" TNI MANUNGGAL DENGAN RAKYAT "
SATUAN BEBAS PELANGGARAN

Jumat, 28 April 2017

KODIM SRAGEN BINA EXS NARAPIDANA

Sragen, 28 April 2017

Pada Hari Jumat Tanggal 28 April 2017 Pukul 09.40 - 10.00 Wib bertempat di Rumah Exs Napiter ( Exs Narapidana Teroris ) Bp. Paimin dengan alamat Dk Maron Rt 14 Ds Karanganyar Kec Sambungmacan talah berlangsung anjangsana Komandan Koramil 09/ Sambungmacan ( Kapten Arh Sugeng Riyanto ), Hadir dalam acara anjangsana tersebut Camat Sambungmacan ( Joko Suratno ), PA Sandi Letda Arm. Waskito ( Plh Pasi Intel Kodim 0725/Sragen ), Bayan Dk Maron Ds Karanganyar Kec Sambungmacan ( Ruswanto ).

Perlu diketahui bahwa Bp. Paimin ini adalah exs Narapidana teroris yang ditangkap oleh Densus 88 AT terkait terlibat dalam pembuatan dan teror racun di Serdang Kemayoran Jakarta Pusat. Yang bersangkutan divonis 4 Tahun penjara oleh Pengadilan Jakarta Pusat pada 17 April Tahun 2012, karena terbukti melanggar UU No. 15 Tahun 2000 tentang terorisme. Pada Saat ini yang bersangkutan tinggal di Dk. Maron Ds Karanganyar Kec Sambungmacan dengan bekerja sebagai pembuat bata dan penjual sekam padi. Saat ini Bp. Paimin sudah tidak menunjukkan kefanatikan di dalam beragama di masyarakat namun selalu dalam pantauan Kodim 0725/Sragen.

Dalam kesempatan tersebut Komandan Koramil Sambungmacan mewakili Komandan Kodim  memohonkan maaf karena Komandan Kodim tidak bisa hadir karena ada dinas mendadak yang tidak bisa di tinggalkan . Dari Kodim Sragen ke sini hanya silaturohhim kepada Bp. Paimin yang mana Bp pernah manjalani sebagai Napiter, Bp Paimin sekarang sudah kembali ke masyarakat sudah lama yang di harapkan jangan sampai Bp. Paimin mengulang kembali kejadian masa lalu lupakan semuanya. Dari Kodim Sragen memberikan bantuan berupa sembako Beras, gula  dan minyak goreng.






MENUMBUHKAN SIKAP DISIPLIN BABINSA LATIH PBB

Babinsa Koramil 04/Sidoharjo Kodim 0725/Sragen Serka M. Slamet melatih Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Pada Hari Jumat Tanggal 28 April 2017 kepada Siswa-Siswi Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) MTS Muhammadiyah 6 Sidoharjo yang berjumlah 60 Siswa yang dilaksanakan di halaman Sekolah.


Serka M. Slamet pada saat melatih memberikan materi dasar PBB tentang Sikap sempurna, Hadap Kanan/Kiri, Penghormatan, lencang Kanan/kiri dan seterusnnya, dan juga di jelaskan pentingnya latihan PBB tersebut bisa menumbuhkan sikap jasmani yang tegap dan tangkas, rasa persatuan, disiplin sehingga dengan demikian senantiasa dapat mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan individu, dan secara tak langsung juga menanamkan rasa tanggung jawab, kebersamaan, serta kekompakan.  

Kamis, 27 April 2017

KORAMIL-10/TANGEN LAKSANAKAN PENGHIJAUAN DI EMBUNG DESA DENAANYAR

Tangen, 27 April 2017

Kamis 27 April 2017 pkl 08.00 - 09.00 Koramil-10/Tangen melaksanakan penghijauan di areal Embung Desa Denanyar Kec. Tangen dengan target penanaman pohon jenis pohon Jati, Mahoni dan Kayu putih sebanyak 1000 pohon yang diawali dengan giat Apel Penghijauan dipimpin Bpk. Sektiyono (Camat Tangen) dan dilanjutkan dengan penanaman pohon diikuti  130 antara lain Bpk. Sektiyono,S  sos (Camat Tangen), Kapten Cpl Petrus Catur (Danramil Tangen), Iptu Agus (mewakili Kapolsek), Para Kades se Kec. Tangen, Perangkat Desa, Linmas dan Ibu PKK Desa Denanyar, Perhutani Wil Tangen, FKPPI Rayon Tangen, Siswa sekolah MTSN Nurul Huda serta Masyarakat ( Karang Taruna dan warga desa Denanyar)

Penyampaian Camat sebagai pimpinan Apel mengatakan bahwa penghijauan ini diprakarsai oleh Koramil 10/Tangen bekerja sama dengan seluruh komponen yang berada di Kec. Tangen. Kegiatan ini agar dapat dikembangkan secara terus menerus dan harus dijaga setelah penanaman pohon sehingga dapat tumbuh dengan baik serta mengajak bersama-sama kepada mensyarakat khususnya yang berada di Wilayah waduk/embung bantaran agar berperan aktif pentingnya akan pelestarian alam dan mempunyai kemampuan untuk berperan dalam pelestarian alam karena memperoleh manfaat dari kegiatan ini sehingga tidak terjadi kerusakan alam akibat kegiatan manusia. kegiatan penghijauan yang dilaksanakan tersebut merupakan wujud kepedulian dan kesunguhan untuk ikut berperan dalam pelestarian dan menjaga lingkunga, sehingga kerusakan Ekosistem dapat diminimalisir.



UPACARA HUT PEMASYARAKATAN KE-53 KELAS II A SRAGEN

Sragen, 27 April 2017

Pada hari Kamis, tanggal 27 April 2017 pukul 08.00 s/d 08.45 bertempat di Lapangan dalam Kantor Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Sragen telah dilaksanakan Upacara Bendera Hari Ulang Tahun Pemasyarakatan ke 53 dengan tema " Kami Kerja Nyata, Pasti Bersih Melayani ", selaku Irup Drs. Rudy Djoko Sumitro, Bc,IP.SH dan Danup Slamet Hariyadi, SST (Kasubsi Sarana Kerja LP) yang di ikuti lk 200 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Drs. Rudy Djoko Sumitro, Bc,IP.SH, AKBP Cahyo Widiarso, SH. SIK. MH (Kapolres Sragen), Letda Arm Waskito (Pa Sandi mewakili Dandim 0725/Sragen ), Sri Murni, SH (Kasi Datun mewakili Kajari Sragen), Porwo Samsoko (mewakili Kasatpol PP Sragen), dr. Didik Hariyanto (RSUD Sragen), Subiyakto, BcI. SH (Ka Rubasan), Seluruh Personil LP Sragen
 Adapun inti amanat  Menteri Hukum dan Ham RI yang dibacakan Irup antara lain : Pertama-tama saya mengucapkan "Selamat Hari Bhakti Pemasyarakatan yang Ke-53 selamat ulang tahun kepada setiap insan-insan Pemasyarakatan di seluruh penjuru tanah air, di pelosok-pelosok negeri, dan juga yang ada pada Unit Pelaksana Teknis di pulau-pulau terluar.  Kita semua menyadari bahwa refleksi perjalanan panjang Pemasyarakatan dari tahun 1964 sampai saat ini seharusnya menjadi cermin untuk kita berbenah, menata, merapihkan dan memantaskan diri. Lima puluh tiga tahun bukanlah perjalanan waktu yang singkat untuk kita instrospeksi diri, mendewasakan sikap, dan mematangkan langkah dalam mencapai tujuan yang dicita-citakan.

