Jumat, 28 September 2018

KODIM SRAGEN GELAR KARYA BHAKTI DI PLUPUH


  
Sragen, 28 September 2018 ratusan anggota Kodim 0725/Sragen dan warga masyarakat Dsn.Talun Ds.Sidokerto Kec. Plupuh berbaur bersama sama bahu membahu melaksanakan karya Bhakti Pembersihan Masjid At Taqwa, Masjid kebanggaan warga setempat.

Acara diawali dengan apel pagi didepan Masjid pukul 08.15 wib. Danramil 20/Plupuh Kapten Informasi Mastha Hari Yudha selaku pengambil apel menyampaikan bahwa Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT TNI ke-73 dengan tema "Profesionalisme TNI untuk Rakyat". "Selain dalam rangka HUT TNI kegiatan ini bertujuan mendekatkan hubungan TNI-Rakyat, karena sejatinya TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat" kata Danramil plupuh.

Dalam kegiatan diserahkan bantuan dr kodim Sragen berupa Karpet untuk masjid, kipas angin,alat pembersih berupa sapu lantai, sapu lidi, pengki, pel, sikat, cairan pembersih WC dan pengharum ruangan. Bantuan diserahkan kepada perwakilan takmir masjid yakni Bpk Daryanto. Ucapan terimakasih datang dari bpk Daryanto mewakili warga dusun Talun. "Matursuwun sanget pak atas bantuanya, kog katah sanget, bantuan meniko sangat bermanfaat, mugi2 bapak2 tni selalu diberikan kesehatan dan mendapat pahala dari Allah SWT.

Datang dalam acara Camat Plupuh Bpk Sunarno, Kapolsek Plupuh AKP Sunarso, SH.MH beserta anggota, Kepala desa Sidokarto Bpk. Untung, Pasi Intel Kodim Lettu Inf Prihatin. Seluruh peserta karya Bhakti bersama sama membersihkan lingkungan masjid dari daun daun, sampah dan lumut yang menempel disekitar pagar masjid. Sebagian melaksanakan pembersihan didalam masjid dengan membersihkan langit langit dan menyapu lantai.

Tidak hanya sampai disitu saja acara dilanjutkan dengan sholat Jumat bersama masyarakat dsn Talun dan selesai jumatan seluruh anggota Kodim berpamitan kepada warga untuk kembali ke rumah masing masing.




STOP KEKERASAN TERHADAP IBU DAN ANAK


  
Kamis, 27 September 2018 pkl. 09.20 s/d 11.30 Wib di Aula Balai Desa Kalikobok Kec. Tanon Kab. Sragen dilaksanakan Sosialisasi dalam rangka Penyuluhan Perlindungan Ibu dan Anak Desa Kalikobok.

Hadir dalam acara AKP Heru Budiarto, SH.MH. Kapolsek Tanon, Kapten Inf Daryanto Danramil Tanon, Daliyo, SH mewakili Camat Tanon,  Agus Sutrisno Ketua P4A Kec. Tanon, Jumadi, KBPMD Kec. Tanon, Sriyana, Kepala Desa Kalikobok, Ibu PKK dan Kader Posyandu.

Ketua P4A dan KBPMD Kec.Tanon  mengatakan bahwa Undang – undang PKRT menyebutkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan atau pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga ( pasal 1 ayat 1 ).

“Dalam berumah tangga pasti pernah mengalami pertengkaran, tapi jangan sampai bertengkar dihadapan anak – anak” Kata Agus Sutrisno. Setiap ada masalah diselesaikan dengan kepala dingin atau dibicarakan dengan baik – baik, jangan sampai main tangan, kata Beliau.

Kekerasan terhadap anak adalah tindak kekerasan secara fisik, seksual, penganiayaan emosional, atau pengabaian terhadap anak. ” Sekarang jamannya sudah canggih, banyak anak – anak yang sudah pegang HP”, Kata Agus. Anak boleh pegang Hp jika umurnya sudah 14 tahun keatas, ujar Beliau.

“Tapi sekarang banyak anak – anak yang umurnya belum 14 tahun sudah pegang Hp, jangan bangga bisa membelikan anak Hp yang bagus, kita tidak tahu apakah Hp itu digunakan untuk hal  yang positif atau negatif”, Kata Agus. Takutnya Hp tersebut disalahgunakan seperti untuk menonton vidio porno. “Mari kita menjaga anak – anak kita waktu di rumah, awasi kegiatannya jangan sampai melakukan hal – hal yang negatif”, ajak  Agus. Harapannya dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dapat mengurangi kekerasan terhadap perempuan dan anak.









