Jumat, 10 Agustus 2018

RATUSAN ANGGOTA KODIM SRAGEN RAMAI RAMAI BERSIHKAN SUNGAI DAN SALURAN IRIGASI


Sragen, 10 agustus 2018 Tim gabungan TNI, POLRI, PEMKAB, PNS dan berbagai lembaga dan komunitas di Sragen membersihkan sampah berupa barongan bambu di sepanjang aliran Sungai Garuda, tepatnya di sungkul, Karangmalang, sragen dan disaat yang sama juga berlangsung pembersihan sungai mungkung oleh Koramil 04/Sdh, Polsek sidoharjo, kecamatan dan warga masyarakat sekitar sungai. Kegiatan tersebut didasari oleh kotornya sungai yang membelah kota sragen dan guna mengantisipasi musim penghujan yang diperkirakan jatuh pada bulan oktober mendatang.

Ibarat pepatah lain ladang lain belalang, lain tempat juga lain permasalahanya yaitu jika di sungai sungkul sampah berupa barongan bambu, kayu, pakaian rombeng dan sampah plastik namun di sungai mungkung lain lagi, sampah disungai mungkung didominasi oleh sampah dari rumah tangga berupa popok bayi, pembalut wanita, sampah dalam bungkusan plastik, bantal bahkan kasur bekas.

Ditemui terpisah Dandim Sragen Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo, MMDS mengatakan “Tidak hanya hari ini saja pelaksanaan pembersihan sungai akan tetapi jumat 03/08/2018 kemarin saya juga telah memerintahkan anggota saya dibeberapa tempat untuk membersihkan sungai diantaranya aliran sungai garuda di Kp. Mageru, sungai garuda di Dk. Teguhan, dan hari ini di Kp. Sungkul yang merupakan masih di aliran sungai garuda serta Kali mungkung”.

“Tidak hanya sungai saja yang kita bersihkan namun saya juga perintahkan anggota babinsa untuk membersihkan saluran irigasi di wilayah masing masing dan sementara yang sudah melaporkan kepada saya yaitu irigasi Bendung Pakel Ds.Dawung Kec.Kedawung dan Saluran irigasi Ds.Gondang baru Kec.Gondang Sragen”. “Saya berharap dengan pembersihan sungai ini bisa melancarkan aliran air pada saat musim penghujan nanti, sedangkan pembersihan saluran irigasi juga bermanfaat untuk memperlancar aliran air yang menuju kesawah milik masyarakat sebagai bagian dari upaya khusus swasembada pangan yang dicanangkan permerintah pada tahun 2015 lalu”.

Dandim juga menghimbau kepada masyarakat melalui babinsa agar masyarakat disekitar aliran sungai untuk tidak membuang sampah disungai dan mensosialisasikan Komitmen Bupati sragen Kusdinar untung yuni sukowati untuk menegakkan aturan pada perda No. 3/2014 tentang pengelolaan sampah yang mana perda tersebut mengatur bagi siapapun yang membuang sampah sembarangan termasuk ke sungai akan diancam dengan sangsi pidana 3 bulan dan atau denda Rp. 50 juta.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

<center> BABINSA OTOT KAWAT TULANG BESI DALAM TMMD REGULER KE 103 KODIM 0725/SRAGEN</center>

Sukorejo,22 Oktober 2018, Siapa yg tidak kenal dengan sosok pribadi yg sangar berbadan tegap tinggi besar dan berwibawa tapi mempunyai s...