Pada hari ini tanggal 27 April, lima puluh tiga tahun yang lalu. Sejarah mencatat sebuah transformasi besar. Api revolusi yang dikobarkan para pendahulu kita saat itu, mampu menjebol dan menggulingkan hegemoni sistem kepenjaraan yang telah hidup selama berpuluh-puluh tahun bahkan berabad-abad dari praktik penegakan hukum di Indonesia. Revolusi yang menuntut negara dibentuk atas dasar kepribadian bangsa dan menentang segala bentuk penindasan, akhirnya benar-benar diwujudkan pada 27 April 1964, dimana tonggak awal sistem Pemasyarakatan ditancapkan sebagai tanda kedaulatan bangsa Indonesia dalam perlakuan terhadap pelanggar hukum yang lebih manusiawi. Konferensi kepenjaraan di Lembang yang menjadi tempat lahirnya Sistem Pemasyarakatan, dalam dokumennya menjelaskan, bahwa segala bentuk dan pandangan yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia saat itu ditransformasikan oleh kekuatan revolusioner yang menghendaki terciptanya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Revolusi menghendaki masyarakat Indonesia berdiri dengan kepribadian sendiri yaituPancasila, dan atas dasar kegotong-royongan sebagai suatu way of life dari bangsa kita.

Masyarakatan harus disusun dan dilaksanakan, yakni wujud kegotong royongan yang dinamis antara narapidana, petugas, dan masyarakat. Revolusi yang melahirkan kepribadian tersendiri bagi Pemasyarakatan, seharusnya sejalan dengan apa yang diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo dalam Nawacitanya yaitu Revolusi Mental, bahwa warga Indonesia harus mengenal karakter orisinil bangsanya. Revolusi tidak selalu berarti berperang melawan penjajah, namun merupakan refleksi tajam bahwa karakter bangsa harus dikembalikan pada aslinya. Karena sejatinya Indonesia merupakan bangsa yang berkarakter santun, berbudi pekerti, ramah, dan gotong royong. Karakter inilah yang seharusnya menjadi modal rakyat Indonesia menuju sejahtera.

Saya juga mengajak para hadirin dan seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk melakukan instropeksi diri dan segera bergerak melakukan pembenahan. Untuk memulai langkah-langkah perbaikan tersebut kita perlu sebuah kata kunci yaitu “KOMITMEN', yang akan menjadi pondasi kita, benteng kita, dalam mengaplikasikan niat baik kita untuk melakukan pembenahan diri. Maka dengan momentum inilah kita manfaatkan untuk melakukan perubahan dan melatar belakangi pembenahan secara massive dan total.  Setiap upaya yang telah memberikan kemajuan bagi institusi ini tentu harus mendapatkan penghargaan yang selayaknya, begitu juga dengan program reformasi birokrasi yang telah kita laksanakan dan membawa perubahan yang cukup besar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan. Saat ini kegiatan reformasi birokrasi pada Kementerian Hukum dan HAM, sedang dilakukan penilaian oleh Tim independen dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kita bersama-sama satukan tekad untuk memberikan yang terbaik bagi Pemasyarakatan. Mari kita bersihkan institusi yang kita banggakan ini dari praktek yang tidak bermartabat. Jauhkan korupsi dari tubuh kita. Kita mantapkan bahwa "Kami Kerja, PASTI Bersih Melayani".Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya terhadap seluruh jajaran pemasyarakatan yang telah memiliki komitmen kuat dalam melakukan pemberantasan HALINAR (HP, Pungli, dan Narkoba), serta upaya memperbaiki kualitas dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat. Kepada  pegawai yang berprestasi dalam melaksanakan tugas dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan penghargaan di bidang kepegawaian. Tetaplah memiliki semangat untuk bekerja dengan penuh dedikasi, memiliki komitmen untuk menjaga integritas moral dan memiliki keyakinan untuk membangun Pemasyarakatan yang lebih baik di masa depan. Tetaplah menjadi pelayan masyarakat yang mempunyai semangat mengabdi dengan tulus dan ikhlas kepada bangsa dan negara.




BABINSA PLUPUH SAMPAIKAN 4 PILAR KEBANGSAAN

Plupuh, 27 April 2017

Pada Hari Kamis Tanggal 20 April 2017 pukul 08.00 s/d 10.00 Wib Babinsa Koramil 20/Plupuh Sertu Sugiyono melaksanakan kegiatan pembinaan PPBN kepada Siswa – siswi SMK Tunas Harapan I Plupuh, bertempat di Aula SMK Tunas Harapan I Plupuh.

Adapun Materi yang disampaikan oleh Babinsa Koramil 20/Plupuh  antara lain, Materi tentang Sosialisasi pengetahuan 4 (empat) Pilar Kebangsaan yaitu Pilar Pancasila : Pilar mulailah bagi tegak kokoh berdirinya negara-bangsa Indonesia adalah Pancasila. Timbul pertanyaan, mengapa Pancasila diangkat sebagai pilar bangsa Indonesia. Perlu dasar pemikiran yang kuat dan meraih dipertanggung jawabkan sehingga meraih diterima oleh seluruh warga bangsa, mengapa bangsa Dalam negri menetapkan Pancasila sebagai base kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pilar Undang-Undang Dasar 1945 : Pilar kedua kehidupan berbangsa dan bernegara bagi bangsa Indonesia adalah Undang-Undang Basis 1945. Dalam rangka memahami dan mendalami UUD 1945, diperlukan memahami lebih dulu makna undang-undang dasar teruntuk kehidupan berbangsa dan bernegara dan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945.

Pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia : Sebelum kindertagesst├Ątte bahas mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia ada baiknya bila kita fahami jauh dahulu berbagai bentuk Pelosok yang terdapat di negara, apa kelebihan dan kekurangannya, untuk selanjutnya kita fahami mengapa para founding daddies negara ini memilih negeri kesatuan.