DANRAMIL KOTA HADIRI MALAM SYURAN DAN PENGESAHAN WARGA BARU TAHUN 1440 H/2018 M


  
Kamis, 27 September s/d hari jumat tanggal 28 september 2018 pukul 21.00 s.d 04.00 bertempat di Gedung SMS (Sasana Manggala Sukowati) Kab. Sragen telah dilaksanakan Malam Syuran dan Pengesahan warga baru tahun 1440 H/2018 M oleh Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Sragen- Pusat Madiun, sebagai penanggungjawab kegiatan Jumbadi (Ketua PSHT Cabang Sragen-Pusat Madiun) diikuti sekitar 1.600 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bambang Samekto, SH (Ketua DPRD Kab. Sragen), Kapten Cpl Catur Petrus Setianto (Danramil 01 Sragen Kota), Iptu Mashadi, SH, MH (Kapolsek Sragen Kota), Drs. H. Muh Singgih (Ketua Dewan Pengesahan PSHT Pusat Madiun), Jumbadi (Ketua PSHT Cabang Sragen-Pusat Madiun), Ketua Dewan dan Pengurus PSHT Kab. Sragen, Seluruh Ketua Ranting PSHT Cabang Sragen, Calon warga PSHT Cabang Sragen sebanyak 1.587 orang.

Dalam sambutannya  Jumbadi (Ketua PSHT Cabang Sragen-Pusat Madiun) mengatakan bahwa selama sekitar satu tahun, tugas mengembangkan sifat berbudi pekerti luhur oleh warga PSHT Cabang Sragen sudah selesai dilaksanakan, namun hal tersebut masih jauh dari kesempurnaan, karena sesungguhnya kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Dalam pengesahan Warga Baru Tahun 2018 Cabang Sragen akan disahkan sekitar 1.587 orang, yang terdiri dari 17 Ranting di jajaran PSHT Cabang Sragen. Mengucapkan selamat kepada Warga PSHT baru yang sebentar lagi akan disahkan, diharapkan kedepannya akan dapat menjadi generasi Bangsa yang bermanfaat, serta dapat menjadi contoh kepada masyarakat, bahwa PSHT adalah warga yang mempunyai sifat budi pekerti yang luhur. Setelah disahkan menjadi warga PSHT baru, diharapkan semua dapat menjaga nama harkat martabat PSHT, dan menjadi manusia yang berbudi luhur, serta dapat mengetahui dengan yang benar dan salah.

Drs. H. Muhammad Singgih (Ketua Dewan Pengesahan PSHT Pusat Madiun) menambahkan bahwa pengesahan PSHT Warga baru dilaksanakan di bulan Muharam, karena bulan tersebut banyak fenomena dan keanugerahan di zaman Nabi Muhammad SAW, dengan demikian diharapkan Warga Baru PSHT yang disahkan akan mendapatkan tetesan dari anugerah tersebut. Dalam hal ini PSHT telah menyatakan sikap, yang intinya PSHT menolak Radikalisme, Terorisme, Narkoba, Berita Hoax, Intimidasi, Adu domba, isu sara dan sikap anarkis, yang semua itu dapat merusak tatanan keutuhan NKRI. Terkait Pemilu tahun 2019 PSHT Pusat Madiun akan bersikap Netral dan mendukung pelaksanaan Pileg dan Pilpres tahun 2018 yang damai dan martabat, demi untuk menciptakan situasi wilayah yang kondusif dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. Setelah pengesahan Warga baru PSHT, diharapkan semua dapat menjaga nama harkat dan martabat bagi PSHT, yaitu dengan cara memberikan contoh sifat yang berbudi luhur kepada masyarakat, Bangsa dan Negara. Diharapkan dengan adanya banyak perbedaan di Negara Indonesia, yaitu perbedaan agama, rus dan suku jangan dijadikan alasan untuk membuat perpecahan di Negara Indonesia, justru dengan banyaknya perbedaan tersebut harus dijadikan motivasi untuk menjadi satu kesatuan, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.


KARNAVAL DAN PENTAS SENI HUT SMA N 1 SUKODONO KE 27


  
Kamis, 27 September 2018 pukul 07.00 s/d 12.00 Wib bertempat di wilayah Kec.Sukodono Kab.Sragen, Danramil 13/Sukodono Kapten Arh Jumadiyono bersama AKP Bambang Erwadi,S.Sos,MM (Kapolsek Sukodono) menghadiri kegiatan karnaval dan pentas seni dalam rangka hari jadi SMAN 1 Sukodono ke-27 di ikuti oleh lk 600 siswa sebagai Penanggung jawab Kepala sekolah SMAN 1 Sukodono Dr. Suparno , M. Eng. Hadir dalam kegiatan : Kepala sekolah SMAN 1 Sukodono Dr. Suparno , M. Eng beserta guru dan Staf, Siswa-siswi SMAN 1 Sukodono lk 600 orang.

