat dipungkiri lagi. Di Indonesia, saat ini telah banyak kaum perempuan yang memiliki peran dan posisi strategis di berbagai kehidupan. Hal ini membuktikan bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri. Perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara juga mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of
change).

Pergerakan perempuan dalam pembangunan, tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha ataupun masyarakat. Untuk itu, semua rangkaian kegiatan dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016 ini diharapkan mampu berjalan sesuai dengan prinsip "equal partnership". Prinsip ini mencerminkan bagaimana perempuan Indonesia bersama kaum laki-laki berperan membangun bangsa, sekaligus juga berperan aktif membangun kesejahteraan dan menjalin hubungan yang erat dengan berbagai bangsa di dunia, baik di tingkat regional maupun internasional

Pada kesempatan PHI ke-88 Tahun 2016 ini, kami juga ingin menyampaikan bahwa pelibatan dan peningkatan peran kaum lakilaki dan keluarga dalam pembangunan, juga menjadi bagian yang penting dalam rangka penghapusan segala bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan lainnya serta berbagi upaya untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa. Pelibatan laki-laki dalam berbagai upaya untuk mewujudkan kesetaraan gender juga sejalan dengan dideklarasikan kampanye global "He for She" di mana Bapak Presiden Joko Widodo, menjadi salah satu dari 10 (sepuluh) Kepala Negara di dunia yang didaulat untuk menjadi duta kampanye. Tentunya ini membawa makna positif bagi bangsa Indonesia, untuk terus menggaungkan pentingnya kesetaraan gender dalam berbagai dimensi pembangunan dan kehidupan masyarakat.

Sementara itu di lain sisi pentingnya ketahanan keluarga juga menjadi bagian yang harus "dikampanyekan" kembali dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Apabila kita cermati bersama, maraknya berbagai persoalan bangsa dan kompleksitas masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat seperti : kekerasan, traficking, p0rn0grafi, Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS, narkoba, kriminalitas dan lainnya disebabkan karena runtuhnya pondasi ketahanan dalam keluarga. Untuk itu ketahanan keluarga (melalui penanaman nilai-nilai budi pekerti dan iman dan takwa) menjadi salah satu pilar untuk menjawab dan mengatasi berbagai masalah sebagaimana tersebut di atas. Peran keluarga dituntut untuk lebih diperkuat, dibarengi dengan penanaman nilai-nilai kekeluargaan. Pentingnya peran keluarga, apabila dipahami secara mendalam telah diwariskan oleh para leluhur kita sejak puluhan tahun yang lalu.

Akhirnya, saya mengajak semua masyarakat khususnya kaum perempuan Indonesia untuk terus berkarya, mampu menjaga sosok yang mandiri, kreatif, inovatif,  percaya diri dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas dirinya, sehingga bersama lakilaki menjadi kekuatan yang besar dalam membangun bangsa.

Selamat Hari Ibu ke-88 bagi kita semua. Semoga Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa melindungi semua langkah dan perjuangan dalam membangun bangsa dan negara tercinta.




Kegiatan Kodim 0725/Sragen
Kemanunggalan TNI dengan rakyat

secawan madu

small rss seocips Music MP3
Ngademke Pikir Bro!!! biar ndak stres