Pilar Bhinneka Tunggal Ika : Sesanti atau semboyan Bhinneka Tunggal Ika diungkapkan pertama kali oleh mPu Tantular, pujangga agung kerajaan Majapahit yang hidup dalam masa pemerintahan Raja Hayamwuruk, di abad ke empatbelas (1350-1389). Sesanti tersebut memiliki dalam karyanya, kakawin Sutasoma yang berbunyi “Bhinna ika tunggal ika, tan hana dharma mangrwa, ” yang artinya “Berbeda-beda itu, 1 itu, tak ada pengabdian yang mendua.






PENGAJIAN DALAM RANGKA ISRA MI’RAJ DI RUMDIS BUPATI SRAGEN

Sragen, 27 April 2017

Pada hari Rabu, tanggal 26 April 2017 pukul 19.30 s/d 22.00 Wib di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen telah dilaksanakan Pengajian dalam rangka peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW Kab. Sragen tahun 2017 dengan pembicara KH. Didik Purwo Darsono (dari Yogyakarta) sebagai penanggungjawab Ir. Endang Handayani, MM (Asisten I Sekda Kab. Sragen) yang diikuti ± 300 orang.

Hadir dalam Acara tersebut Dedy Endriyatno,SE (Wakil Bupati Sragen), Kapten Inf Muayat (Mewakili Dandim 0725/Sragen), Kompol Joni Susilo S.Pd (Mewakili Kapolres Sragen), Slamet Riyadi SH.MH (Ka PN Sragen), Harris SH.MH (Kasidatun Kejari Sragen), Kapten CPM Johanes Sigit (Dansubdenpom IV/1-4 Sragen), KH.Didik Purwo Darsono (dari Yogyakarta), KH Minanul Aziz M,ud. (Ketua MUI Sragen), KH. Muechtingudin B.Sc (Ketua FKUB Sragen), Kabag dan ka dinas Kab.Sragen, Muspika se Kab.Sragen, Toga,Tomas, Masyarakat dan tamu undangan lain.

 Sambutan yang disampaikan Dedy Endriyatno, SE (Wakil Bupati Sragen) : Alhamdulilah hari ini rangkaian dalam rangka menyambut bulan ramdhan kita berkumpul dalam rangka Isra Miraj, ada tiga inti dalam Isra Mi’raj tetapi salah satu perintah Allah SWT yang merupakan peristiwa penting yaitu ibadah  sholat. Sholat adalah perintah langsung oleh allah swt dan merupakan paramater kepribadian dari seseorang, dimana iman mereka bisa dilihat dari khusuknya dalam sholat dan sholat adalah satu-satunya pahala yang paling baik dari pada yang lain. Orang yang menunaikan sholat berarti adalah orang yang mendirikan agamanya, oleh karenanya ada edaran Bupati apabila adzan berkumandang agar segera sholat dan alhamdulilah masjid Pemda sudah mulai hidup. Sekarang banyak kegiatan sholat subuh berjamaah dimana kami berkeliling di beberapa tempat, setiap kali ada kegiatan subuh keliling banyak sekali jamaah yang datang dan ini jangan hanya kami saja yang melaksanakan subuh keliling tapi dari saudara-saudara mari kita hidupkan sholat berjamaah di lingkungan masing-masing.

Inti Tausiah yang disampaikan KH. Didik Purwo Darsono (dari Yogyakarta) : Syukur alhamdulilah kita masih diberi kesempatan dan kesehatan untuk Silaturahim dan Pengajian dalam rangka momentum Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, dimana kita mensyukuri peringatan ini yang bermanfaat bagi orang-orang dan semata-mata untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita. Peristiwa Isra Miraj salah satunya sebagai pelipur duka cita, wisata rohani yang menerima mukjizat yang lama dalam perjalanan ± 7 jam, yang bisa kita petik adalah merupakan miniatur perjalanan hidup seorang yang beriman, seperti Nabi sebagai uswatun hasanah bisa melewatinya. Ada tiga hal penting dalam Isra Miraj yang harus dilewati dan diketahui oleh manusia  yaitu Masjidil Haram, Masjidil Aqso, Sidrotul Muntaha dimana peristiwa itu tidak bisa kita pungkiri yaitu kelahiran, kematian dan bangkit kembali bergabung dengan makhluk yang lain untuk berinteraksi.

Manusia setelah meninggal dibangkitkan kembali karena untuk menghargai prestasinya, menghargai prasatinya, amalnya dan bekas-bekas yang ditinggalkanya, kalau kita tidak meyakini hal tersebut maka rugi di dunia dan di akhirat. Seorang laki-laki tidak dilihat dari ketampanannya akan tetapi dilihat dari kemampuan untuk siap menjadi imam untuk istrinya, memenuhi harapan keluarganya dan selalu istiqomah. Isra Miraj sebagai simbol perjalanan adalah syarat dinamika orang berjalan yang berorientasi ke masa depan artinya orang yang beriman punya konsep iman masa depan dengan ketaqwaan dan keimanan, yaitu masa depan sebelum mati dan masa depan sesudah mati.  Masa depan sebelum mati adalah mungkir dan masa depan sesudah mati itu adalah mungkin, tapi namanya mati itu pasti, hidup lagi itu pasti, adanya surga dan neraka itu pasti oleh karenanya dengan semangat Isra Miraj kita harus bersungguh-sungguh untuk mencari surga yang pasti akan tetapi jangan melupakan dunia. 

Allah berjanji bahwa dunia ini akan diwarisi oleh orang-orang yang sholeh, karenanya kita harus mendidik anak-anak kita menjadi anak yang sholeh agar mendapatkan apa yang telah dijanjikan oleh Allah, apabila tidak dikenakan dengan surga, pahala dan sholat maka tidak akan mendapatkan nikmat Allah, karena anak kita adalah amanah yang diberikan Allah kepada kita untuk mengantarkan mereka menjadi berprestasi dan mendidik mereka dengan 5 cara yaitu pinter, tegel kendel, prigel dan supel dan kita sebagai orang tua harus bisa menasehati dan menjaga anak-anak kita agar kedepan bisa menjadi anak yang berguna bagi orang tuanya. Ada lima peristiwa dalam hidup dan mati yaitu adanya operasi jiwa dan hati karena hati berisi tuntunan dan tuntutan yang dapat memahami semua kegunaanya, maka kita harus mampu mengendalikannya dengan hati dan otak kita dengan tuntunan hati, yang kedua setan dikutuk oleh Tuhan yang selalu menggoda kita sebagai manusia, yang ketiga adalah menjaga kerukunan umat beragama, yang ke empat Nabi juga dihadang oleh wanita cantik yang diciptakan oleh Allah yang memakai emas sangat banyak yang menghampiri beliau, dan yang kelima adalah sholat. Dalam kegiatan pengajian diikuti dengan penyerahan bantuan santunan oleh Wakil Bupati Sragen kepada perwakilan penerima sbb: Bp. Widodo penjaga masjid Al Falla Sragen. Bp. Giarto penjaga masjid Kauman Sragen. Kaum duafa mendapat bantuan santunan modal usaha.