Karnaval mengambil rute SMAN 1 Sukodono ke barat melewati jalur Dk. Harjosari RT.3 sampai depan KUA Sukodono belok kanan sampai Kantor Kec. Sukodono belok kanan, Alfamart Sukodono belok kanan, Dk. Harjosari RT 2 belok kiri melewati jalur utama kembali ke SMAN 1 Sukodono, Pengamanan rute dilaksanakan oleh personil Koramil 13/Sukodono dan Polsek Sukodono dipimpin Kapolsek Sukodono AKP Bambang Erwadi S Sos MM , selesai kegiatan karnaval dilanjutkan ramah tamah dan hiburan di SMAN 1 Sukodono di meriahkan oleh Lidhtson Band dari Gesi Sragen

Sambutan Kepala sekolah SMAN 1 Sukodono Dr. Suparno , M. Eng : Apresiasi dan perhargaan saya berikan kepada panitia/pengurus OSIS yang telah melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka hari jadi SMAN 1 Sukodono terutama pelaksanaan karnaval td yang berjalan dengan lancer, Tolong bapak-bapak Muspika agar membantu kami melaksanakan kegiatan pembinaan terutama masalah Narkoba dan tentang Nasionalisme, Selamat ulang tahun kepada sekolah yang kita cintai semoga kedepannya dapat menjadi sekolah yang Unggul, maju, jaya

Sambutan Kapolsek Sukodono AKP Bambang Erwadi S Sos MM : Pendidikan yang sudah diterapkan di SMAN 1 Sukodono di anggap berhasil karena sampai sekarang tidak ada permasalahan yang menyangkut Hukum, Pada usia yang ke 27 ini adalah usia yang sudah, matang untuk berbenah diri walaupun sedikit untuk kebaikan. Terkait permasalahan kenakalan remaja saya berpesan kepada siswa-siswi dalam situasi seperti apapun jangan sampai mencoba/mendekat kepada Narkoba dan saya berharap untuk SMAN 1 Sukodono untuk tertib dalam berlalulintas karena korban terbanyak adalah anak-anak usia produktif, Kami selaku Muspika akan mendukung semua program SMAN 1 Sukodono untuk memberikan pembekalan terhadap siswa-siswi untuk pembelaan Negara.






























































BABINSA BALEHARJO DAMPINGI UPSUS PERCEPATAN TANAM PADI GOGO



Kamis,  27 September 2018 pukul 08.30 - 10.00 Wib Sertu Rohmad ( Babinsa Ds. Baleharjo) Koramil 13/Sukodono Kodim 0725/Sragen bersama Bpk Darnianto, SP (Koordinator PPL) melaksanakan kegiatan pendampingan Upsus percepatan tanam padi gogo bantuan benih tumpang sari di wilayah Ds.Baleharjo dan Ds Gebang Kec.Sukodono Kab.Sragen .

Hadir dalam percepatan tanam tumpang sari gogo: Bpk Paiman. SP (POPT Kec Sukodono), Bpk Darnianto. SP (Koordinator PPL), Bpk Aris Yuwono.SP (Tanaman Holtikultura ), Bpk Agus Sugiyanto (PPL Baleharjo), Bpk Muh Ari Waskito (PPL Gebang), Ibu Eko dari perhutani.  Masyarakat sebanyak 20 org

Data lokasi : Desa Baleharjo Gapoktan Sri Rejeki Ketua Bpk Sarju pelaksanaan tanam Poktan Ngudirahayu ketua Bpk Darno, Luas lahan 15 ha, Fasilitas padi situgendit sebanyak 375 kg dan Jagung Bisi 18 sebanyak 375 kg. Lokasi kegiatan : Sawah Bp.Darno Dk. Ngaringan Ds. Baleharjo Kec.Sukodono Kab Sragen dan Desa Gebang Gapoktan Gebang makmur Ketua Bpk Sugiman. Pelaksanaan Poktan Sandang panggan ketua bpk Mulyono.  Luas 40 ha, Jumlah benih padi 1,250 kg, Jagung Bisi 18. Jumlah 625 kg.






























































































Kamis, 27 September 2018

DANRAMIL 1/SRAGEN HADIRI KEGIATAN APEL AKSI MELAWAN NARKOBA



Pada hari Kamis tanggal 27 September 2018 Pkl 08.00 s/d 10.30. Wib,bertempat di halaman  Lapas Klas IIA Sragen,Jln Sukowati,Sragen.Dalam kegiatan Apel Aksi melawan narkoba. Sebagai pembina apel Yosep Benyamin Yambise,SH.MH(Ka Lapas klas IIA A Sragen) dan diikuti lk 110 orang.

Hadir dalam kegiatan apel tersebut, dr.Hj.Kusdinar Untung Yuni Sukowati(Bupati Sragen), Yosep Benyamin Yambise,SH.MH(Ka Lapas Klas IIA Sragen), Drs.Tatang Prabawanto,B.MM(Sekda Kab.Sragen), Heru Martono,SH(Ka Kesbangpolinmas Kab.Sragen), Kapten CPL Catur(mewakili Dandim 0725/Sragen), Aipda Eko HP(mewakili Kapolres Sragen), Dodok Sartono.SE.MM (Dir. RM Ayam Geprek).

Sambutan dari Yosep Benyamin Yambise,SH.MH(Ka Lapas klas IIA Sragen), Sudah saatnya kita menyatakan perang melawan narkoba. Lapas Klas IIA Sragen akan bersinergi dengan unsur pemerintah lain (TNI,POLRI,PEMDA,KEJARI) dan komponen masyarakat lainya dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Setelah apel ini akan dilaksanakan penanda tanganan bersama,dalam rangka perang melawan narkoba dan pembagian stiker kepada pengguna jalan raya Sukowati.

Pembagian stiker perang melawan narkoba dipimpin dr.Hj.Kusdinar Untung Yuni Sukowati(Bupati Sragen)diikuti unsur dari, Lapas  50 orang, Kodim 6 Anggota, Polres  6 Anggota, Karyawan RM Ayam Geprek 18 orang, Darma wanita Persatuan 6 orang dan Napi binaan lapas Klas IIA Sragen 20 orang. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk menepis anggapan  masyarakat bahwa Lapas Sragen terindikasi Narkoba.




PASI INTEL KODIM SRAGEN HADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD KAB.SRAGEN



Sragen, 26/09/2018 bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kab.Sragen telah berlangsung Rapat Paripurna dengan agenda Pendapat Fraksi-Fraksi DPRD Kab.Sragen terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kab.Sragen Tahun Anggaran 2018 dilanjutkan dengan penyelesaiannya sebagai pimpinan rapat Bambang Widjo Purwanto, SH (Wakil Ketua DPRD Kab.Sragen).

Hadir dalam acara tersebut Dedy Endriyatno,SE (Wakil Bupati Sragen), Bambang Widjo Purwanto,SH (Wakil Ketua DPRD Kab.Sragen), Haryanto,S.Ag (Wakil Ketua DPRD Kab.Sragen), Anggoro Sutrisno, SE.,MH (Wakil Ketua DPRD Kab.Sragen), AKBP Arif Budiman,SIK.MH (Kapolres Sragen), Kapten Cpm Eko Heriyanto (Dansubdenpom IV/4-1 Sragen), Lettu Inf Kukuh Prihatin (Pasi Intel mewakili Dandim 0725/Sragen),Murdi,SH (mewakili Ka Kajari Kab. Sragen), Asisten Setda Kab.Sragen, Anggota DPRD Kab.Sragen dan Ka Badan/Dinas Intansi terkait Kab.Sragen.

Dalam sambutanya Bambang Widjo Purwanto, SH (Wakil Ketua DPRD Sragen) menyampaikan ucapan puji syukur kehadirat Allat SWT, sehingga pada hari ini kita bisa menghadiri Rapat Paripurna dengan agenda Pendapat Fraksi-Fraksi DPRD Kab.Sragen terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kab.Sragen Tahun Anggaran 2018 dilanjutkan penyelesaiannya.

Dedy Endriyatno,SE (Wakil Bupati Sragen) menyampaikan pendapatnya terkait dengan pembangunan jembatan tersebut,kami telah melaksanakan proses pembangunan sesuai dengan mekanisme,prosedur dan aturan serta meminta persetujuan dari DPRD Kab.Sragen. Kami sangat menghormati dan berterima kasih kepada anggota dewan yang telah membahas rancangan APBD pada hari ini, namun kami perlu kami sampaikan terkait dengan pembangunan jembatan gambiran sine.

Hasil rapat disampaikan oleh para Fraksi-Fraksi DPRD Kab.Sragen dapat menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2018 Kab.Sragen untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah. Menyimak dari apa yang disampaikan para Fraksi ada 4 Fraksi dari 6 Fraksi menolak dan 2 Fraksi yang menyetujui tentang anggaran Pembangunan Jembatan Gambiran Kel.Sine Kec. Sragen Kab.Sragen, padahal pembangunan Jembatan tersebut sudah dilaksanakan. Adapun 4 Fraksi yang menolak anggaran pembangunan jembatan Gambiran antara lain Partai Golkar, PKB, PKS dan Partai ADP (Amanat Demokrat Persatuan) sedangkan yang menyetujui 2 Fraksi yaitu Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Partai Gerindra. Kesimpulan Pimpinan Rapat bahwa untuk anggaran Jembatan Gambiran tidak bisa direalisasikan dan artinya ditolak oleh DPRD Sragen dengan kata lain anggaran tersebut dihilangkan dari APBD Kab.Sragen.



BABINSA SRAGEN KULON AWASI PENDISTRIBUSIAN PUPUK BERSUBSIDI AGAR TEPAT SASARAN


   
Selasa,  21 September 2018 Babinsa Sragen Kulon Anggota Koramil - 01/ Kota melaksanakan pemantauan pupuk bersubsidi bertempat di toko pupuk  Harum Murni Kampung Beloran Rt. 3/ 14  Sragen kulon. Serda Hardi mengatakan untuk penyaluran pupuk pada saat musim tanam saat ini harus tepat sasaran kepada petani sesuai alokasi atau RDKK pupuk bersubsidi dari kelompok tani.