Rabu, 26 April 2017

DANRAMIL HADIRI PESTA SENI SISWA SISWI SD N 1 SAMBIREJO

 Sambirejo, 26 April 2017


Pada hari Rabu tanggal 26 April 2017 pukul 08.00 s.d 10.00 wib, bertempat di SD Negeri 1 Sambirejo Pelda Isfandi  mewakili Danramil 08/Sambirejo menghadiri undangan acara peringatan hari Kartini dengan mengadakan Pentas Seni oleh siswa siswi SD Negeri 1 Sambirejo.

Hadir dalam acara tersebut  Muspika Kec Sambirejo,  Ka UPT Diknas Kec Sambirejo yang diwakili oleh Pengawas TK/SD Bp. Kasidi, S. Pd, M.Pd,  Kepala SD Negeri 1 Sambirejo Bp. Mardono, S.Pd, Pd.,   Kedes Ds Sambirejo Bp. Gunawan,  Anggota Komite SD Negeri 1 Sambirejo,  Seluruh Bapak/Ibu Guru dan siswa siswi SD Negeri 1 Sambirejo.

Sambutan Ka UPT Diknas Kec Sambirejo yang diwakili Pengawas TK/SD Bp. Kasidi, S.Pd, M.Pd : ucapan  selamat, bangga  dan apresiasi yang tinggi kepada siswa siswi serta Bapak Ibu Guru yang bisa menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik.  Kegiatan yang baik ini diharapkan dilaksanakan terus ditahun tahun mendatang, dan untuk memotivasi kepada SD yang lain.  Pentas seni ini dapat menempa mental anak anak didik. Bangga keberadaan linkungan sekolah ini, dari mulai depan dan dalam lingkungan sekolah terlihat bersih, rapi dan asri.




KODIM SRAGEN GELAR KOMSOS BERSAMA KOMPONEN MASYARAKAT

Sragen, 26 April 2017


Dalam rangka memelihara dan meningkatkan hubungan antara Prajurit Kodim 0725/Sragen dengan komponen masyarakat agar terjadi keeratan hubungan yang harmonis guna memberikan pemahaman, menggugah dan mengajak komponen masyarakat dalam rangka berpartisipasi dalam pertahanan Negara Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo, M.MDS melaksanakan giat  komunikasi sosial (Komsos) sekaligus silaturahmi dengan komponen masyarakat bertempat di Aula Makodim, Rabu ( 26/4/17 ). Hadir dalam kegiatan TNI, Polri, Camat Se Kab. Sragen, MTA< LDII, Pemuda Pancasila, GP Ansor, KNPI, FKPPI, PPM, Lurah/Kades, Tomas, Toga dan Todat.

Dalam sambutannya Pasiter Kodim 0725/Sragen Kapten Arh. Jumadiono mengucapkan terimakasih atas kehadirannya, permohonan maaf dari Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Arh. Camas Sigit Prasetyo, M. MDS  yang tidak bisa hadir di tengah-tengah kita karena Beliau saat ini ada giat gladi posko di Kodim Klaten. Komunikasi sosial merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang merupakan wahana untuk mencapai kesepahaman dan kesamaan persepsi tentang pemberdayaan wilayah pertahanan di darat kepada seluruh komponen bangsa termasuk komponen masyarakat. Komunikasi sosial antara Prajurit Kodim 0725/Sragen dengan komponen masyarakat perlu dijaga dan terus ditingkatkan sehingga menumbuhkan kepedulian serta kepekaan terhadap berbagai aspek geografi, demografi dan kondisi sosial.


Dalam kegiatan tersebut juga mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kebijakan Pimpinan TNI AD Tahun 2017 di bidang Teritorial Proxy War yang disampaikan oleh Kapten Inf. Muayat, Bela Wasbang oleh Kapten Kapten Inf. Sudarmin dan Balatkom Kapten Inf Yudho. Setelah kegiatan dilanjutkan penyerahan sembako secara simbolis oleh Pasiter Kapten Arh. Jumadiono.




Selasa, 25 April 2017

RUMAH ROBOH AKIBAT TANAH AMBLES DI DK. BAYANAN

Sambirejo, 25 April 2017

Pada hari Selasa Tanggal 25 April 2017, sekitar Pkl. 02.00 Wib di lingkungan Obyek Wisata Pemandian Air Panas Bayanan alamat Dk. Bayanan Rt.15 Ds. Jambeyan Kec. Sambirejo Kab. Sragen. Telah terjadi tanah ambles dan retak yang menyebabkan robohnya sebagian bangunan rumah bagian belakang milik Bpk. Suparno / Ibu Parmi  rt 15 Dk Bayanan Ds Jambeyan Kec Sambirejo dan berpotensi menimbulkan dampak yang lain bagi beberapa rumah sekitar diantaranya yaitu rumah   Sukatno 50 Th, Islam, Petani, Alamat Dk. Bayanan Rt.15 Ds. Jambeyan Kec. Sambirejo Kab. Sragen dan   Kadar Darmo Wiyono 70 Th, Islam, Petani Alamat Dk. Bayanan Rt.15 Ds. Jambeyan Kec. Sambirejo Kab. Sragen.

Awal mula kejadian Pada hari Selasa Tanggal 25 April 2017 sekitar  Pukul 01.00 Wib situasi hujan deras di lokasi Obyek Wisata Pemandian Air Panas Bayanan. Kemudian sekitar Pukul 02.00 Wib saksi 1 yang kebetulan tidur didalam rumah mendengar suara sesuatu yang roboh dan terbangun. Setelah itu saksi 1 mengecek seputar rumah dan didapati rumah miliknya bagian belakang tsb roboh karena tanahnya ambles dan retak. Saat kejadian saksi 1 dan 2 juga mendengar hal yang sama dan mengecek lingkungan rumah masing - masing mengetahui struktur tanah retak dan ambles dibagian belakang rumah / kebun. Atas kejadian tsb warga masyarakat melalui Bpk. Slamet Prabowo Lurah Ds. Jambeyan melapor ke Polsek Sambirejo pada pagi harinya Selasa tgl 25 April 2017 Pkl. 09.15 Wib. Kemudian dilakukan pengecekan ke lokasi oleh Babinsa Jambeyan, Pelda Wama dan Pelda Isfandi. Polsek Sambirejo  4 personil bersama BPBD Kabupaten dan Kecamatan. korban nihil, kerugian sekitar 10 Juta.