Lebih lanjut, kegiatan pengawasan pendistribusian pupuk ini untuk mencegah adanya oknum-oknum yang berusaha berbuat curang dengan tindakan penimbunan maupun penyelewengan terhadap pupuk bersubsidi tersebut,” tuturnya. Pemilik Kios Paiman mengatakan, “Alhamdulillah, sejauh ini penyaluran pupuk bias berjalan lancar. Mudah-mudahan dengan adanya pendampingan dari Babinsa Koramil 01/Kota ini dapat membantu petani untuk mendapatkan pupuk subsidi dari pemerintah sesuai dengan alokasinya.









LEPAS SAMBUT KEPALA DESA PENDEM


  
Jumat, 21 September 2018 mulai pkl 08.30 s/d.10.30 Wib  Danramil 17/ Sumberlawang Kapten Cba Suwanto menghadiri Kegiatan Lepas Sambut Kepala Desa Pendem Th 2018 di Balai Desa Pendem Kec. Sumberlawang Kab.Sragen.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bp Drs. Susilo Hono M.M ( Camat Sumberlawang ), AKP Suseno S.H M.Si ( Kapolsek Sumberlawang ), Kapten CBA Suwanto ( Danramil 17/ Sumberlawang, Bp Hardiana, SH ( Kepala Desa Pendem, Bp Drajad Budi Bawono, Se,MM, MH ( Pj Kepala desa pendem ), Bripka Slamet ( Babinkamtibmas Pendem, Koptu Widodo ( Babinsa Desa Pendem ), Ketua BPD Desa Pendem, Ketua LP2MD Desa Pendem, Para Ketua RT Desa Pendem serta Tokoh masyarakat Desa Pendem.

Kata perpisahan Hardiana, SH mengucapkan terimakasih kepada semua perangkat Desa yang selama ini telah bekerjasama dalam menyukseskan program Desa, "kalau ada kesalahan selama memimpin disini, beliau mohon dimaafkan. Begitu juga dengan semua masyarakat, baik itu pemuda, orangtua serta organisasi yang ada, karena saya sebagai manusia biasa pasti ada kesalahan. Dan selamat bertugas kepada pak Drajad, semoga dapat menjalankan tugasnya kedepan dengan baik," pungkasnya.

Kades terpilih Drajad Budi Bawono, Se,MM, MH mengajak kepada semua elemen perangkat desanya untuk bekerja sama dalam membangun desanya serta saling membantu dalam pelaksanaan pembangunan desa serta menyatuhkan VISI dan MISI dalam menjalankan kinerjanya.




PEMBUKAAN FUTSAL AKABONCU CUP 3


  
Sabtu,  22  September 2018 Pukul 19.30 - 21.00 Wib  Babinsa Desa Sambirejo Serma Muhlisin menghadiri  pembukaan Futsal AKABONCU CUP 3  di Dukuh Sambirejo Rt 02 Desa Sambirejo Kecamatan Sambirejo dalam rangka Piala Wakil Ketua DPRD Sragen.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bpk Bambang Widyo Purwanto, SH Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sragen,  Bpk Nugroho Dwi Wibowo S STP Camat Sambirejo, Babinsa Desa Sambirejo Serma Muhlisin, Babinkamtibmas Sambirejo Bripka Narto, S.ag serta Tokoh masyarakat Desa Sambirejo.

Sambutan dari Babinsa Sambirejo Serma Muhlisin : salam olah raga mari dalam kesempatan lomba ini kita junjung tinggi sportifitas dan kebersamaan apabila ada kesalahan maupun gesekan kami harapan wasit sebagai pihak yang berkuasa di tengah lapangan agar memutuskan dengan adil dan bijaksana dan untuk para pemain kami harapkan ikuti aturan-aturan yang ada.

Kita harus melestarikan dan selalu cinta olah raga karena dengan olah raga bisa memupuk karakter kebersamaan dan jiwa korsa para atlit dalam olah raga futsal. Kepada para atlit  “mari kita junjung jiwa kebersamaan saling menjalin silaturohmi dengan atlit lain.“Turnamen futsal salah satu wujud untuk meningkatkan prestasi olah raga yang bisa membawa citra dan kehormatan," ujar Serma Muhlisin.






BABINSA DS. NGARGOTIRTO PERERAT JALINAN KOMUNIKASI DENGAN TOMAS




Rabu,  26 September 2018 di mulai pkl 09.00 s.d 10.00 Wib Serda Saiful Alifudin Babinsa Ds. Ngargotirto melaksanakan kegiatan Komsos dengan Bp. Wito Tokoh masyarakat Dk. Kowang RT 01 Ds. Ngargotirno.

Serda Saiful mengatakan, kegiatan itu bertujuan agar jajaran Koramil lebih mendekatkan diri dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di wilayah binaannya. "Ini akan berdampak pada terjalinnya komunikasi yang baik di wilayah. Ini juga sebagai ajang silaturahmi dan saling tukar informasi sehingga tercipta suatu kerjasama yang baik dan untuk lebih peduli terhadap situasi dan kondisi lingkungan khususnya di wilayah Kecamatan Sumberlawang," ujarnya.