UPACARA PEMBUKAAN KEGIATAN LOMBA TINGKAT III REGU PENGGALANG SMP, MTS SE-KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2017

Sambirejo, 25 April 2017

Pada hari Selasa tgl 25 April 2017 mulai pukul 09.15 s/d 10.30 Wib bertempat di Bumi Perkemahan Ki Ageng Srenggi Ds. Dawung Kec. Sambirejo Kab. Sragen, Pelda Wama, Pelda Isfandi, Serka Sunaryo, Sertu Rudi Hartono  menghadiri Upacara Pembukaan kegiatan Lomba Tingkat III Regu Penggalang SMP, MTS se-Kabupaten Sragen Tahun 2017. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bp. Dedy Endriyatno, S.E ( Wakil Bupati Sragen ) selaku Wakil Ketua Mabicab.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bpk. Dedy Endriyatno, S.E Wakil Bupati Sragen / Wakil Ketua Kwartir Cabang Sragen ( Mewakili Bupati Sragen ), Kapten Inf Mu'ayat  Danramil-01/Sragen  ( Mewakili DANDIM 0725/Sragen ),  Drs. Rusmanto ( Camat Sambirejo ), AKP. Sudira, SH. ( Kapolsek Sambirejo ) mewakili Kapolres Sragen,  Bp. Dr.wahyu widayat  Waka Bina Muda Kab Sragen, Bp. Drs.Parsono,MM ( Waka Bina Wasa ), Ibu Purwaningsih, S.Pd, M.Pd Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kec. Sambirejo,  Bpk. Kasidi, S.Pd, M.Pd Ketua Kwartir Ranting Kec. Sambirejo, Peserta upacara Pramuka Penggalang SMP. MTS Se-Kab. Sragen, Tamu undangan dan seluruh yang hadir serta peserta lomba kurang lebih 850 orang.

Amanat pembina upacara yang dibacakan oleh Bp.Dedy Endriyatno. S.E Wakil Bupati sbb : Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat TuhanYang Maha Kuasa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul bersama pada hari ini dalam keadaan sehat walafiat pada kegiatan Pembukaan Lomba Tingkat Ill Regu Penggalang.  Lomba Tingkat Penggalang III Regu Penggalang yang selanjutnya disingkat LT. ILI merupakan Pertemuan Besar bagi Pramuka Penggalang Putra dan Putri semoga kegiatan ini dapat mendorong perkembangan Gerakan. Pramuka untuk mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda yang baik, serta sebagai calon pemimpin bangsa yang handal pada masa depan.

Pertemuan ini merupakan ajang bergengsi bagi Regu Pramuka Penggalang sekaligus sebagai tempat menempa diri dan ajang evaluasi proses pembinaan di pangkalan Gugus Depan/Sekolah. Kegiatan ini di gelar 21 mata lomba, dilaksanakan selama 4 hari dan diharapkan mampu melahirkan Regu terbaik untuk nantinya mewakili kwartir cabang sragen mengikuti Lomba Tingkat IV Regu.Penggalang kwartir Daerah Jawa Tengah pada bulan Juli 2017 oleh karenanya saya berharap seluruh peserta mampu menampilkan yang terbaik dalam mengikuti kegiatan yang dilombakan, dan bangga terhadap hasil yang diraih." menang kalah bukanlah tujuan akhir ", namun kebersamaan ,mengalahkan ego dan bangga terhadap kemampuan sendiri merupakan kunci keberhasilan dalam seluruh kegiatan.

Momentum LT 3 ini diharapkan mampu memperkuat menjadikan wahana pendidikan yang efekfif melahirkas Pramuka Penggalang yang tangguh tangkas tanggap Kepada kakak-kakak Pembina Pendamping. Jaga dan bantu adik-adik sebagai bentuk pertangjawaban dari Sekolah Gugus Depan scr material maupun tehnik pelaksanaannya.  Kegiatan Lomba Tingkat III Regu Penggalang akan membentuk solidaritas setiap Pramuka Penggalang untuk menanggung beban bersama dengan sistem kehidupan beregu. Selanjunya jagalah kesehatan, atur waktu capailah prestasi, belajarlah berbagai hal pada kesempatan ini cari kawan sebayak banyaknya dan laksanakan isi Dasa Darma dan selanjutnya terapkan dalam kehidupan sehari hari di rumah, disekolah dan di masyarakat.

Selamat mengikuti lomba, selamat berjuang, mari selalu kita ingat semboyan kita " Satyaku kudarmakan, Darmaku kubaktian " dengan mengucap Bismillahir romanirrohim, kegiatan Lomba Tingkat Ill Regu Penggalang Tahun 2017 secara resmi kami buka. Semoga Tuhan Yang Maha Esa, selalu memberikan bimbingan dan meridloi kegiatan kita semua, Kemudian giat dilanjutkan dengan Pelantikan dan Pengukuhan Pembina Mahir Lanjutan sejumlah 50 orang pembina dan Atraksi singkat serta kreatifitas lomba langkah pramuka oleh peserta upacara ( Perwakilan Pramuka ).




BABINSA KROYO HADIRI PERTEMUAN KOORDINASI LINTAS SEKTORAL KEC. KARANGMALANG

Karangmalang, 25 April 2017 

Pada hari Selasa tanggal 25 April 2017 pukul 09.30 Wib. Babinsa Kel. Kroyo Serka Budi Santoso mewakili Danramil 02/Karangmalang menghadiri pertemuan koordinasi lintas sektoral Kec. Karangmalang bertempat di Aula Puskesmas Karangmalang.

Hadir dalam pertemuan tsb Kepala Puskesmas Karangmalang Bp. dr. Haris Almaka, Sekcam Karangmalang Bp. Catur Edi Miyanto, Kanit Binmas Polsek Karangmalang : Bp. Ipda Totok Sudarto, SH, Para Kades Karangmalang beserta ibu, Babinkamtibmas Kel. Kroyo, para Kader Kesehatan wilayah Karangmalang, para Ketua TP PKK Kec. Karang malang berjumlah sekitar 50an orang.

Dalam sambutannya dr. Haris Almaka menyampikan bahwa pertemuan dimaksud bertujuan :  membangun kerjasama lintas sektor di wilayah, Sebagai paparan program di Puskesmas Karangmalang, Menjaring aspirasi yang menjadi kebutuhan dan keinginan masyarakat.

Serka Budi Santoso mewakili Danramil 02/Karangmalang menyampaikan bahwa : Permohonan ijin atas ketidak hadiran dari Danramil dikarenakan menghadiri Rakor Ketahanan Pangan di Aula Sukowati Kab. Sragen.  Sebagai institusi, TNI mendukung dengan diadakan pertemuan koordinasi linsek diwilayah Karangmalang.

Kemudian dilanjutkan sosialisasi jenis jenis pelayanan di Puskesmas Karangmalang oleh ibu Eny Sugiarti, S. Gizi yang di antaranya adalah pelayanan loket, pengobatan umum, pengobatan gigi dan mulut, kesehatan ibu dan KB, labolatorium, pemeriksaan ( HIV AIDS, TBC, Visio terapi dan konsultasi gizi.  Sosialisasi yang ke dua dari ibu Luluk Verawati tentang akan di laksanakannya pendataan keluarga sehat ke rumah rumah oleh para petugas dan kader kesehatan dari puskesmas Karangmalang.