Selain itu, tujuan Komsos untuk mendekatkan Babinsa dengan warga masyarakat guna menumbuhkan hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. "Gelaran ini juga sebagai wahana untuk melakukan giat monitoring wilayah. Disamping itu, juga Komunikasi sosial tersebut sebagai sarana untuk memantau situasi di wilayah binaan," tandasnya.







BABINSA SUMBERLAWANG LAKSANAKAN PENDAMPINGAN PENYULUHAN PERTANIAN BIDANG PAJALE DARI DISTAN DAN BPTP KAB. SRAGEN


  
Rabu, 26 September 2018 pukul 10.00 s/d 12.00 Wib Pelda Nyambung Trisno Bati Tuud Koramil 17/Sumberlawang beserta Babinsa  melaksanakan pendampingan penyuluhan Pertanian bidang Pajale dari Distan dan BPTP Kab. Sragen di lahan sawah Bpk Tumin Dk. Alas Kobong RT 17 Ds. Ngargotirto Kec. Sumberlawang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Tri Murtiati (BPTP), Bpk Wito ( DISTAN ), BPK Sakri ( DISTAN ), Bpk Martoyo ( BPP ), Bpk Dodik ( BPP ), Pelda Nyambung T, Koptu Sujari, Bpk Supangianto, Bpk Tumin serta Ibu - Ibu Kelompok Wanita Tani ( KWT ).

Tumpang Sari merupakan sesuatu yang sudah umum tetapi mekanisme dan penerapanya Masih bersifat sederhana dan belum dikelola secara optimal. Berbagai macam tanaman pokok atau tanaman komoditi pangan bisa dibuat sistim Tumpang Sari. Mulai kacang-kacangan, kedelai, jagung, padi, ataupun palawija yang lainnya. Banyak kendala misalnya tentang hama yang menyerang tanaman Tumpang Sari beragam jenisnya mulai kutu,ulat,kepik, walangsangit dan hama penggerek lainya yang menyebabkan para petani enggan untuk melakukan tanaman secara Tumpang Sari.

Manfaat Tumpang Sari penanaman Tumpang Sari bisa dimaksimalkan dibandingkan pola monokultur karena Hasil panen pada Tumpang Sari pada  lahan tidak luas bisa beberapa kali dengan usia panen dan jenis tanaman berbeda, petani mendapat hasil jual tanaman Tumpang Sari yang saling diuntungkan atau menggantikan dari tiap jenis tanaman berbeda dan resiko kerugian dapat ditekan karena terbagi pada setiap tanaman. Mengapa?  karena sistim Tumpang Sari jika tanaman yang satu harga jualnya rendah akan tertutup kerugiannya dengan hasil jual tanaman yang lainnya.





KEC. PLUPUH DEKLARASI OPEN DEFECATION FREE (ODF)


  
Rabu, 26 September  2018 pulul 09.00 Wib Kapten Inf Masta HY Danramil- 20/Plupuh menghadiri undangan sosialisasi dan verifikasi desa menuju desa Open Defecation Free ( ODF ) stop buang air besar sembarangan bertempat di Dk Natah Rt 02 Ds Sidokerto Kec Plupuh.

Hadir dalam acara tsb Ibu Kusdinar  Untung Yuni Sukowati ( Bupati srg ), Wagino ( Kepala perwakilan BKKBN Jateng, Bp. Sumarno S.Sos (Camat Plupuh), Kapten Inf Masta Danramil Plupuh, AKP Sumarsono ( Kopolsek Plupuh), Kepala Puskesmas II Plupuh , Ka UPTD Plupuh, Bp. Kepala Desa beserta  Perangkat Ds. Sidokerto, Ketua RT se-Ds . Sidokerto, Kader Posyandu / PKK se-Ds. Sidokerto, Masyarakat Ds.sidokerto .

Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini. Agar usaha tersebut berhasil, akses masyarakat pada jamban (sehat) harus mencapai 100% pada seluruh komunitas. Sedangkan Desa/Kelurahan ODF (Open Defecation Free)  adalah Desa/kelurahan yang 100% masyarakatnya telah buang air besar di jamban sehat, yaitu mencapai perubahan perilaku kolektif terkait Pilar 1 dari 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (1).





Rabu, 26 September 2018

CINTA SENI, PERSIT KODIM SRAGEN BELAJAR MEMBATIK


  
Batik tak sekedar sebagai hasil karya semata. Lebih dari itu, batik adalah identitas sekaligus bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Maka dari itu, mencinta kain nusantara ini menjadi sebuah keniscayaan. Nah, inilah yang dilakukan oleh ibu2 Persit Kodim 0725/Sragen yang di pimpin oleh Ibu Ketua Persit KCK cab XLVI Ny. Dita Camas Prasetyo untuk menunjukkan kecintaanya terhadap seni membatik. 

Sebagai pemula, tentu tak mudah, karena proses membatik membutuhkan keuletan dan ketekunan. Wiwin muji lestari pemilik gerai batik Windasari  mengungkapkan bakat juga mempengaruhi seseorang untuk mempelajari teknik membatik. Sama seperti melukis, jika seseorang memiliki bakat maka akan menjadi lebih bagus.