DANDIM SRAGEN HADIRI RAKOOR DEWAN KETAHANAN PANGAN

Sragen, 25 April 2017

Pada Hari Selasa Tanggal 25 April 2017 pukul 09.30 s/d 11.00 Wib bertempat di Aula Sukowati Setda Kab. Sragen telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan dalam rangka "Pemantapan Ketahanan Pangan Melalui Intensifikasi Pekarangan" yang diselenggarakan oleh Pemkab Sragen yang dihadiri ± 120 orang.

Hadir dalam acara tersebut Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo, M.MDS (Dandim 0725/Sragen), Drs.Tatag Prabawanto B.MM ( Setda mewakili Bupati Sragen), Muhammad Djazairi,SP,MM (Kadinas Ketahanan pangan Kab.Sragen), Ibu Retno Deddy Endriyatno (Ketua pengerak PKK Kab.Sragen), Danramil Se Kab.Sragen, Camat Se Kab.Sragen, Kabag dan Kadinas Kab.Sragen, Penyuluh Pertanian Kab.Sragen serta Tamu undangan lain.

Sambutan Bupati Kab. Sragen yang di sampaikan oleh Tatag Prabawanto B, MM (Sekda Kab. Sragen) : Seperti diketahui bahwa semenjak ditetapkannya perda no 05 tahun 2015 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah maka perlu dibangun kemitraan dan pengoptimalan peran dewan ketahanan pangan sebagai forum strategis yang diadakan secara berkala dan berkelanjutan untuk mengevaluasi mendiskusikan membahas permasalahan serta menetapkan langkah-langkah operasional bersama dalam membangun ketahanan pangan.

Marilah dengan disusunnya OPD yang baru dilanjutkan pelantikan pejabat perlu segera ditindaklanjuti melalui pembuatan Road map dalam menentukan prioritas dalam menentukan langkah yang menyeluruh, terukur dan efesien agar pelayanan kepada masyarakat lebih optimal dan menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan khsusunya di sektor ketahanan pangan dapat dilaksanakan melalui beberapa upaya dalam rangka percepatan peningkatan ekonomi , pengurangan kemiskinan sebagai bagian dari pembangunan secara keseluruhan. Kepada seluruh unsur yang terkait dewan ketahanan pangan kabupaten sragen agar berperan aktif mewujudkan ketahanan pangan secara sinergis sehingga mampu meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian masyarakat untuk ketahanan yang berkelanjutan.




SOSIALISASI UU NO. 22 TAHUN 2009 DI AULA MAKODIM 0725/SRAGEN

Sragen, 25 April 2017
Tingginya angka kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal atau cacat, mendorong Kodim 0725/Sragen bekerjasama dengan Polres Sragen dan Dinas Perhubungan Sragen untuk melaksanakan sosialisasi UU No. 22 Tahun 2009 Tentang  Lalu Lintas Dan Angkutan Umum pada hari Selasa, tanggal 25 April 2017, Sosialisasi bertempat di Aula Makodim, yang diikuti Anggota Kodim Sragen sebanyak 90 orang.

Dalam kesempatan tersebut Iptu Darmaji Kanit Laka Laka Polres Sragen menyampaikan tentang UU No.22 Tahun 2009 yang dimana isinya menitik beratkan pada kendaraan bermotor baik roda 2 (dua) dan 4 (empat) agar berkendara secara tertib. Latar belakang dari pembuatan UU ini sendiri dikarenakan data kecelakaan yang tinggi dijalan raya karena para pengendara yang kurang sadar terhadap keselamatannya seperti tidak mengenakan helm standard dan tidak disiplin terhadap rambu-rambu lalin (lalu lintas-red). Dimana angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia tercatat sekitar 30 ribu per tahun.

UU No.22 Tahun 2009 yang sejatinya sebagai pengganti dari UU Lalu Lintas No.14 Tahun 2009 adalah revisi penyempurna agar para pengendara lalin lebih peduli terhadap keselamatan mereka dijalan dan melengkapi kelengkapan berkendara yang ternyata pengendara kasus penilangan terjadi karena pengendara tidak mengenakan helm dan tidak dapat menunjukkan SIM.

Sedangkan Kanit Lantas Ipda Warseno Menyampaiakan tentang E-Tilang bahwa tiap-tiap anggota polantas yang berwenang menilang kini memiliki aplikasi E-Tilang di android masing-masing. Kini ketika petugas menjumpai pelanggar, petugas hanya mencatat indentitas, jenis pelanggaran dan besaran denda, setelah itu diinput data dikirim ke server BRI. Lalu BRI akan mengirimkan SMS ke pelanggar mengenai nominal denda tilang yang harus dibayarkan melalui rekening di BRI. Jika si pelanggar tidak memiliki HP, maka akan diberikan lembar tilang warna biru dengan maksud pelanggar mengetahui dan menerima denda pelanggaran yang sudah dilanggar sesuai putusan sidang yang langsung ditindaklanjuti oleh kejaksaan dan lembar biru tersebut nanti akan dibayarkan melalui BRI.  Jadi intinya, pelanggar yang melanggar bisa langsung membayar melalui ATM, E Banking dan lain-lain, yang terpenting adalah struk bukti pembayaran.

Dengan penerapan E Tilang, dipercaya bisa mencegah serta mengurangi praktik Pungli, mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran tilang lantaran pembayaran dapat dilakukan melalui banyak bank, mengurangi jumlah pelanggar yang hadir di persidangan tilang, proses penegakan hukum bisa berjalan cepat, tepat, akurat, transparan dan akuntabel. Dengan Aplikasi Tilang Online, data pelanggar terkoneksi dengan Kejaksaan dan Pengadilan untuk menyidangkan / menjatuhkan putusan denda (amar putusan), tak hanya itu pelanggaran dapat terkoneksi dengan sistem penerbitan SIM sehingga dapat diketahui pelanggaran-pelanggaran yang pernah dilakukan oleh pemohon penerbitan SIM.  Keuntungan dalam penggunaan aplikasi Tilang Online, bisa diketahui secara transfaran, akurat dan cepat oleh pihak-pihak terkait seperti Polri, Kejaksaan, Mahkamah Agung/Pengadilan di setiap tingkatan mulai dari Kabupaten/Kota, Provinsi hingga pusat seperti rekapitulasi data penindakan tilang dapat diakses melalui Aplikasi Tilang Online, serta detail data penindakan tilang dapat di akses melalui website yang terhubung dengan jaringan internet.


Dinas Perhubungan Sragen Bp. Marwoto juga menambahkan tentang Fasilitas di jalan raya : Prinsip-prinsip berlalu lintas di jalan, yaitu: keselamatan, ketertiban, kelancaran, kenyamanan dan keamanan harus diterapkan di semua daerah, salah satunya adalah Provinsi Jawa Tengah dan perlu menjadi perhatian utama stakeholder bidang lalu lintas. Salah satu aspek penting dalam menjaga prinsip-prinsip berlalu lintas adalah fasilitas lalu lintas. Fasilitas lalu lintas merupakan sarana pendukung berlalulintas, yaitu berupa perlengkapan jalan yang mempunyai kekuatan hukum untuk mengatur lalu lintas dan menindak pengguna jalan bagi yang melanggar. Fasilitas lalu lintas juga menjadi prasarana pendukung kegiatan LLAJ yang berguna bagi pengguna jalan, baik yang berkendaraan maupun tidak. 




CEGAH KANKER SERVIKS PERSIT DAN PNS KODIM SRAGEN TES IVA

Sragen, 25 April 2017

Sragen, 25 april 2017 bertempat di Poskes Klinik Pratama Kartika-25 Sragen. Kodim sragen laksanakan tes iva serentak kepada Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVI Sragen. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati HUT Kartini dan melaksanakan perintah Pangdam IV/Diponegoro untuk laksanakan tes iva serentak kepada Persit KCK sejajaran Kodam IV/Dip. 

Apa Itu Tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA)? IVA adalah pemeriksaan skrining kanker serviks dengan cara inspeksi visual pada serviks dengan pemberian asam asetat. Setelah dilihat posisinya, leher rahim dipulas dengan asam asetat 3-5%, selama 1 menit. Pemberian ini tidak menyakitkan dan hasilnya langsung saat itu juga dapat disimpulkan Normal (Negatif), atau Positif (ada lesi pra-kanker).

Tujuan tes iva adalah Untuk mengurangi morbiditas atau mortalitas dari penyakit dengan pengobatan dini terhadap kasus-kasus yang ditemukan. Untuk mengetahui kelainan yang terjadi pada leher rahim. Adapun manfaat IVA dibandingkan tes-tes diagnosa lainnya adalah Mudah, praktis, Dapat dilaksanakan oleh seluruh tenaga kesehatan Alat-alat yang dibutuhkan  sederhana Sesuai untuk pusat pelayanan sederhana. Syarat Dilakukannya IVA Tes antara lain Tidak sedang datang bulan/haid, Tidak sedang hamil dan 24 jam sebelumnya tidak melakukan hubungan seksual.

Ibu ibu persit mengaku gembira dengan dilaksanakanya kegiatan itu karena bisa mengetahui kesehatan masing masing dengan gratis tanpa dipungut biaya. Antusiasme terlihat dari banyaknya ibu ibu persit Kodim Sragen yang hadir kurang lebih 63 orang. Tidak hanya persit saja yang ikut kegiatan ini akan tetapi Pns dan kowad kodim sragen juga turut hadir. Adapun tim medis tes iva dari Denkesyah 040404 ska dipimpin oleh Wadan Denkesyah Mayor Ckm Darwanto dan Dr. Ellysabet susilowati, MM.



BABINSA DESA SAMBIREJO HADIRI PENGAJIAN ISRA MI’ROJ

Sambirejo, 25 April 2017

Pada hari Minggu Pukul 19.00 - 10.30 Wib Babinsa Ds Sambirejo Serma Muhlisin menghadiri pengajian dalam rangka Isra Mi’roj 1438 H Nabi Muhammad SAW di Dk Randu Kuning Rt 05 Ds Sambirejo Kec Sambirejo, hadir tamu undangan 300 orang antara lain Bp Ustad Muhammad Syafii dari Karang Pelem Kedawung Sragen, Babinsa Desa Sambirejo Serma Muhlisin, Babinkamtibmas Ds Sambirejo Bripka Sunarto SA.g, Tomas Bp Gunawan Toda Bp Nur Muryadi, Toga Bp Nur Hamzah .

Inti tauziah Bp Ustad Muhammad Safii  bahwa  Isra Mi’raj adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Muhammad dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.

Isra Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer. Namun demikian, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah radhiyallahu anha meninggal pada bulan Ramadan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab. Dan saat itu belum ada kewajiban salat lima waktu. Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra Mi’raj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Mi’raj.

Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu. Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.




SERKA HARUN SABET MEDALI PERAK KEJURDA YONGMOODO

Sragen, 25 April 2017

Semarang, 22 april 2017 Yongmoodo merupakan jenis olah raga untuk membentuk jasmani yang sehat. Selain itu juga banyak nilai-nilai positif antara lain membentuk mentalitas yang kuat, kebesaran hati, nilai sportifitas, nilai keberanian dan keuletan, rasa percaya diri yang tinggi, nilai pengendalian diri serta ketabahan dalam menghadapi tantangan apapun bentuknya.
Ketua Koni Jawa Tengah Hartono saat membuka Kejurda Yongmoodo, Sabtu (22/4/2017) mengatakan, kejuaraan ini sebagai bentuk pembinaan kepada para Atlit. “Diharapkan kedepan Yongmoodo dapat tumbuh dan berkembang”, ungkap Hartono. Sehingga dengan kejurda ini, atlet Yongmoodo Jateng akan lebih maju dan berprestasi.Selain itu, diharapkan Yongmoodo bisa menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON ke XX di Jayapura.


Kejurda yang berlangsung sampai dengan tanggal 23 April 2017 dan bertempat di Gor Patriot, Makodam IV/Diponenegoro ini mempertandingkan 52 Atlet yang terdiri dari 48 putra dan 4 putri. Ketua Koni berpesan, agar pertandingan seminimal mungkin menghindari cidera atlet. Dan diakhir sambutannya, Hartono menyampaikan bahwa pertandingan ini nantinya akan mendapatkan sertifikasi dari Koni. Turut hadir dan menyaksikan kejurda Yongmoodo, para pejabat Kodam IV/Diponegoro dan pejabat Koni.

Kejuaraan provinsi beladiri tersebut ada 56 atlit terdiri dari berbagai Kabupaten dan kota di provinsi jawa tengah dengan kelas 60 kg, 65kg,70kg, 75kg,  80kg, 85kg. Kedepan beladiri yongmodo akan di wadahi di KONI. Pada kejuaraan tersebut kabupaten sragen mengirimkan 2 atlitnya yaitu Serka Harun dan Serka Rachmad. Atlet yang merupakan Anggota Kodim 0725/Sragen adalah andalan Pengcab Yongmoodo Sragen. Pengcab Yongmodo Sragen baru terbentuk bulan lalu. Anggota masih mayoritas anggota TNI khususnya Kodim 0725 dan Yonif 408. Bukti bahwa atlet Sragen tidak bisa diremehkan begitu saja karena pada kejuaraan tersebut Kabupaten Sragen menggondol 1 buah medali perak dari kelas kurang 80 kg oleh Serka Harun.