“Saya mempelajari batik sejak masih kecil. Kalau masyarakat yang belajar tergantung dari niatnya. Ada yang ingin produksi buka usaha atau sekedar belajar katanya dalam acara kunjungan ibu2 Persit kodim 0725/Sragen di perusahaan batik milik mbak Wiwin muji lestari Rabu (26/09/2018) Ds. Kliwonan Kec. Masaran Kab. Sragen.

Wiwin menyebut batik adalah ilmu terapan sehingga tak perlu banyak teori tetapi bisa langsung praktik. Keterampilan menggunakan canting dan menggoreskannya di atas kain juga tergantung pada bakat seni.

“Tentu akan dipengaruhi oleh bakat. Goresannya akan lebih bagus kalau bakat. Setiap orang akan berbeda hasilnya. Batik tulis akan terihat detailnya agak lebih berbeda antara tiap motifnya, karena goresannya juga berbeda,” jelasnya.

Ada beberapa tahapan bagi pemula untuk belajar membatik. Bagi masyarakat yang penasaran, bisa mengunjungi gerai batik Winda Sari untuk mendapat bimbingan. Berikut tahapannya: Siapkan Peralatan, salah satunya kain mori yang sudah dipola dan akan dibatik atau ditata. Saat hendak membatik, posisi kain harus tidur ditelapak tangan, jangan diberdirikan. Hal itu akan mempengaruhi setiap goresan.

Tahap kedua Panaskan Malam atau Lilin, malam atau lilin pada teknik batik itu berfungsi sebagai perintang warna. Perintang artinya tak masuk warna. Setelah dikasih lilin maka kain akan melewati proses pewarnaan. Lilin harus sering diganti agar tak beku.Teknik selanjutnya adalah cara memegang Canting, setelah siap, masukkan cairan lilin ke dalam canting. Pegang gagang canting dengan tiga jari. Posisinya 45 derajat. Jangan memegang canting dengan tegak karena nanti akan membuat lilin meluber dan mengotori kain.

Berikutnya Mulai Membatik, batiklah kain dengan perlahan. Kelingking ditempelkan ke kain agar goresan lebih stabil. Ujung canting juga jangan ditekan, tetapi cukup di permukaan saja. Bagian Belakang, Ternyata tak hanya bagian depan kain saja, bagian belakang kain pun perlu dibatik. Goresan hanya tinggal menebalkan tembusan goresan dari bagian depan.
Tahap Pewarnaan, Setelah selesai, lalu lakukan pewarnaan, jika ingin menunggu esok, maka lipat kain dengan benar agar lilin yang sudah dituangkan dalam kain tak menimbulkan patahan. Lakukan pewarnaan sesuai warna yang diinginkan. Pelorotan, yakni setelah diberi warna, lilin pada kain akan dilorot, atau pelorotan. Direbus dengan air mendidih, maka lilin akan meleleh. Kain yang diberi lilin akan bewarna putih tergantung mengikuti motifnya. Kemudian bilas menggunakan air bersih, lalu dijemur di tempat yang teduh.





DALAM RANGKA HUT TNI KE-73 KODIM SRAGEN SUMBANGKAN 133 KANTONG DARAH




Rabu, 26 September 2018, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke- 73, Kodim 0725 Sragen menggelar Bakti Sosial donor darah, pagi tadi. Acara yang berlangsung di Aula Makodim 0725/Sragen itu di mulai sekitar pukul 08.00 Wib.  Kegiatan tsb bekerja sama dengan pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sragen.

Kegiatan sosial donor darah ini, selain untuk menyambut HUT ke- 73 Tentara Nasional Indonesia, juga merupakan salah satu wujud kepedulian Kodim 0725/Sragen dalam mencermati masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Kodim Sragen telah berkomitmen untuk senantiasa berperan dalam membantu meringankan beban masyarakat terutama bagi orang yang membutuhkan darah.

Diharapkan kegiatan seperti ini menjadi contoh bagi kita semua agar senantiasa peduli terhadap sesamanya. Seperti kita ketahui bersama, bahwa Rumah Sakit maupun PMI sering kali menemui kesulitan dalam penyediaan darah, terbatasnya persediaan darah tentunya akan menyulitkan, bahkan akan berakibat fatal terhadap orang membutuhkan darah, karena tidak memperoleh stok darah.

Dandim 0725/Sragen Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo, M.MDS, berharap kepada keluarga besar TNI serta seluruh elemen masyarakat agar dapat menyumbangkan darahnya secara ikhlas, mudah-mudahan dengan memberikan darah kita, bisa bermanfaat untuk meringankan beban orang lain, pada dasarnya bahwa “Setetes darah adalah pemberian Tuhan, untuk perikemanusiaan.” Dandim megucapkan banyak terima kasih yang tulus dan penghargaan yang tinggi kepada peserta donor, baik dari TNI, PNS Persit KCK Cab. XLVI, Polres Sragen, Minvet Sragen, Subdenpom Sragen, Satgas MTA, FKPPI, Ponpes An Nur Sragen, IKSPI, PSHT, LDII atas peran sertanya dalam kegiatan Donor darah ini.