Jumat, 21 April 2017

DOA BERSAMA PERINGATI HUT KOREM KE 51

Sragen, Jum'at tanggal 21 April 2017  pukul  12.00 s/d 12.45  bertempat masjid Nurul Huda kodim 0725/Sragen telah dilaksanakan sholat jum'at berjamaah dilanjutkan do'a bersama dalam rangka HUT ke 51 Korem 074/Wrt yang dipimpin oleh Ustad Bilal Abdul Halim (Pengasuh Ponpes Al Wildan) Kuwung Sari Sragen dan diikuti kurang lebih 100 orang anggota TNI dan ASN kodim sragen.

Nampak Hadir dalam kegiatan tersebut Kapten Inf Warisman (Danramil 02/Karangmalang), Kapten Inf Sudarmin (Danramil 20/Plupuh), Kapten Inf Agus Suprapto (Danramil 03/Masaran), Kapten Inf Rusdi (Danramil 7/Ngrampal), Kapten Inf Pieter Kasi (Danramil 12/Gesi), Kapten Kav Edi Wahono (Danramil 13/Sukodono), Kapten Inf Sudarmono (Danramil 18/Kalijambe), Kapten Inf Daryanto (Danramil 19/Tanon), Para perwira Staf Kodim 0725/Sragen, Ustad Bilal Abdul Halim (Pengasuh Ponpes Al Wildan) Kuwung Sari Sragen dan Para Anggota dan ASN Kodim 0725/Sragen.


Kegiatan doa bersama tersebut dalam rangka memperingati HUT Korem 074Warastratama ke 51. Kegiatan tersebut mendoakan agar Bangsa Indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya damai, aman, tentram, bangsa indonesia supaya tidak terpercah belah.

SUKODONO PERINGATI HUT KARTINI KE-138 TAHUN 2017

Sukodono, jum'at tanggal 21 April 2017 pukul 07.30-08.30 wib mengambil tempat di halaman Kantor Kec.Sukodono Babinsa Karanganom Srm Suwardi dan Babinsa Baleharjo Srd Rohmad  melaksanakan upacara memperingati Hari KARTINI dengan tema DENGAN SEMANGAT KARTINI KITA TINGKATKAN KUALITAS KELUARGA DALAM MEWUJUDKAN GENERASI YANG TANGGUH DAN BERAHKLAK MULIA , dengan petugas  Inspektur Upacara Kapolsek Sukodono Akp Bambang Erwadi S Sos MM, Perwira upacara Darto S Sos MM, Komandan Upacara Nuryati Spd.

Hadir dalam giat upacara memperingati hari Kartini 105 orang terdiri : Akp Bambang Erwadi S Sos MM kapolsek Sukodono beserta Ibu,  Ka Dinas/Ka KUPTD/B Kec Sukodono,  Serma Suwardi yang mewakili Danramil 13/Sukodono, Kepala desa se Kec Sukodono beserta Staf, Ketua Darma wanita dan anggota kec Sukodono, Ketua dan anggota TP PKK Kec Sukodono, Ketua TP PKK Desa se Kec.Sukodono,  Ketua Organisas Wanita Kec.Sukodono, Sutini SE kepala BKK karangmalang Cabang Sukodono beserta staf


Inti dari sambutan Inspektur Upacara sbb :  Peringatan hari kartini ini jangan jadikan sekedar seremonial saja namun yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mengambil keteladanan dari sosok pahlawan yang kita hormati RA Kartini,  Hendaknya perempuan merupakan tokoh sentral yang memiliki kemampuan dan kapasitas yang luar biasa besar dalam membentuk karakter bangsa, Kaum wanita harus menjalankan peran ganda tanpa harus meninggalkan kodratnya karena dituntut untuk selalu produktif dalam karir maupun kehidupan bermasyarakat, Sudah saatnya kartini masa kini mencatatkan dirinya sebagai pelaku emansipasi yang mampu mengambil peran demi terciptanya bangsa INDONESIA yang bermartabat.

UPACARA PENUTUPAN GLADI WIDYA WIRA KARYA SAKTI KWARCAB SRAGEN

Sambirejo, 21 April 2017


Pada   Hari  Jumat   Tanggal   21 April 2017  Pelda  Wama   dan  Serma  Rudi  Susanto   mewakili   Danramil   08/Sambirejo    pada  upacara  penutupan   kegiatan   gladi  Widya  Wira  Karya  Sakti  Kwarcab  Sragen  di  Bumi  Perkemahan  Ki Ageng  Srenggi   Kec  Sambirejo  .  

Hadir  dalam acara tersebut Bpk  Wahyu  Widayat  mewakili  Bpk  Wakil  Bupati  Sragen, Muspika  Kec  Sambirejo serta segenap  pengurus  Kwarcab  Sragen   dan  seluruh  peserta  kegiatan  sekitar 250 orang.


Inti   perhatian   yng   di  sampaikan   Bpk  Wahyu  Widayat    adalah  diharapkan   kepada  seluruh  peserta setelah  selesai  kegitan  ini  di   harapkan   pengalaman  dan  ilmu  yang  didapat   dalam   kegiatan   tsb  tidak  hilang   begitu  saja dan  harus  di  tingkatkan   kemampuanya.


PERINGATI HUT KOREM KE-51, KODIM 0725/SRAGEN ANJANGSANA KE RUMAH WARAKAWURI

Sragen, 21 April 2017


Jum’at, 21 April 2017, Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Korem 074/Wrt  Ke 51 Tahun 2017 Kodim 0725/Sragen melaksanakan anjangsana ketempat warakawuri Ibu Hartini ( Janda dari Serda Imron Wahyudi Anggota Koramil 10/Tangen ) yang meninggal dunia pada Tahun 2014 dikarenakan sakit, beliau meninggalkan dua anak yaitu Ike Wulandari (20 Th )dan Muhammad Rizky (12 Th ), di Dk. Grompolan Rt. 01/09 Ds. Tangkil Kec. Sragen. Hadir dalam anjangsana tersebut Pasiter Kodim 0725/Sragen Kapten Arh. Jumadiono, Pasipers Kapten Cba Suwanto, PNS dan Persit KCK Cab. XLVI Dim 0725/Sragen.


Dalam kesempatan tersebut Pasipers Kapten Cba Suwanto mengatakan bahwa anjangsana ini merupakan bentuk kepedulian satuan kepada para Warakawuri, selain itu juga untuk menjalin silahturahmi, memberikan dukungan moril sehingga diharapkan dapat membangkitkan semangat agar lebih optimis dan memupuk rasa kebersamaan  sehingga terjalin hubungan yang harmonis guna mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat. Kegiatan ini dilanjutkan penyerahan bingkisan.


Kegiatan Kodim 0725/Sragen
Kemanunggalan TNI dengan rakyat

secawan madu

small rss seocips Music MP3
Ngademke Pikir Bro!!! biar ndak stres