Sebanyak 200 orang peserta, yang layak diambil darahnya sebanyak 133 orang, dengan rincian untuk golongan darah A sebanyak 22 orang, golongan darah B sebanyak 49 orang, AB sebanyak 7 orang dan golongan darah  O sebanyak 55 orang. Sedangkan peserta yang tidak layak diambil darah dikarenakan tensi tinggi , tensi rendah dan HB rendah.






BABINSA SRAGEN TENGAH PANTAU JENIS TANAMAN PADI MIKONGGA


  
Sabtu, 22 September 2018 Serka Suparman Babinsa  Kel  Sragen Tengah Koramil 01/Sragen melaksanakan pendampingan upsus pengairan padi jenis mikongga di Dk. Ngolok Rt 02/ 03 Kec.Sragen sawah milik  Bp .Sukardi.

Mikongga merupakan persilangan antara padi jenis Galur A2970 yang berasal dari Arkansas Amerika Serikat, dengan varietas yang sangat populer di Indonesia yaitu IR 64. Pernah ada empat varietas unggul yang diujicobakan  yaitu Cigeulis, Conde dan Cibogo termasuk di dalamnya Mekongga. Hasil produksi yang memperoleh angka paling tinggi yaitu varietas Mekongga sebesar 8,4 ton per hektar.

Varitas unggul yang satu ini tahan terhadap serangan hama wereng coklat biotipe 2 dan 3 serta tahan terhadap penyakit bakteri daun atau yang dikenal dengan nama strain IV. Dengan melalui pengujian di beberapa lokasi di daerah Sulawesi Tenggara akhirnya varietas ini oleh Balai Penelitian Tanaman Padi (Balitpa) Deptan dilepas pada Juni 2004. tak hanya cocok ditanam di daerah Sulawesi Tenggara, varietas mekongga juga cocok ditanam di Pulau Jawa.







PENGAJIAN AHAD LEGI DK NGUNDAAN


  
Minggu,  23 September 2018 pkl 07.30s/d 09.30 wib Sertu Sahid Babinsa  Glonggong mewakili Danramil 06/Gondang menghadiri undangan pengajian ahad legi di mushola Ad-Darrus dk ngundaan rt 02 ds glonggong kec gondang kab sragen, yang dihadiri Muspika Kec Gondang,  Kades Ds Glonggong beserta perangkatnya, Takmir Masjid se Ds Glonggong, Toga, Tomas dan masyarakat ds glonggong dan sekitarnya lk 400 orang.

Ustad KH M safii ( pengasuh ponpes sunan kali jogo) menyampaikan bahwa seseorang yang ikhlas ibarat orang yang sedang membersihkan beras dari kerikil-kerikil dan batu-batu kecil di sekitar beras. Maka, beras yang dimasak menjadi nikmat dimakan. Tetapi jika beras itu masih kotor, ketika nasi dikunyah akan tergigit kerikil dan batu kecil. Demikianlah keikhlasan, menyebabkan beramal menjadi nikmat, tidak membuat lelah, dan segala pengorbanan tidak terasa berat. Sebaliknya, amal yang dilakukan dengan riya’ akan menyebabkan amal tidak nikmat. Pelakunya akan mudah menyerah dan selalu kecewa.Tetapi banyak dari kita yang beribadah tidak berlandaskan rasa ikhlas kepada Allah SWT, melainkan dengan sikap riya’ atau sombong supaya mendapat pujian dari orang lain. Hal inilah yang dapat menyebabkan ibadah kita tidak diterima oleh Allah SWT.

Ikhlas bermakna bersih dari kotoran dan menjadikan sesuatu bersih dari kotoran. Sedangkan secara istilah, Ikhlas berarti niat mengharap ridha Allah saja dalam beramal tanpa menyekutukan-Nya dengan yang lain.  Oleh karena itu, bagi seorang muslim sejati makna ikhlas adalah ketika ia mengarahkan seluruh perkataan, perbuatan, dan jihadnya hanya untuk Allah, mengharap ridha-Nya, dan kebaikan pahala-Nya tanpa melihat pada kekayaan dunia, tampilan, kedudukan, kemajuan atau kemunduran. Dengan demikian Si Muslim tersebut menjadi tentara fikrah dan akidah, bukan tentara dunia dan kepentingan. Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku.” Dan yang berkarakter seperti itulah yang mempunyai semboyan “Allahu Ghayaatunaa”, yang artinya Allah adalah tujuan kami, dalam segala aktivitas dalam mengisi kehidupan.





<CENTER>RAKOOR PAM PEMILU TAHUN 2019</CENTER>

                                Pada tanggal 14 Desember 2018 pukul 09.00 - 10.40 Wib di Aula KPU Sragen telah dilaksanakan Rapat Koord...